Married By Accident (MBA)

Married By Accident (MBA)
bab 42


__ADS_3

"kita langsung ke WO yang megurus pernikahan kita, kita tidak punya waktu banyak tinggal seminggu lagi." ucap ken


"seperti mimpi rasanya menikah lagi dengan mu, aku tak pernah membayangkan hal ini sebelum nya. nancy menatap lekat ken yang berada di sampingnya yang sibuk menyetir mobil.


hmm.


ken mengelus pipi nancy "i love you" .


"konsentrasi lah mengemudi, nanti kita bisa kecelakaan."


"tak apa yang penting bersama mu, matipun aku rela.


"gombalan mu garing ken"


"i love you"


"i love you too


mereka tersipu malu.


cinta dengan nano-nano rasanya, menanggis, tertawa, bersedih, bahagia. semua terjadi karena satu kata yaitu cinta.


tiba di WO, "bagaimana bu sudah sejauh mana persiapan pernikahan saya? tanya ken to the point.


"sudah, 80% tinggal undangan dan baju pengantin yang belum siap. saya merekomendasikan butik teman saya untuk membuat baju pengantin untuk kalian. kalau kalian setuju, hari ini kita langsung fitting baju pengantin di butik teman saya. mengingat pernikahan kalian hanya tinggal seminggu lagi.


"oke, kami setuju. kita berangkat sekarang saja ke butik teman mu. saya masih banyak perkerjaan yang harus saya kerjakan.


dengan menaiki mobil ken, mereka meluncur menuju butik teman bu heni, pemilik WO.


tiba di sebuah ruko bertuliskan "butik anita".


mereka memasuki roku dan disambut baik oleh pelayan butik.

__ADS_1


"silakan duduk dulu, akan saya panggilkan ibu anitanya."


mereka bertiga duduk melingkar di sebuah meja.


"kenzo... nancy... kalian


nancy dan ken menoleh pada sumber suara,


"anita" teriak nancy, berlari memeluk anita.


"kamu dari mana aja beb? kenapa pergi tanpa mengabariku?


"panjang ceritanya beb, aku akan menceritakan semuanya padamu suatu saat nanti. kamu apa kabar beb?


"aku baik, kamu tambah cantik dan modis aja. ada apa kesini?


"mau fitting baju pengantin,kita mau menikah lagi minggu depan.


"selamat ya beb, anita memeluk nancy sekali lagi. "aku turut bahagia mendengarnya.


berkeliling melihat koleksi baju pengatin anita, "kamu desain sendiri beb?


"iya dong, aku desain sendiri."


"aku mau kamu rekomendasi kan kebaya untuk ijab kabul dan satu gaun untuk resepsi. aku bingung kalau suruh pilih sendiri.


"bagaimana kalau yang ini.


anita menunjukan sebuah kebaya putih, dengan beberapa payet cantik yang melekat pada kebaya tersebut di padukan dengan rok batik warna coklat gelap


"cantik" ucap nancy.


dan yang ini, menunjukan gaun model one shoulder dress panjang menutupi mata kaki, warna peach. ini untuk resepsi malam.

__ADS_1


bagai mana kamu setuju?


"oke akan aku coba.


nancy mencoba gaun dan kebaya yang direkomendasikan oleh anita. dengan persetujuan dari kenzo, nancy memilih gaun dan kebaya yang direkomendasikan oleh anita.


"ngomong-ngomong, kamu udah nikah beb? melihat cincin emas yang melingkar dijari manis sahabatnya itu.


"hmmm, mengangguk mengiyakan pertanyaan nancy.


"sama vino?


"iya, kami bahkan memiliki seorang putra."


"selamat beb, nancy memeluk anita. maafkan aku tidak ada dihari bahagiamu.


"ngak papah beb, melihat kamu berdiri dihadapan ku sekarang membuatku bahagia. akhirnya sahabatku kembali.


"aku akan membawa nasya bertemu dengan mu.


"nasya? putri mu?


"iya, putriku dan ken. dia sekarang sudah menjadi bocah cantik dan imut.


"aku penasaran ingin bertemu dengannya.


pasti dia secantik kamu..


.


.


..

__ADS_1


.


__ADS_2