
"ehem,tentu saja aku tidak tahu"sebenarnya indra berhobong,indra lah yang telah mendonorkan spermanya kepada rane indra berfikir wajahnya tampan dan rane juga cantik tidak akan mengecewakan wajah anak ini,indra mendonorkan spermanya karena sangat iri dan benci kepada alvaro membayangkan anak nya akan sangat di sayang oleh alvaro ada kepuasan tersendiri di dalam lubuk hatinya,
"ingat ya indra kamu jangan macam-macam kamu ingat kan siapa yang membantumu membangun perusahaan besarmu itu aku punya semua bukti"seketika wajah indra kaku
"kamu mengancamku"
"hahaha hidupku akan hancur,jangankan hanya menjatuhkannya dari tangga membunuhnya agar alvaro tetap berada di sampingku juga aku rela,supaya tidak rugi aku mengandung dia selama 10 bulan"
"kamu gila"seketika indra ketakutan
"kamu harus membantuku memiliki anak laki-laki indra kalau tidak kamu tanggung sendiri akibatnya"
alvaro mencari ku ke rumahku,aku sedang duduk di sofa berbicara dengan sean tiba tiba ada seseorang memencet bel sean sepertinya sangat ngantuk dan tertidur di kamarnya,aku pergi membuka pintu dan mendapati alvaro didepan rumahku,
__ADS_1
"alvaro"
"sayang boleh aku masuk"
"silahkan"alvaro masuk dan tiba tiba langsung menciumku meraba dua buah payudaraku dengan lembut dan penuh kasih sayang
"mmmm alvaro kamu."
"alvaro kamu,apa yang kamu lakukan disini"
"sayang,aku masih mencintaimu kembalilah padaku,jangan pergi"tatapan mata alvaro benar benar lembut dan penuh kasih sayang,aku bisa melihatnya,
"maaf alvaro kamu sudah memiliki istri dan anak akupun sudah memiliki anak yaitu sean"
__ADS_1
"aku bersedia menerima dia nessy walaupun bukan darah dagingku,aku akan menyayanginya seperti anakku sendiri"mendengar perkataan alvaro aku semakin sakit hati dan marah
"pergi kamu dari sini,jangan pernah tamui aku lagi jangan bodohi aku"bukan malah pergi alvaro menciumku dan membawaku ke kamarku,alvaro menciumku dengan ganas mengincar titik titik kenikmatanku,dan mencecap dua buah gundukan indah milikku,spontan aku mendesah aku menolak tapi tubuhku yang meresponnya
"ahhhhhsss°°°"alvaro mengocok di area inti ku,aku tidak bisa mengelak kenikmatan ini walau sudah lama tidak merasakannya aku sangat menikmatinya bersama alvaro,kami bercinta hingga 2 dua jam sepertinya kemampuan alvaro semakin bertambah hebat,huh pasti alvaro juga sering melakukannya bersama rane,alvaro menyadari lamunanku dan tiba-tiba berkata
"kamu tidak usah khawatir aku tidak pernah melakukannya dengan rane selama kamu pergi aku tidak tertarik dengan wanita lain selain dirimu"aku terkejut mendengar perkataan alvaro bagaimana bisa dia mengetahui pemikiranku,
"uuummmm,ya sebaiknya kamu pulang sean akan segera bangun"aku mengusirnya dari rumahku,
"setelah memakaiku dengan puas kamu mengusirku begitu sayang,"
"alvaro anakku akan segera bangun sebaiknya kamu pulang atau aku tidak akan pernah menemuimu lagi"
__ADS_1
alvaro bergegas pulang,aku dengan segera membersihkan diri,mukaku memerah ketika memikirkan kejadian tadi jantungku rasanya mau melompat ke luar oh yaampun meski ini sudah bertahun tahun tapi mengapa aku masih belum bisa melupakannya,
aku mengajak sean makan malam di luar di reso mewah plaza jakarta XXX sean sangat bahagia terlihat dari raut wajahnya yang cerah,sean tidak pernah membahas soal ayah karena dia tidak mau aku menjadi sedih sungguh anak yang sangat pengertian aku pun tau sebenarnya sean sangat penasaran dengan ayahnya tapi aku yang enggan memberi tahu sean soal ini,saat aku sedang makan tiba tiba ada seseorang yang menyapaku