
Zulfa adalah anak bungsu dari tiga bersaudara dari pasangan suami isteri yang bernama Pak Wahyu dan Ibu Arni,ia mempunyai dua kakak laki-laki ,kakaknya yang pertama yang bernama Arman telah berkeluarga dan tinggal di luar kota sedangkan kakak keduanya yang bernama Arfan bekerja sebagai sekuriti disebuah perusahaan swasta,Ayah Zulfa bekerja di salah satu cabang bank swasta yang berkantor di wilayah kecamatan,saat ini Zulfa baru kelas enam sekolah dasar yang sebentar lagi akan lulus,Zulfa anak yang cantik postur tubuh yang tinggi semampai dengan alis tebal dan lesung pipit dikedua pipinya menambah ayu saat ia tersenyum..."
Zulfa juga anak yang pandai ia selalu mendapatkan peringkat dikelasnya,sedari kelas satu ia selalu menjadi juara kelas,hari ini adalah hari penentuan kelulusan,hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh semua murid kelas enam dan orang tuanya dengan rasa cemas dan penuh ketegangan.
"Pengumuman kelulusan akan diumumkan pada pukul sepuluh pagi hari ini..."
"Saat menunggu pengumuman kelulusan,Zulfa yang hobi membaca duduk di taman sekolah di bawah rindangnya pohon beringin sembari membaca buku pengetahuan Islam tentang wanita muslimah yang ia bawa dari rumah,sedang asyiknya membaca tiba-tiba ia dikagetkan oleh sahabatnya Mira yang memegang punggungnya dari belakang secara tiba-tiba...,"
"Door..."Mira memegang pundak Zulfa dari belakang..."
"Astaghfirullahhal'adim....kaget tau,iseng banget sih..."gerutu Zulfa.
"Ternyata kamu di sini,aku cariin dari tadi...,celoteh Mira"
Lagi ngapain sih kamu duduk sendirian di sini?tanya Mira..."
"Emang kamu ga' liat q lagi ngapain,jawab Zulfa yang agak kesal karena dibuat kaget oleh Mira"
"Dasar kutu buku...kemana-mana yang dibawa selalu buku,emang ga' bosen apa baca buku terus,gerutu Mira"
"Emang musti ngapain...dari pada bingung mau melakukan apa ya mending ngisi waktu dengan sesuatu yang bermanfaat,timpa Zulfa"
"oh ya Zul...,ngomong-ngomong kamu mau melanjutkan kemana setelah lulus nanti,tanya Mira"
__ADS_1
"Insyaallah aku mau melanjutkan ke pesantren Mir...,jawab Zulfa"
"Hah...pesantren,Mira kaget..."
kamu serius mau ke pesantren?...di pesantren kan makanannya tidak enak,tidurnya tidak nyenyak harus himpit-himpitan,Hii...Mira bergidik"
"Tau dari mana kamu,emang kamu pernah ke pesantren?...sahut Zulfa"
"Belum sih...Itu sih katanya,jawab Mira"
"Sok tau kamu...,timpa Zulfa"
Menurut buku yang aku baca,kehidupan di pesantren itu menyenangkan lho dari tidur yang himpit-himpitan,mandi yang harus antri sampai makan bareng rame-rame dalam satu nampan itu akan menjadi kenangan yang tidak akan terlupakan,mau di manapun bukan hanya di pesantren kalau kamu ingin makannya enak...maka makanlah setelah kamu sudah merasa lapar walau dengan makanan yang sederhana pasti kamu akan merasakan nikmat dan kalau kamu ingin tidurnya nyenyak,tidurlah setelah kamu merasa ngantuk mau di rumah dengan kasur yang empuk kalau kamu belum merasa ngantuk kamu tidak akan bisa tidur.
"Zul...,aku deg-degan banget,bagaimana ya hasil nilai kita nanti,kamu sih tenang karena kamu itu cewek jenius,lha aku...kemampuanku dalam bidang pelajaran cuma sedang-sedang saja,biarpun ga' bodoh-bodoh amat...,Ya Alloh...mudah-mudahan aku bisa mendapatkan nilai yang tinggi agar aku bisa masuk ke SMP Negeri Favorit,Mira memanjatkan do'a sambil menengadahkan tangannya"
"Aamiin...sahut Zulfa mengaminkan do'a sahabatnya"tenang saja... insyaallah kita akan mendapatkan nilai yang memuaskan...."
"Aamiin...Mira menyahut"
"Bel sekolah pun berbunyi...Zulfa dan Mira langsung menuju ruang kelasnya karena saat ini pengumuman kelulusan akan segera diumumkan"
"Dengan wajah yang tegang semua murid kelas enam menunggu pengumuman,tak terkecuali Zulfa"
__ADS_1
"Setelah Bapak Kepala sekolah memberikan sambutan,tiba saatnya pengumuman kelulusan dari tiga puluh lima anak semuanya lulus dengan nilai yang memuaskan,ada tiga anak masuk rangking tiga besar yang dipanggil untuk maju ke depan...,peringkat tiga dan dua diraih oleh siswa laki-laki dan peringkat satu diraih oleh Zulfa"sambil mengucap syukur Zulfa menyapu mukanya dengan kedua tangan,... Alhamdulillah"ucap Zulfa,
Semua Guru dan teman-temannya menyalami Zulfa untuk memberikan selamat atas keberhasilannya meraih nilai tertinggi,dari wajah Zulfa terpancar kebahagiaan.
"Zulfa pun pulang...dengan wajah berbinar dan senyum kebahagiaan ia masuk ke rumah dan langsung memeluk ibunya..."
"Alhamdulillah Bu...Zulfa lulus dan mendapat nilai tertinggi"
"Zulfa memberikan amplop berisikan pengumuman kelulusannya...."Ini Bu...sembari mengulurkan amplop yang dipegangnya"
"Alhamdulillah...ucap ibunya,kamu dapat nilai tertinggi nak,selamat ya nak usahamu selama ini tidak sia-sia,ibunya memeluk erat Zulfa sambil mengelus kepala anaknya,air mata bahagia membasahi pipinya..."
"Setelah ini kamu mau melanjutkan kemana nak...,tanya ibunya"sembari mengusap air mata di pipinya"
"Zulfa ingin masuk pesantren Bu...Zulfa ingin menjadi seorang Khafidhoh,Zulfa ingin memberikan jubah emas untuk ibu dan bapak diakhirat nanti...,jawab Zulfa"
"Subhanallah..."ibunya langsung memeluk Zulfa sembari mengucapkan..." terima kasih nak",ibu sangat bangga dengan apa yang kamu cita-citakan,do'a ayah dan ibu selalu menyertaimu,ayahmu pasti sangat senang mendengar ini,nanti biar ibu yang bilang sama ayah kalau sudah pulang kerja.
"iya Bu....Zulfa mengangguk"
Sudah sana ganti baju dulu,lalu cepat makan,tadi pagi kamu kan tidak sarapan....,ibu sudah masak sayur bening,sambel terasi sama tempe goreng"...ucap ibu.
"Baik Bu...jawab Zulfa"...tapi Zulfa mau sholat Dhuhur dulu baru setelah itu baru makan..."Zulfa anak yang taat beribadah karena sejak kecil ia sudah dilatih untuk tidak meninggalkan sholat oleh kedua orang tuanya"Zulfapun segera masuk kedalam kamarnya,untuk ganti baju setelah ambil wudhu ia masuk ke dalam mushola kecil di dalam rumahnya.Setelah Sholat Zulfapun berdoa..."Ya Alloh terima kasih atas segala Rahmat dan kenikmatan yang engkau limpahkan untuk hamba jadikan hamba orang yang senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang engkau berikan untuk hamba,jauhkan hamba dari segala penyakit lahir dan penyakit batin,jauhkanlah hamba dari rasa iri,dengki,takabur, sombong yang akan membawa hamba kepada kenistaan di hadapanmu,tetapkan iman dan Islam di hati hamba,jauhkan hamba dari segala musibah dari segala bencana dan dari segala marabahaya,limpahkanlah kesehatan untuk hamba sekeluarga,berikanlah kekuatan untuk hamba dalam menghadapi cobaan yang engkau berikan,tuntun hamba bimbing hamba agar hamba senantiasa berada di jalan yang engkau ridhoi,berikanlah kebahagiaan dunia dan akhirat untuk hamba sekeluarga dan berikanlah Husnul khatimah diakhir hidup kami"AAMIIN"Zulfa menutup do'a nya,setelah selesai sholat Zulfa langsung menuju meja makan karena ia sudah merasa sangat kelaparan,karena sedari pagi ia tidak makan apa-apa...dengan lahapnya ia memakan masakan yang dibuat ibunya,walaupun hanya dengan lauk yang sederhana namun tidak mengurangi kenikmatan yang dirasakan Zulfa saat ia menyantap makanan karena memang rasa lapar yang sudah tidak dapat ia tahan lagi,sambel terasi dan tempe goreng adalah lauk yang sangat disukai Zulfa,selesai makan ia langsung mencuci piring bekas makannya,ini adalah kebiasaan yang diajarkan ibunya sedari Zulfa kecil.
__ADS_1