Marriage Complicated

Marriage Complicated
MC 21


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❀️🌹


πŸ’ HAPPY READING πŸ’


Aultrecy pulang dengan raut wajahnya yang begitu bahagia. Dia berpikir jika dia sudah hampir menang melawan Gazel.


Dia mulai akan bersikap sok manis lagi, agar Chloe kembali percaya padanya dan melupakan tentang perceraian mereka.


Sepulang Aultrecy, dia mencari sosok Chloe yang tidak ada di kamarnya. "Kemana Chloe?" Tanyanya bingung, lalu dia beranjak lagi keluar dan turun ingin menemui Dilbo untuk mencari Chloe.


"Dilbo, apakah kamu melihat -" kalimatnya terhenti, ketika melihat Chloe yang berjaln dari arah dapur dengan membawa dua gelas jus yang baru saja dia buat.


Aultrecy yang melihat itu, buru - buru langsung mendekatinya. "Chloe, kamu dari mana saja? Aku khawatir sama kamu." Ucapnya, dengan lembut.


Chloe menyeritkan keningnya bingung mendengar pertanyaan Aultrecy ini. "Khawatir? Aku sejak tadi ada di dapur kok." Jawabnya dengan begitu polos.


"Oh iya, aku memang tadi sempat keluar sebentar, untuk pergi ke supermarket untuk mencari buah - buahan segar."


"Pelayan belum belanja, jadi aku memilih untuk keluar berbelanja, karena aku sangat ingin meminum jus malam ini." Lapornya, karena khwatir jika Aultrecy mempertanyakan lebih dulu kemana dia pergi.


Memang mungkin Aultrecy tidak tahu jika dia pergi, karena dia lebih dulu pulang sebelum Aultrecy tiba. Tetapi, pria yang berdiri di sebelah Aultrecy itu, pria itu harus sangat di waspadai.


"Kenapa kamu tidak bilang saja sama aku jika memang ingin Jus? Aku bisa membuatkannya lagi untuk kamu."

__ADS_1


"Maaf ya, karena tadi aku tidak sengaja menyengolmu hingga membuat Jus itu terjatuh ke lantai." Ucapnya berpura - pura merasa bersalah.


"Sudah, tidak masalah!"


"Lagian aku juga sudah membuatnya, dan karena aku tadi juga mendengar suaramu pulang, jadi aku sekalian saja membuat dua."


"Untuk kamu satu." Ucap Chloe, memberikan segelas jus Mangga yang ada di tangannya sebelah kanan.


Aultrecy menerima gelas itu dengan sangat senang, tidak ada sedikitpun rasa kecurigaan dia terhadap Chloe.


Sedangkan Dilbo sejak tadi hanya memandang ke arah Chloe, pria itu sangat - sangat berbahaya, bahkan dia bisa membaca raut wajah dari seseorang, sehingga Chloe berusaha sekuat tenaganya bersikap dengan sangat - sangat biasa.


"Bagaimana?" Tanya Chloe, ketika Aultrecy sudah meneguk Jus itu separuh.


"Kamu memang selalu paham apa yang aku sukai." Aultrecy memuji Chloe dengan sangat - sangat manis.


Mungkin jika Chloe belum mengetahui semua kebusukan Aultrecy, di sudah pasti akan bersemu merah merona karena malu, namun kali ini dia hanya bersikap malu saja tanpa menunjukkan wajah yang merah merona.


"Chloe." Panggil Aultrecy lagi.


"Ya, ada apa?" Sahut Chloe dengan santai, lalu mereka bersama - sama duduk di sofa yang tak jauh dari posisi mereka saat ini.


Aultrecy menundukan kepalanya, menunjukkan ekspresi sandiwaranya yang sedih. "Chloe, aku -" kalimatnya terhenti, bukan karena dia terharu atau merasa tidak sanggup melanjutkan kata - katanya, melainkan dia sendiri belum membuat alasan yang jelas dan masuk akal untuk di berikan pada Chloe agar perceraian mereka di tunda untuk sementara waktu.

__ADS_1


"Aultrecy, aku mau tinggal di Apartemen kamu." Tutur Chloe tiba - tiba, dia lebih dulu mengungkapkan kalimatnya dari pada mendengarkan kalimat Aultrecy yang masih belum tersusun rapi.


Namun, bukannya menerima, Aultrecy malah menunjukan sikap jika dia menolak kalimat Chloe barusan.


"Chloe, aku sudah mendapatkan semua informasi masa lalu kamu, sampai pada kamu mengalami kecelakaan itu." Tungkasnya secara gamblang, ingin mengungkapkan semuanya pada Chloe.


Sedikit terkejut, itu yang di rasakan oleh Chloe saat ini. Dia tidak menduga sama sekali jika Aultrecy berani mengungkapkan ini. Bukankah selama beberapa bulan ini pria yang ada di depannya itu berusaha merahasiakannya? Lalu sekarang di buka? Untuk apa?


Chloe merasakan sesuatu yang sedikit mengganjal, dia yakin 100 persen jika pria ini sedang membuat suatu rencana yang dengan pasti akan melibatkannya.


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganyaπŸ₯° jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*


*Terima kasih**πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»*

__ADS_1


__ADS_2