Marriage Complicated

Marriage Complicated
MC 27


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❀️🌹


πŸ’ HAPPY READING πŸ’


3 bulan sudah berlalu, dan mereka sudah hidup dengan keluarga mereka masing - masing.


Jika Gazel hidup bahagia dengan Sheela istrinya, karena menunggu kehadiran buah hati mereka.


Berbeda halnya denga Chloe yang masih dalam pergumulannya menghadapi banyak musuh.


Tapi pada hari ini, tiba - tiba saja Sheela dengan sengaja menghubunginya dan meminta mereka untuk bertemu.


Chloe sudah dengan tegas menolaknya, tapi Sheela terus mengatakan jika ini untuk terakhir kalinya dia menggangu istri pertama dari suaminya itu.


Sebenarnya ini bukan kali pertama Sheela mengajaknya bertemu, wanita hamil itu sudah sering kali menghubunginya dan tidak hanya sekali ini saja.


Tetapi Chloe tidak pernah menanggapinya, dan bahkan mensenyapkan nomor wanita yang menurutnya sangat menggangu.


Dan hari ini, wanita itu kembali mengajak untuk bertemu, tetapi untuk kali ini Chloe mengiyakan hal itu, dia menerima tawaran untuk bertemu dengan istri dari mantan suaminya.


Tok,,tokk,tokkk, suara ketukan pintu terdengar, membut sosok Aultrecy menoleh dan mencari sumber suara.


"Apakah itu kamu? Chloe?" Tanyanya dengan pertanyaan yang menerka - nerka.


"Iya, ini adalah aku." Jawab Chloe dengannya senyumannya, walaupun pria yang ada di hadapannya itu sudah tidak bisa melihatnya.


Ya, sudah 3 bulan ini pengheliatan Aultrecy semakin parah dan kini dia sudah benar - benar buta.

__ADS_1


Tidak ada yang bisa mereka lakukkan untuk kesembuhan Aultrecy, padahal dia sudah menjalankan operasi sebanyak dua kali, tapi itu semua sama sekali tidak berguna.


Dia masih tidak bisa melihat bahkan kini pandangannya mulai benar - benar menghilang.


"Aku datang membawakan obat untuk kamu." Ucap Chloe dengan lembut.


Aultrecy terdiam untuk sejenak, lalu dia tersenyum menganggukan kepalanya pelan, "terima kasih ya, nanti akan aku minum." Sahut Aultrecy tersenyum, pria itu masih berusaha tersenyum meskipun hidupnya sudah berangsur mulai rusak.


"Kalau begitu, aku tinggal ya, karena aku ada janji sama pihak yayasan Peduli kasih sore ini,"


"Kamu tidak apa - apakan, kalau aku tinggal?" Chloe meminta izin untuk pergi pada Aultrecy, karena tidak ingin nantinya pria itu malah sibuk mencarinya.


Aultrecy kembali diam, sebelum akhirnya dia menganggukan kepalanya pelan. "Aku akan tidur setelah minum obat, kamu jangn khawatir, pergilah." Balas Aultrecy, mengizinkan wanita yang masih menjadi istrinya itu untuk pergi.


"Baiklah, kalau begitu aku langsung ya, ingat! Jangan lupa minum obat." Pamit Chloe, sebelum akhirnya dia melangkahkan kakinya pergi keluar dari kamar pria itu.


^^


Flashback On


"Jadi Chloe sudah mengetahui semua kejadian di masa lalu?" Tanya Aultrecy ketika mendengar semua penjelasan dari Dilbo tadi.


"Apakah amnesianya sudah sembuh?" Tanyanya lagi, namun Dilbo menjawabnya dengan gelengan kepalanya pelan, yang sudah jelas dirinya tahu jika bosnya itu tidak bisa melihatnya.


"Dia masih amnesia Tuan, tapi dia sering mendengar semua obrolan kita, dan lagi pria yang bernama Gazel itu sudah menjelaskan padanya berulang kali."


"Saya sendiri berpikir, jika Nyonya Chloe masih berdiri di titik antara percaya atau tidak, tetapi yang saya yakini -" kalimatnya terhenti, ketika dia sendiri kurang yakin apakah dengan keadaan bosnya yang seperti ini dia mampu mengungkapkan semua kenyataanya.

__ADS_1


"Yakini Apa?" Tanya Aultrecy merasa sakin penasaraan dengan penjelasan yang di berikan oleh Dilbo.


"Saya yakin jika keadaan Tuan yang seperti ini, adalah ulah dari Nyonya."


"Selama ini yang mengatur obat Anda adalah Nyonya, meskipun saya yang membelinya, tapi tetap saja, Nyonya yang memberikan obat itu pada Anda tuan."


"Dokter juga mengatakan, jika kondisi Anda saat ini itu sangat aneh, mereka sudah berusaha buat menyembunyikan Anda dengan segala pengobatan yang terbaik, tapi malah sama sekali tidak ada kemajuan."


"Saya rasa, Tuan -"


Aultrecy menaikan tangannya dan mengisyaratkan Dilbo untuk berhenti berbicara, dia juga memberikan kode pada Dilbo untuk keluar dari kamarnya.


Dilbo menundukan tubuhnya hormat, lalu melangkahkan kakinya pergi. Dia mau memberi waktu untuk bosnya terlebih dahulu untuk memikirkan kemungkinan besar hal yang dia curigai.


Flashback OFF


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganyaπŸ₯° jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

__ADS_1


*Terima kasih**πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»*


__ADS_2