Mahesa Dan Indira

Mahesa Dan Indira
Bab 8


__ADS_3

Pagi-pagi sekali Mahesa sudah berada di depan panti tempat Indira tinggal, hari ini hari sabtu dia ingin mengajak Indira jalan-jalan. Maheaa memakai kemeja putih, dan celana jeans warna biru pudar. Pada saat dia akan turun tiba-tiba terlihat Dion, datang dengan menggunakan motor. Dia juga memakai kaos hitam dan jeans hitam. "Ck...seperti mau melayat saja. Mau apa dia kesini?" monolog Mahesa.


Dion sudah sampai di depan panti, Dion di kejutkan dengan kedatangan Mahesa. Dion menghampiri Mahesa yang sedang berdiri di samping mobil nya.


"Loh! kenapa Bapak ke sini ?" tanya Dion.


"Memang nya kenapa?gak boleh?" jawab Mahesa datar.


"Ya, siapa tau Bapak mau minta ma..." ucapan Dion terpotong oleh suara pintu terbuka yang menampakan Anta, yang akan membuang sampah.


Bang Dion?Bang Mahesa! ada apa? tumben pagi-pagi ada di sini, bukan nya hari ini hari libur yah?" tanya Anta bingung sebab tidak biasa nya Dion pagi-pagi sekali di sini, apalagi hari libur seperti ini.


"Mau ketemu Indira." jawab Mahesa dan Dion serempak. Anta hanya tersenyum geli, akan tingkah orang dewasa di depan nya ini. "Ayo, masuk Bang, Teh Dira nya lagi masak." beritahu Anta pada Mahesa dan Dion setelah dia buang sampah. Mereka hanya menganggukan kepala saja sebagai jawaban.


Dan mengikuti langkah Anta, "Duduk dulu Bang, nanti di panggilin Teh Dira nya."


"Iya.." jawab Mereka serempak. Anta hanya tertawa melihat kekompakan mereka.


"Teh Dira," panggil Anta. "Iya, apa?"


"Itu, di depan ada tamu yang nyariin." Anta sengaja tidak memberi tau siapa nama nya.

__ADS_1


"Siapa ?" menoleh pada Anta.


"Liat aja sendiri Teh," Anta langsung tertawa mengingat mereka yang ada di ruang tamu. Anta rasa mereka menyukai Teh Indira nya.


Indira mematikan kompor, kebetulan semua masakan sudah beres dia kerjakan, kemudian melangkah menuju ruang tamu, untuk melihat siapa tamu nya. Pada saat samapai, Indira di buat bingung pada dua orang di depan nya ini tumben sekali datang, terutama Dion kalo hari libur selalu ngerem di kamar bermain Game.


"Ada apa, kalian kesini ?" tanya Indira pada mereka.


"Aku mau ajak kamu jalan." jawab Mahesa


datar.


Indira mengerut kan kening nya. "Gak bisa, Aku sibuk hari ini." jawab Indira. sebenar nya Indira gak sibuk yah, dia cuma bingung mau milih siapa 😂


"Memang nya kamu sibuk apa?" tanya mereka lagi kompak.


"A-aku itu apa yah." Indira bingung memberikan jawaban yang pas pada mereka. "Oh, aku mau bikin kue." jawab nya ambigu.


Dion dan Mahesa hanya ber-oh saja.


"Teh, kita lapar nih, Bu Ana juga udah nunggu di meja makan." beritahu Anta pada Indira.

__ADS_1


"Nanti, Teteh nyusul," Anta hanya menganggukan kepala nya saja dan berlalu dari hadapan mereka.


"Kalian, mau ikut makan?"


"Boleh.." jawab mereka kompak lagi.


...ΩΩΩΩΩ...


Kemudian, Dion dan Mahesa mengikuti langkah Indira menuju meja makan, di meja makan anak-anak sudah duduk manis dengan makanan mereka masing-masing dengan menu sayur bayam,tahu, tempe goreng dan sambal untuk yang suka sambal.


Dion duduk berhadapan dengan Indira sedangkan Mahesa, sudah curi star duluan duduk dekat Indira. Mahesa tertawa puas meliat ekspresi Dion.


Mereka makan denga khidmat tanpa ada suara, karena Bu Ana melarang mereka makan sambil mengobrol, untuk pertama kali nya Mahesa memakan masakan Indira dan pertama kali juga dia makan sayur bayam,tempe,tahu dan juga sambal.


tbc...


Maaf typo,


Aku rasa episode ini membosankan, aku sudah memutuskan jadi, Mahesa dan Indira tinggal bberapa episode lagi menuju tamat gak tau nyampe bab brapa. Makasih 🙏


jangan lupa 🌹dan ☕

__ADS_1


__ADS_2