Married By Accident (MBA)

Married By Accident (MBA)
Bab 46 end


__ADS_3

Hanya sekedar sarapan bersama membuat ken hampir meneteskan air mata haru. Tak terbayangkan sebelumnya akan menikmati moment seindah ini. Menikmati sarapan dengan memandang dua wanita yang sangat berharga untuknya.


"Sarapan kok ngak ngajak mama dan nenek sih, Ucap mama.


"Hey, mama,nenek, Nancy berdiri mencium pipi mama dan nenek.


"Ayo bergabunglah, sarapan bersama-sama kami.


"Hmmm, mama dan nenek duduk di kursi kosong samping ken.


"Apa rencana kalian habis ini? Tanya mama sambil mengunyah sarapannya.


"Ken mau ajak Nancy dan nasya jalan-jalan keliling kota aja, mumpung ken masih punya cuti.


"Iya bagus nak, nikmatilah moment kebersamaan kalian, sambung nenek.


"Nenek dan mama akan check out dari hotel hari ini. Kata nenek dia bosan disini, kami akan kembali kerumah setelah sarapan, ucap mama.

__ADS_1


"Iya, terserah mama aja, lakukan senyaman mama dan nenek aja. Kemungkinan ken dan nancy akan nginap di hotel selama 2 hari kedepan.


"Bagus, kalian harus banyak menghabiskan waktu bersama,ucap mama. Bujuklah nasya supaya dia mau tinggal sama mama beberapa hari kedepan, mama pengen kalian buat adik untuk nasya, mama berbisik di telinga ken.


"Hus, mama apaan sih, ngebet banget ngalahin aku yang pengatin baru aja. ken memukul pelan pundak mamanya, sambil tersenyum malu-malu.


Setelah menyelesaikan sarapan bersama, masing-masing melanjutkan aktivitas yang telah direncanakan sebelumnya.


Ken membawa keluarga kecilnya hanya berjalan-jalan keliling kota mengunakan mobil mewah miliknya. Mereka sesekali berhenti di tempat-tempat wisata yang menarik, sekedar membeli makanan atau barang-barang yang menarik perhatian mereka.


"Nasya ngak capek?


"Tidak papi, nasya tak capek sama sekali." Nasya berucap dengan semangat, padahal seharian ini mereka sudah berkeliling kota A, Papi dan maminya aja sudah pegal, dan capek. Nasya seakan-akan memiliki energi lebih.


"Oke kita akan kepantai, papi juga pengen lihat matahari terbenam. Kenzo menuruti kemauan gadis kecilnya ini. Rasa capek dan lelah sirna ketika melihat raut wajah bahagia terpancar dari nasya.


"Apa mami setuju?" Nasya bertanya pada maminya, karena terlihat jelas maminya kelelahan.

__ADS_1


"Hmm, nancy tersenyum manis, "Ayo kita ke pantai,mami juga pengen lihat matahari terbenam pasti sangat indah."


"Hore... Ayo berangkat. Nasya sangat bersemangat,karena mereka akan kepantai.


Dengan kecepatan sedang mereka melaju menuju pantai, terdengar suara merdu nasya bernyanyi mengiringi perjalanan mereka ke pantai.


"Wow... indah sekali, Nasya terkagum-kagum dengan pemandangan indah di depan matanya. Matahari berwarna jinga, sebentar lagi menghilang dibalik pergunungan yang menjulang tinggi, sangat indah.


Bertiga mereka berdiri didepan mobil, yang terparkir di bibir pantai, memuji keindahan yang terpampang nyata didepan mata. Matahari terbenam menjadi saksi bisu, betapa bahagia yang dan senangnya nancy dan kenzo dapat bertemu kembali. Walaupun mereka sempat terpisah cukup lama karena kesalahpahaman dan kurangnya komunikasi di antara mereka.


Sungguh indah ciptaan Tuhan, semua takdir dan garis kehidupan sudah di atur olehnya. Demikian juga dengan jodoh, Tuhan akan mempertemukan kita pada jodoh yang telah disediakan nya untuk kita. Dimana dan kapan itu rahasia-NYA. Miskin dan kaya, tidak menjadi penghalang untuk kita bertemu dengan jodoh yang telah disiapkan oleh Tuhan. Apalagi jarak, bukan halangan berarti untuk bertemu orang yang kita cintai.


 


**TAMAT**


 

__ADS_1


__ADS_2