Masa Muda

Masa Muda
bimbang


__ADS_3

saat aku meletakkannya di tempat tidur , aku hendak pergi tetapi tangan nya tiba tiba saja memegang ku , dia berkata masih dengan memejamkan mata nya


"nessy , aku sangat mencintaimu"


aku hanya bisa menghela nafas ku dengan kasar , kenapa dia begitu keras kepala , pria tampan dan kaya raya seperti dirinya sangat mudah jika menginginkan seorang wanita , bahkan wanita yang lebih cantik dari ku , aku tidak memikirkan ucapannya lagi dan kembali ke kamar ku ,


****


keesokan hari nya aku akan berangkat kerja ke seanpin , aku membangunkan sean untuk siap siap pergi ke taman kanak kanak , aku melihat ke kamar tamu tempat lughas tidur , aku mengetuk pintu


TOK..TOK .TOK


tapi tidak ada jawaban dari lughas , aku ragu ragu sebentar dan akhirnya aku masuk ,


"kyaaaaaaaaaaa" wajah ku seketika langsung memerah , aku melihatnya hanya berbalut dengan boxer , kenapa dia tidak menjawab tadi , bentuk tubuhnya begitu sixpack sangat tinggi dan kulit kecoklatan tapi tidak hitam sungguh membuat siapa saja yang melihatnya akan meleleh dibuat nya , aku berkata di balik pintu


"mengapa kau tidak menjawab ku !!! kau sengaja ingin aku masuk dan lihat ya!!!"


"hahahahahaha , tadi aku sedang mandi nessy mangkanya aku tidak jawab , kalau mau lihat lagi ayo sini masuk "


"tidakkkkkkkk, ayo segera keluar , sean sudah menunggu"


"oke "


huaaaaa aku tidak bisa berhenti memikirkan hal yang tadi , wajahku memerah seperti tomat

__ADS_1


.


aku pergi mengantar sean ke taman kanak kanak , setelahnya aku pergi ke kantorku seanpin ,


saat aku sedang parkir mobil aku melihat mobil alvaro , alvaro langsung menghampiriku dengan wajah menyesalnya , tapi entah kenapa perasaan cintaku seperti sudah sirna saat aku melihatnya aku sudah tidak merasakan getaran getaran cinta .


aku langsung memasuki pokok pembicaraan karena tentu saja aku sibuk


"ada apa ? "


alvaro dengan wajah yang masih menunduk berkata


"nessy sayang tolong maafkan aku, aku tidak menyangka bahwa rina akan melakukan hal seperti itu , aku sungguh bodoh nessy tolong maafkan aku, "


aku pergi meninggalkan alvaro , hati ku sakit sangat sakit .


****


aku menjemput sean di taman kanak kanak , tapi aku melihat sean sedang memeluk seorang pria yang sepertinya sangat familiar bagiku , aku mendekat dan


"mamaaaaaaaa"


sean memanggilku , dan pria itu menoleh ke arah ku ,


"nessy"

__ADS_1


sean berlari ke pelukan ku sambil berkata


"mama ayah angkat ajak kita makan bersama"


aku heran dengan panggilan baru yang dilontarkan sean untuk lughas , aku hanya tertawa dan berkata


"ayah angkat"


"benar, kata ayah angkat mulai sekarang sean harus panggil dengan sebutan ayah angkat"


walaupun masih kecil sean benar benar sangat sensitif , aku tahu sebenarnya dia merindukan ayah nya tapi dia juga tidak ingin menyakiti ku !


"baiklah ayo kita pergi makan bersama"


"horeeeeee"


lughas hanya tersenyum melihat tingkah sean itu , kami pergi makan ke restoran mewah , lughas berkata pada sean


"sini anak ayah angkat mau makan apa semua akan ayah angkat belikan untuk sean"


sean terus memilih yang dia suka dengan sangat senang dan antusias , saat selesai memesan , kami menunggu makanan tiba .


***


saat sudah selesai makan kami bertiga keluar dari restoran , terlihat seperti keluarga bahagia , tiba di depan restoran kami melihat alvaro hendak memasuki restoran bersama beberapa pria sepertinya rekan bisnis nya , saat melihat kami seperti tidak kenal cuek dan tidak menyapa, aku melihat kesedihan di wajah sean , aku menarik sean hingga ke mobil dan menenangkannya

__ADS_1


__ADS_2