Married By Accident (MBA)

Married By Accident (MBA)
BAB 8


__ADS_3

hidup adalah kegelapan apabila tanpa harsat dan keinginanan. dan semua harsat dan keinginan adalah buta jika tidak disertai pengetahauan. dan pengetahauan adalah hampa jika tidak di ikuti pelajaran.dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta


(kalil gibran)


.


.


.


.


setelah menemui kenzo, nancy kelihatan tambah murung entah apa yang telah dikatakan oleh kenzo padanya.


"kamu ngak kenapa-kenapa kan beb. tanya anita khawatir dengan sikap nancy.


"aku baik-baik aja, anita tersenyum walau hati menanggis


"jadi apa rencana mu selanjutnya? tanya anita.


"besok aja dibahas, aku mau istirahat dulu. ucap nancy berdiri meninggalkan anita menuju kekamarnya.


anita hanya bengong melihat kepergian nancy (lo yang kuat beb, aku yakin kamu bisa melewati ini semua. aku janji akan bantuin kamu. batin anita)


berdiam diri dikamar membuat nancy teringat apa yang dikatakan kenzo. (kenapa aku merasa tidak bahagia setelah menerima uang ini. kenapa kesannya aku seperti menjual anak ku sendiri. sampai sekarang pun aku belum bisa memaafkan mama karena dia meninggalkan aku.seandainya aku bisa memilih,aku memilih tidak dilahirkan dari pada menjalani hidup tanpa mama.mengingat bagaimana aku diperlakukan selama ini. sekarang aku melakukan hal yang sama seperti mama. bukan kah aku sama jahatnya seperti mama. bahkan lebih jahat, aku menjual anak ku sendiri. ya tuhan apa yang harus aku lakukan sekarang? bagaimana aku menghadapi hari esok? .....


apa aku arborsi saja yaa, aku ngak mau anak ini merasakan bagaimana pahit dan menyedihkan hidup tanpa orang tua. aku tidak mau dia membenci diriku karena meninggalkan dia.


sepertinya keputusan yang tepat adalah arborsi. aku tidak perlu mengkhawatirkan apapun lagi, aku bisa kuliah dan melanjutkan hidup dengan baik. itu ide gila yang dipikirkan nancy.


pagi-pagi sekali nancy sudah bangun dia menemui anita.katanya, "beb temanin aku kedokter yuk." ajak nancy pada anita

__ADS_1


anita bingung melihat sikap nancy "bukan kah dia semalam kelihatan sedih. apa yang terjadi? tanya anita dalam hatinya.


"ngapain ke dokter? " tanya anita


"sebenarnya dari semalam aku sudah memutuskan untuk melakukan arborsi aja, menurutku itulah keputusan yang tepat. ungkap nancy.


"hah...!!! arborsi, kamu sudah gila. itu sama aja kamu bunuh anakmu sendiri. seputus asa apapun kamu jangan pernah arborsi. aku ngak pernah setuju. teriak anita, anita merasa kesal sekali dengan keputusan nancy. "


"jadi aku harus bagaimana? melahirkan anak ini terus menyerahkan dia ke kenzo gitu. itu sama jahatnya, aku jual anak ku sendiri. aku tidak bisa melakukan itu, kamu tahu kisah hidupku kan. aku ngak mau anak ini merasakan apa yang aku alami selama ini. nancy benar-benar frustasi dan mengusap kasar mukanya.


"kalau kamu ngak mau kasih anak itu ke kenzo, kamu kan bisa rawat dia. lahirkan dan rawatlah dia, aku janji akan bantuin kamu. kata anita sambil menggengam erat tangan nancy.


"gimana dengan kuliah ku? bagaimana kalau keluarga ku tau? hiks.. hiks.. tanggis nancy.


"beb, kuliah bisa kapan aja. kamu bisa mengajukan cuti selama kamu hamil. keluargamu gampanglah biar aku yang urus. anita berusaha menenangkan nancy.


"hiks... hiks... tidak segampang apa yang kamu pikirkan. setuju atau tidak setuju aku tetap melakukan arborsi.


"iya, secepatnya ya dan maaf aku sudah marah-marah ke kamu. nancy memeluk anita hiks... hiks... aku tidak bisa melakukan apapun tanpa kamu. terima kasih karena selalu bantuin aku tangis nancy dipelukan anita.


"iya, ngak perlu sungkan kalau kamu perlu bantuanku. ucap anita.


setelah kurang lebih empat hari bertanya sana sini, akhirnya anita menemukan seorang bidan kampung yang bersedia melakukan arborsi terhadap nancy.


pada malam itu, ketika anita dan nancy bersantai nonton film korea kesukaan mereka anita berkata pada nancy,"beb, aku udah temukan bidan kampung yang mau melakukan arborsi.


"hah.. serius? dimana?tanya nancy dengan semangat.


"ada, tempatnya di pinggir kota gitu agak jauh sih dari sini. kata anita dengan sedih.


"kapan kita kesana? aku maunya secepatnya.

__ADS_1


"aku udah hubungi bidannya, besok pagi kita kesana. (beb, ada apa dengan mu, aku seperti tidak menggenalmu, kamu bukan nancy yang aku kenal dulu. besok kamu akan melakukan arborsi itu sama halnya kamu bunuh anakmu sendiri. apa kamu tidak merasa sedih atau takut ucap anita dalam hati.) apa kamu yakin akan melakukan arborsi? tanya anita pada nancy. apa kamu sudah pikir matang-matang keputusan ini? tanya anita sekali lagi.


"aku sudah pikir matang-matang kok, gosong malah. ha. ha. ha santai aja beb kamu kok tegang. aku yang mau arborsi aja santai.


#####


keesokan harinya pagi-pagi sekali nancy dan anita bersiap-siap hendak menemui bidan kampung.


anita merasa gelisah," aku harus melakukan sesuatu, aku harus kabarin kenzo. mudah-mudahan kenzo bisa menghentikan nancy. pikir anita.


setelah berkali-kali menhubungi kenzo, tetapi tidak ada respon. anita mulai frustasi bingung harus bagaimana.


"vino, iya vino kan sekertaris kenzo aku harus hubungi dia. ucap anita dengan semangat. tetapi belum sempat menhubungi vino. "tok.. tok.. tokk. pintu kamar anita diketuk.


"udah siap belum beb? teriak nancy dibalik pintu.


"iya, bentar lagi tunggu aja di depan balas anita. (*aduuh gawat gimana caranya aku hubungi vino. kalau ketahuan nancy bisa marah besar dia, batin anita) sms aja kali ya mudah-mudahan dia baca pesan dari aku.


📤 vino


vin, nih gue anita. gue minta tolong ke lo tolong kabarin ke kenzo bahwa nancy akan melakukan arborsi siang ini di bidan kampung. alamatnya jl. gg rt 20 no 089. gue udah hubungi kenzo tapi tidak direspon mungkin dia sibuk. gue minta tolong ke lo ya*.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2