Married By Accident (MBA)

Married By Accident (MBA)
bab 35


__ADS_3

terkadang, pertemuan dan perpisahan terjadi terlalu cepat. namun kenangan dan perasaan tinggal terlalu lama. (fiersa besari)


.


.


.


.


nancy saat ini berada di restaurant xx, dia makan siang bersama client. disaat asik berbincang-bincang bersama clientnya. nancy dikejutkan dengan kehadiran putrinya.


"mami.... " suara nasya memanggil maminya.


"nasya".. dengan cepat nancy menoleh menghadap sumber suara yang memanggilnya.


nancy terkejut dengan pemandangan didepan matanya, bukan kehadiran nasya yang membuatnya terkejut, tetapi kedua pria yang berada dibelakang nasya yang membuat nancy spot jantung.


(ken dan vino, suatu kebetulan yang luar biasa di dunia novel, siap atau tidak aku akan menghadapi mereka, kata hati nancy)


bukan hanya nancy yang mau spot jantungnya, ken dan vino juga sama terkejutnya dengan nancy. terlebih kenzo, dia sampai mengucek-ucek kedua matanya berharap ini bukan mimpi.


ini memang bukan mimpi. ini kenyataan yang selama ini kenzo tunggu. wanita yang berada didepanya sekarang adalah wanita yang mengaduk-aduk perasaan nya selama lima tahun terakhir.


moment yang ditunggu oleh kenzo siang dan malam terjadi hari ini. moment dimana dia bertemu kembali dengan sang pujaan hati.


entah kenapa kaki terasa berat untuk melangkah, mulut terasa kelu untuk mengeluarkan suara. semua diam mematung seperti terhipnotis dengan kondisi saat ini.


"mami disini juga" suara nasya menyadarkan keduanya termasuk vino.


nancy beranjak dari duduknya, berdiri menghampiri nasya. tetapi belum sampai di dekat nasya. nancy dikagetkan dengan sesosok tumbuh mendekap erat dirinya. sangat erat tepatnya sehingga nancy kesulitan dan kehabisan nafas.


"aku menemukan mu."


"ken, lepas. apa kau ingin membunuhku. nancy meronta-ronta minta dilepaskan.


ken, serasa tuli tak menghiraukan ucapan nancy, dia terus mendekap tubuh nancy erat.


"ku mohon biarkan aku memelukmu sebentar saja, diamlah. aku sangat merindukanmu."


cairan bening berlahan tapi pasti, keluar dari sudut kelopak mata ken, membasahi wajah gantengnya.

__ADS_1


"lepaskan aku, pinta nancy. ini tempat umum, ada nasya dia butuh penjelasan.


mendengar nama nasya, kenzo melepaskan pelukan nya. membalikkan tubuhnya, berlutut menghadap nasya. menatap lekat wajah putrinya tersebut. berlahan tersunging senyum di bibir indahnya.kau anakku yang selama ini aku rindukan. kamu putriku, karena itulah aku tertarik bagai magnet mendekatimu.


"apakah kalian tidak ingin duduk dulu?kalian menjadi pusat perhatian di restaurant ini. ucap vino pada nancy dan kenzo.


"papi ken menanggis?menghapus air mata yang membasahi wajah ken.


"iya sayang, papi menanggis bahagia. ayo kita mencari tempat duduk dulu. kenzo mengendong naysa menuju sebuah meja yang terlihat kosong


"papi, nasya tak ingin digendong, malu. nasya meronta minta diturunkan.


"papi sangat ingin mengendongmu sayang, maafkan papi membuatmu malu. menduduk kan nasya disalah satu kursi.


"papi tinggal dulu ya, nasya ditemanin sama om vino, papi mau membicarakan sesuatu dengan mami mu. mengelus lembut pipi nasya.


kenzo menghampiri nancy yang berdiri diam mematung, terlihat shock dengan kejadian ini.


"ikut denganku, kenzo meraih tangan nancy menariknya untuk mengikuti langkah kaki ken.


"ken,lepaskan. bagaimana dengan clientku.


" maaf tuan-tuan saya akan membawa nona nancy pergi, apa ada yang keberatan?


"silahkan tuan kenzo. kami tidak keberatan sama sekali.


"terima kasih, ken menundukkan kepala tanda hormat. kemudian menarik nancy pergi dari restaurant tersebut


melihat kepergian papi dan maminya nasya merasa bingung dengan kejadian tersebut.


"om vino, papi kenapa?" nasya berbisik pada vino yang duduk disampingnya.


"entahlah, vino menaikan kedua bahunya. (biarkan mereka yang menjelaskan semuanya pada nasya)


"kita pesan makanan dulu ya, nasya pasti lapar.ucap vino, mengalihkan perhatian nasya yang terlihat penasaran dengan hubungan nancy dan kenzo.


diluar restaurant kenzo terus menarik tangan nancy dan membawanya masuk kedalam mobil.


didalam mereka berdua terdiam sesaat, bingung harus berbicara apa.


"kenapa kamu menghukumku terlalu lama nancy?" ken meneteskan air mata. aku mencari kalian kemana-mana seperti orang gila. berbagai Cara aku lakukan agar dapat menemukan kalian. tetapi kalian menghilang bagai ditelan bumi.

__ADS_1


"aku menghilang agar kamu dapat meraih kebahagian mu." ken aku mohon jangan rebut nasya dari ku, dia segalanya bagiku, dia penguat buat aku bisa bertahan dalam menghadapi beban hidup yang begitu berat. aku janji tak melarangmu bertemu dengan nya. hanya saja biarkan dia tinggal denganku.


"apa yang kau bicarakan, kenapa aku harus merebut nasya dari mu. dia anak kita, dia harus tinggal bersama kita. dia harus tumbuh dan dewasa bersama kita karena kitalah orang tuanya."


"ken tolong jangan begini, bagaimana dengan clara. bukan kah kamu sangat mencintainya. janganlah menghasiani kami. kami tak memerlukan belas kasiahan darimu. jangan menyakiti perasaan orang lain lagi, aku merasa tidak enak dengan clara.


"nancy.... kenzo mengusap mukanya frustasi.


"nancy, kamu salah paham, aku dan clara hanyalah sekedar sahabat tak lebih dari itu. aku hanya mencintaimu. apakah kamu tidak merasakan cinta ku padamu yang begitu besar. ken menggengam erat tangan nancy.


"kamu meninggalkan aku begitu lama karena kesalahpahaman ini, maafkan aku, sikapku yang berlebihan terhadap clara membuatmu salah paham. pasti berat melahirkan dan merawat nasya sendirian. hatimu pasti sangat terluka.


nancy aku sudah menjalani hukumanku. aku tak tahan jauh dari kalian lagi. izinkan aku memperbaiki semuanya, izinkan aku mengobati luka dihatimu. mari kita memulainya dari awal lagi.


kenzo menatap lekat wajah wanita yang sangat dicintainya ini.


ken, nancy memeluk erat tubuh kenzo yang berada disampingnya. dia menanggis hingga air matanya membasahi kemeja kenzo.


maafkan kebodohanku ini ken, karena kebodohan ku semuanya menjadi rumit begini. aku menyakiti diriku sendiri,menyakitimu dan nasya juga. aku sungguh tak berguna. kata nancy disela-sela tanggisnya.


"hey, janganlah menyalahkan diri sendiri, ini semua terjadi karena kesalahpaham diantara kita. kurangnya komunikasi diantara kitalah penyebab semuanya ini. kenzo mengelus kepala nancy.


"bagaimana kita menjelaskan semuanya pada nasya? nancy melepaskan pelukan nya pada kenzo.


"kita akan menjelaskan semuanya pelan-pelan agar dia mengerti.


cup....kenzo mencium kilas bibir indah nancy.


ayo, kita harus menemui nasya, kasian dia menunggu terlalu lama.


.


.


.


.


.


terima kasih sudah mampir, semoga kalian suka. jangan lupa tinggalkan jejak ya. 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2