
Mahesa tidak bisa berkonsentrasi mengerjakan pekerjaan nya. Beruntung hari ini tidak ada meeting yang penting, pikiran nya selalu fokus kepada gadis yang tak sengaja menumpahkan air pada nya.
"Apakah Sam sudah mendapatkan informasi tentang gadis itu?" Tanya nya dalam hati. Astaga kenapa aku jadi memikirkan nya terus? Mahesa sembari mengusap wajah nya kasar dan mengacak-ngacak rambut nya, semakin bertambah kadar ketampanan nya.
Waktu terus berjalan tak terasa sudah jam makan siang Mahesa hanya menatap tumpukan pekerjaan nya, sesekali dia menatap CCTV kantor yang terhubung dengan laptop nya, untuk mengawasi gadis tersebut. Gadis yang belum dia tahu nama nya. Mungkin sebentar lagi akan mengubah hidup nya yang Hampa dan Sepi.
"Sebaiknya aku keluar saja mencari udara segar." Gumam nya dalam hati. Kemudian Mahesa berjalan meninggalkan ruangan nya menuju tempat penjual makanan.
Saat keluar dari lift Mahesa tidak sengaja melihat Indira.
"Bukankah itu Dion karyawan bagian HRD? Ada hubungan apa mereka berdua?" Tanya nya pada diri sendiri. Sebaik nya aku ikuti mereka.
Mahesa mengikuti Indira dan Dion, Mahesa pun memesan minuman saja, dan mengikuti mereka duduk di bangku tepat bawah pohon yang jaraknya tidak jauh dari mereka.
Posisi Mahesa yang menghadap Indira pun bisa melihat senyum Indira yang sangat manis, sehingga Mahesa ikut tersenyum tipis saking tipis nya hanya dia yang tahu.
Mahesa merasakan perasaan yang asing. Yang menghinggapi hati nya saat melihat interaksi Indira dan Dion.
__ADS_1
"Apa aku cemburu? Tidak mungkin secepat ini aku jatuh cinta pada gadis itu." Mahesa menghela nafas kasar sambil menatap mereka.
Mahesa beranjak dari duduk nya, berlalu meninggalkan mereka berdua.
Setelah sampai di ruangan nya, Mahesa mendudukan diri di kursi kebesaran nya. Tak berselang lama pintu di ketuk. "Masuk." Jawab Mahesa.
Kemudian Sam masuk membawa dokumen tentang Indira. "Ini informasi yang anda butuh kan Tuan." Sam meletakan dokumen tersebut di hadapan Mahesa, kemudian Mahesa membuka laporan tentang Indira.
"Jadi dia tinggal di panti asuhan?! Dan nama nya Yasmine Indira" Tanya Mahesa.
Mahesa hanya menganggukan kepala nya, dan menyuruh Sam untuk pergi. Menyelesaikan semua tugas yang tertuda.
"Yasmine Indira." Gumam nya dalam hati.
pov end
****
__ADS_1
Di tempat lain.
Nyonya Sekar Widuri baru saja keluar dari pusat perbelanjaan terkenal di daerah Cihampelas Bandung. Dia baru saja mengadakan pertemuan dengan teman-teman Arisan nya.
Saat Nyonya Widuri sedang menunggu supir yang akan menjemput nya, tiba-tiba dari arah samping datang Seseorang yang mengambil Tas nya. Kemudian Nyonya Sekar bertiak "Copet tolong copet tolong." Berteriak, dan mengejar si copet.
Pada saat yang bersamaan Arumi yang mendengar teriakan copet, dan kebetulan si copet lari ke arah nya langsung di hadang oleh Arumi.
Arumi yang melihat balok kayu tergeletak langsung memukul ke pada si copet pada saat dia sudah dekat, dengan kekuatan penuh dia memukul copet sampai securty dan pengunjung Mall lain nya datang mendekat. Dan membawa si copet ke pos securty.
"Nyonya ini tas anda." Arumi memberikan tas tersebut kepada Nyonya Sekar. "Terima kasih Nak, kau sudah membantu ku." Ucap nya sambil memeriksa barang bawaan nya.
"Syukurlah barang-barang nya masih utuh belum ada yang di ambil, sekali lagi terima kasih yah." Ucap Nyonya Sekara sambil tersenyum.
tbc ...
Mohon maaf bila cerita nya kurang menarik dan tidak rapih sama sekali. Masih belajar 🙏
__ADS_1