
"nessy apa kamu berhubungan lagi dengan laki laki ini"?
"sean butuh donor darah dan hanya darah alvaro yang bisa menyelamatkan nyawa sean"
mata lughas yang indah bagai permata yang selalu ceria menyiratkan sebuah kekecewaan dan kesedihan,aku kurang mengerti dengan situasi disini dan alvaro malah semakin memperparah suasana hati lughas
"sayang ayo kita lihat sean anak kita"
lughas "apa yang bisa dibanggakan dari seorang ayah yang meninggalkan anaknya sendiri huh" alvaro seketika marah mendengar kan kata-kata lughas itu
"siapa yang meninggal kan anak aku tidak meninggal kan sean kamu jangan asal berbicara"
__ADS_1
nessy "sudah jangan berbicara sean sedang sakit apa kalian tidak bisa melihat situasi disini?"
lughas"maafkan aku nessy,aku pamit pergi"
"kau ingin pergi kemana"
"aku akan mengunjungi teman ku"
"apa yang kau lakukan alvaro"
"menurut mu apa yang harus ku lakukan untuk menghukum mu"alvaro menundukan kepalanya dan mencium ku dengan sangat ganas hingga nafas ku ter engah engah tidak beraturan barulah alvaro melepaskan ku ciuman yang panas ini membuat wajah ku memerah karena sangat malu
__ADS_1
"kenapa wajah mu memerah seperti itu nessy bagian tubuh mana mu yang belum pernah kulihat"di rumah besar sedang duduk seorang wanita yang sangat elegan dengan meminum segelas bir sambil menggoyangkan gelas nya dia berencana akan menggugurkan anak yang sudah ada di kandungannya karena rencananya gagal total dia pergi ke rumah sakit dan meminta bantuan indra untuk mencari koneksi di rumah sakit tapi rane malah melihat alvaro dan nessy sedang duduk dengan tenang berdua seketika rane sangat marah dan ingin menampar wajah nessy,rane bergegas ke arah nessy dan tanpa persiapan dari nessy langsung menampar wajah nessy dengan sangat keras hingga wajah nessy merah dengan 5 cetak tangan tergambar di pipi kiri nessy, nessy sangat marah dibuatnya dan dia segera menampar wajah rane kiri dan kanan dua kali lipat belih perih dari tamparan rane sepertinya kejadian ini sangat mengejutkan rane hingga beberapa menit kemudian dia baru bereaksi
"hei wanita murahan beraninya kau menamparku"
seketika banyak wartawan datang dan memotret kejadian ini keesokan harinya banyak yang menulis berita pelakor tampar istri di hadapan suami dan lain lain hanyak warga net yang merendahkan ku karena kejadian ini aku sungguh tidak mengerti mengapa wartawan datang begitu saja dan pihak rumah sakit pun tidak ada yang melarangnya,aku selalu menemani sean di rumah sakit dan setiap aku membuka handphone ku dan setiap melihat berita di internet banyak orang yang mengataiku
"wanita yang tidak punya hati"
"watita murahan macam apa yang menampar istri sah"
"suami macam apa yang diam saja melihat istri di aniaya oleh orang lain walaupun orang itu simpanannya"
__ADS_1
"dasar wanita gila harta" aku sungguh sangat pusing melihat kata kata orang orang yang menerjang ku di internet tidak tahu mana pencuri siapa yang di tuduh aku sungguh aneh dengan dunia yang seperti ini