Married By Accident (MBA)

Married By Accident (MBA)
bab 39


__ADS_3

setelah pertemuan dengan calon mertua, ken bergegas menemui nancy, karena sebelum bertemu dengan ayah roby, ken telah membuat janji dengan nancy dan clara. dia mengajak mereka makan siang bersama.


dengan menaiki mobil mewah nya ken melaju menuju kantor nancy. ada sedikit perasaan lega dihatinya melihat respon yang baik dari ayah roby tentang hubungan nya dengan nancy.


tiba di perusahaan roby start, terlihat nancy dan nasya sudah menunggunya di lobi, dengan nasya melambaikan tangan,terus memanggil "papi."


"papi" nasya berlari keluar setelah melihat mobil papi di depan kantor.


ken keluar dari mobilnya, berlutut mengangkat kedua tangan nya siap memeluk nasya yang berlari kearahnya.


"jangan lari kencang-kencang sayang, nanti jatuh. teriak nancy, walaupun nasya sama sekali tidak menghiraukan teriakan nya.


"rindu papi" ucap nasya setelah berada dipelukan ken.


"papi juga sangat rindu nasya" ken mengangkat tubuh munggil nasya dan berputar-putar di udara.


"papi udah, nasya malu."


"iya, iya, sori." ken menurunkan nasya dan membuka pintu mobil untuk nasya.


"silahkan tuan putri" mempersilahkan nasya masuk kedalam mobil.


"papi, nasya mau duduk didepan di samping papi. nasya pengen liat papi nyetir kelihatan keren. ucap nasya langsung membuka pintu mobil depan, dan duduk manis.


ken hanya diam, senyum menggaruk tekuk lehernya yang tidak gatal.


mereka bertiga pun berangkat dengan gembira menuju ke sebuah mall ternama dikota itu.


di dalam mobil,


"papi"


"iya, " ada apa? "

__ADS_1


"kenapa papi ngak tinggal bareng nasya dan mami? kayak amel, dia tinggal bareng mami dan papinya."


"hmmm, ken melirik kaca spion, meminta pertolongan pada nancy. nancy mengangkat kedua bahunya tanda tidak tahu harus menjawab apa atas pertanyaan polos nasya."


"begini sayang, papi tidak tahu menjelaskan nya seperti apa. tetapi untuk sementara papi dan mami belum boleh tinggal bersama.


"kenapa begitu papi? tapi papi dan mami amel bisa tinggal bersama."


"karena ada beberapa masalah yang papi dan mami urus dulu baru boleh tinggal bersama."


"masalah apa pi? nasya akan bantuin biar cepat selesai. biar papi bisa tinggal bareng nasya dan mami. nasya bersemangat.


aduh gimana jelasin nya, supaya dia lebih mengerti. batin ken.


"papi dan mami harus nikah lagi, supaya bisa tinggal bersama. karena dulu papi dan mami sempat pisah." ucap nancy menjawab pertanyaan nasya.


hehehe, tinggal jawab nikah dulu baru boleh tinggal bersama aja harus muter-muter dasar kenzo. batin nancy.


"oh gitu, cepatlah papi dan mami nikah biar kita bisa tinggal bareng.


setibanya mereka di mall, mereka langsung menuju restaurant masakan korea. mereka memesan makan.


"papi revan.. suara nasya mengema di antara hiruk pikuk ramainya pengunjung restaurant.


merasa dirinya dipanggil, revan pun menoleh melihat siapa gerangan yang memanggil namanya.


"nasya" kaget revan melihat nasya. dia pun bergegas menghampiri nasya.


"papi revan, kirain nasya tadi salah lihat. ucap nasya setelah revan berada disampingnya dan mengelus pipi munggil nasya.


siapa dia, laki-laki yang berada disamping nasya? kenapa nancy kembali kekota ini tanpa mengabariku? pertanyaan seperti itu muncul di pikiran revan.


"hmmm, hay. nasya apa kabar? ucap revan walaupun di hatinya merasa kecewa pada nancy.

__ADS_1


"kabar nasya baik.oh iya, papi revan, kenalin nih papi nasya. menujukan kearah ken yang duduk tepat disebelahnya.


"papi nasya? tanya revan bingung.


"iya, papi.....


belum sempat nasya menyelesaikan ucapan nya, "nanti akan aku jelaskan van." ucap nancy memotong ucapan nasya. "nasya sayang, biar mami yang jelaskan ke papi revan ya. Nasya makanlah. kata nancy lagi, setelah pelayan mengantarkan pesanan mereka.


"aku pergi, lanjutkan makan kalian. revan berdiri, kembali mengelus pipi munggil nasya. "papi duluan ya. ucapnya dan pergi, menghilang diantara kerumunan orang.


ken menatap tajam pada nancy, meminta penjelasan pada nancy, tentang siapa revan. kenapa bisa nasya memanggilnya papi.


"makan dulu, kamu pasti lapar. nanti akan aku jelaskan. ucap nancy, mengerti arti tatapan kenzo.


mereka menikmati makan siang dengan diam sibuk dengan pikiran masing-masing. kecuali nasya, karena dia tidak bisa diam walau hanya sesaat, ada saja yang membuatnya penasaran.


.


.


.


.


.


.


.


thanks udah mampir, mohon kritik dan sarannya 🙏🙏


author lagi nulis novel baru nih, mampir ya jangan lupa tinggalin jejak.

__ADS_1


"DUNIA AUDREY"- cerita sedikit berbeda dari mba.


__ADS_2