Marriage Complicated

Marriage Complicated
MC 22


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❀️🌹


πŸ’ HAPPY READING πŸ’


Hari ini, Chloe sudah berkomunikasi dengan Gazel. Dia mengatakan akan bersedia mendengarkan semua cerita Gazel di masa lalu.


Ini semua dia lakukkan, tidak lain karena suruhan dari Aultrecy. Laki - laki gila itu, berusaha membujuknya agar mau mendekati Gazel dan membuat pria itu semakin lemah.


Awalnya, Chloe tidak memiliki alasan apapun untuk mengikuti semua keinginan Aultrecy. Namun, ketika dia mengingat semua penjelasan Aultrecy tentang keberadaan Gazel pada saat pembantaian keluarganya itu terjadi.


Membuat Chloe sama sekali tidak bisa mempercayai siapapun lagi di dunia ini.


Dia juga mendekati Gazel, hanya lantaran ingin membalas dendam pada pria itu, dan untuk Aultrecy, hanya perlu menunggu waktu saja sampai laki - laki itu sudah tidak berguna sama sekali.


Chloe terlihat duduk dengan santai di meja dalam restoran itu. Dia tersenyum tipis di saat melihat Gazel datang melangkah ke arahnya.


"Chloe, akhirnya kamu mau bertemu denganku." Ucap Gazel, dengan nafasnya yang terengah - engah. Sepertinya pria ini tadi berlari agar bisa sampai ke sana.


"Aku tidak mempunyai alasan untuk menghindari kamu." Balas Chloe, dengan gerakan tangan yang mempersilahkan Gazel untuk duduk.


"Setelah mendengar semua penjelasaanmu semalam. Entah kenapa aku jadi berpikir jika aku harus mempercayaimu." Tambahnya lagi, dan kalimat itulah yang semakin membuat Gazel merasa sangat senang.


Gazel langsung menggengam tangan Chloe dengan begitu erat seakan tidak ingin melepaskannya. "Sudah sewajarnya kamu percaya sama aku Chloe."


"Karena aku adalah suamimu." Tungkasnya dengan penuh rasa percaya diri.


"Ckkk, ngomong - ngomong soal suami."


"Apakah aku boleh menanyakan sesuatu sama kamu?" Tanya Chloe dengan serius.

__ADS_1


Dengan cepat Gazel menganggukan kepalanya, dia merasa sangat yakin bisa menjawab semua pertanyaan yang di berikan oleh Chloe untuknya.


"Aultrecy mengatakan padaku, jika dia menemukanku di rumah sakit, karena aku baru saja mengalami kecelakaan."


"Pertanyaanku, jika memang kamu suamiku, di mana kamu pada saat aku mengalami kecelakaan itu?" Tanya Chloe, dengan suaranya yang pelan, namun menyiratkan banyak arti.


Raut wajah Gazel berubah seketika, bahkan gengaman tangannya pada Chloe juga mulai melemah.


"A - aku."


"Aultrecy juga mengatakan, jika dia menemukanku setelah dua hari aku koma di rumah sakit."


"Bukankah aku berada di rumah sakit yang sama? Lalu kenapa begitu sulit untukmu menemukanku?" Tanya Chloe lagi, mulai tidak sabaran untuk mendapatkan jawaban dari Gazel.


"A -aku." Gazel tidak tahu harus menjawab apa untuk dua pertanyaan ini.


Melihat Gazel yang diam, Chloe menarik nafasnya dalam, lalu menghelanya secara kasar. Dia juga menyerahkan sebuah amplop coklat pada Gazel.


"Tidak perlu sungkan untuk menjawab Gazel." Ucap Chloe, sembari tersenyum dengan penuh keyakinan.


Gazel menatap ke arah wajah Chloe, lalu dia melihat ke arah amplop yang di berikan oleh wanita itu.


"A - apa ini?" Tanya Gazel dengan ragu mengambil amlop itu.


"Di dalamnya, terdapat semua bukti kemana kamu pada saat itu."


"Di sana ada Flashdisk, yang berisikan semua rekaman cctv di mana kamu berada pada hari itu, jam itu dan detik itu."


"Dan jangan lupakan foto - foto di dalamnya, yang menjelaskan jika kamu sedang menjalin hubungan dengan wanita lain sampai kamu melupakan aku dan memulangkan aku ke rumah orang tuaku."

__ADS_1


"Semua hanya karena aku hamil." Tepat sasaran. Semua yang di katakan oleh Chloe membuat tubuh Gazel menegang.


Bahkan terlihat sekali jika ke dua tangan pria itu gemetaran ketika mau membuka dan melihat apa isi amlop di dalamnya.


Dengan cepat Chloe menyentuh tangan Gazel. "Jangan khawatir! Jika memang semua itu benar, aku tidak akan marah padamu." Ucapnya, agar Gazel bisa sedikit mengontrol perasaanya.


"Aku juga sudah tahu, kalau kamu sekarang juga sudah menikah, dan istrimu sedang hamil 5 bulan." Tambahnya lagi, yang semakin membuat Gazel tidak bisa mengelak apapun tentang fakta yang di berikan oleh Chloe padanya.


Gazel menarik nafasnya dalam - dalam, lalu menghembuskannya dengan pelan. Dia melakukkannya beberapa kali agar perasaannya bisa tenang sedikit.


"Chloe, pada saat itu, aku masih -"


"Kamu tidak perlu menjelaskan apa - apa Gazel, dan aku juga tidak memintanya." Seru Chloe, di saat Gazel belum menyelesaikan kalimatnya.


"Masa lalu, itu sudah terjadi dan lebih baik kita lupakan saja. Begitu juga dengan aku -"


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganyaπŸ₯° jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*


*Terima kasih**πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»*

__ADS_1


__ADS_2