
prov kenzo
ketika makan siang bersama nancy dan putriku aku dikejutkan kedatangan seorang pria, lebih terkejut lagi mendengar nasya memanggil nya papi.
siapa pria itu? apa hubungan nya dengan nancy? sedekat apa dia pada nasya? sehingga nasya memanggilnya papi. aku sunggguh penasaran dengan pria itu.
setelah mengantar nasya ke rumah, aku tidak sabar bertanya pada nancy tentang pria yang kami temui di restaurant tadi.
"siapa pria itu? tanya ku dengan nada cemburu.
bagaimana aku menjelaskan pada ken, supaya dia tidak marah. batin nancy.
"kenapa hanya diam, aku bertanya padamu. ucapku setelah melihat nancy diam tak menjawab pertanyaan ku sebelumnya. aku mulai kesal
"bisa carikan tempat yang lebih tenang, aku akan menceritakan semuanya pada mu. ucap nancy setelah diam cukup lama.
akupun melajukan mobil menuju taman kota, tiba di taman kota aku membawa nancy duduk di salah satu kursi.
"ceritakan, ucapku setelah kami duduk.
"hmmm, nancy mulai bercerita.
"janji kamu tidak akan marah dan berpikiran aneh tentang ku. kata nancy sebelum melanjutkan ceritanya.
"hmm, cepat ceritakan tentang dia.
"revan adalah laki-laki yang baik, dia selalu menolongku ketika aku ada masalah. aku mengenalnya sebelum aku menikah dengan mu. aku juga berpacaran dengan nya sebelum menikah dengan mu. nancy diam sejenak menunggu respon dari ken.
"lanjutkan." ucap ken walau hatinya mulai panas.
revan juga lah yang membantu ku kabur dari apartemen kita lima tahun lalu, membantu menyembunyikan ku dari pencarian mu.
"bagaimana perasaan nya pada mu? apakah dia mencintaimu?
"revan sering mengutarakan perasaan nya pada ku. tetapi aku tidak ada perasaan cinta padanya. aku hanya menganggapnya sebagai sahabat tak lebih dari itu. ken percayalah dari dulu hingga sekarang di hatiku cuma ada kamu. nancy mengenggam erat tangan ku.
__ADS_1
aku menepis tangan nancy, aku kecewa padanya. "apa kamu tahu bagaimana frustasinya aku mencari mu? aku sungguh gila kehilangan mu nancy. kenapa kau memilih pergi bersamanya, membiarkan putri ku memanggilnya papi. apakah aku tak layak menjadi papi buat anak ku.
"ken bukan begitu, maafkan aku, aku sungguh menyesal atas tindakan ku itu. nancy meraih tanganku dan mengenggam nya, katakan apa yang harus aku lakukan supaya kau mau memaafkan ku. dia meneteskan air mata jatuh membasahi pipinya.
melihat nancy menangis dan raut wajah penyesalan nya membuatku tambah sakit, aku yang terlalu bodoh, meragukan cintanya pada ku.
aku memeluknya erat, menghapus air mata yang jatuh membasahi pipinya.
"jangan minta maaf pada ku, kamu tak pernah berbuat salah. aku seharusnya bersyukur karena revan menjaga kalian buat ku. maafkan ucapan ku sebelumnya, aku tak pernah meragukan cintamu pada ku.
"terima kasih ken, dia kembali memeluk erat tubuhku.
sejujurnya hati ku sakit dan terluka dengan kehadiran revan diantara kami. tetapi aku bersyukur selama ini dia menjaga mereka untuk ku. ugkap ken dalam hatinya.
"aku ingin bertemu dengan revan, aku ingin berterima kasih langsung padanya, ucapku.
"aku akan membawa mu bertemu dengan nya, tetapi sekarang kita balik ke kantor dulu masih banyak perkerjaan yang harus aku lakukan."
"baiklah, aku akan mengantar mu kekantor."
didalam mobil yang sedang melaju, kami berdua duduk diam tanpa suara, yang terdengar hanya deru mesin mobil. kami berdua sibuk dengan pikiran masing-masing.
di tempat lain, revan sedang duduk melamun di meja kerjanya.
*nancy, aku harus menunggu mu berapa lama. siapa pria itu? apakah dia pria yang bernama kenzo. pria yang selama ini membuat mu menangis. pria yang menyia-yiakan cinta tulus mu padanya. apa hebatnya dibandingkan diri ku, mengapa dia bisa mendapatkan cinta mu. kenapa kau tak bisa membuka hati mu padaku yang selama ini ada di dekat mu. apakah masih ada kesempatan buat ku memiliki cinta mu?
dringgg. (anggaplah deringan ponsel)
📞* nancy calling...
revan dikagetkan dengan suara ponselnya. dia menatap layar ponselnya "nancy" gumannya pelan.
"halo, revan menjawab panggilan nancy.
"van, maaf menganggu mu. apa kamu sibuk?
__ADS_1
"ngak kok, ada apa?
"maafkan aku tidak mengabarimu selama ini, aku hanya tak ingin merepotkan kan mu.
"its oke. aku tak papah, santai saja. kapan-kapan ajak nasya bertemu dengan ku.
"iya pasti, nasya pasti rindu pada mu. van apakah kamu sibuk malam ini?
"tidak juga, aku free.
"aku ingin kamu bertemu dengan kenzo, apakah kamu tidak keberatan?
"kenzo. hmmm, boleh. ketemu dimana?
"dicafe 45 ya, pukul 19.00
"oke,"
"terima kasih van, kamu memang sahabat terbaik. daah....
tutttt, (telpon terputus)
kamu hanya menganggapku sahabat nancy, padahal aku berharap lebih, berharap cintamu. maafkan keegoisan ku ini.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
terima kasih dah mampir. maaf masih banyak typo. jangan lupa tinggalkan jejak ya. 🙏🙏
mohon kritik dan saranya.