
"mmmm,mmmm,"
"selamat malam nessy"
"selamat malam alvaro"
alvaro menatapku hingga aku memasuki rumahku,aku benar benar terkejut hingga saat ini detak jantungku cepat sekali seperti mau melompat,semakin memikirkan apa yang tadi terjadi dengan alvaro wajahku merah merona,aku sudah jatuh cinta pada cowok tampan sedingin es itu.Aku tertidur dengan perasaan yang begitu bahagia,
keesokaan harinya alvaro menelponku dan ingin menjemputku ke sekolah,tentu saja aku tidak menolak,
"morning alvaro"
"morning nessy"
aku masuk kedalam mobil sport alvaro,dan seketika alvaro menghentikan mobilnya dia ingin membicarakan sesuatu padaku,
"nessy gue suka,sayang,cinta sama lo setelah gua pikir baik-baik gimana kalo kita pacaran?.."
aku sangat terkejut dengan pernyataan cinta alvaro yang tiba-tiba,
"lo serius sama gue?."
"tentu aja gue serius nes!."
air mata ku jatuh,tapi bukan air mata kesedihan melainkan air mata kebahagiaan,
"ehem,gue mau jadi pacar lo ro"
alvaro langsung mencium bibirku dengan lembut kami berciuman sangat lama perasaan nyaman macam apa ini,tangan nakal alvaro tidak tinggal dia dia meremas dua gundukan kenyal milikku dan ciuman kami semakin penuh gairah nafsu,
"ro jangan di mobil,"
"kenapa,gabakal ada yang liat kok,sekarang panggilnya jangan gue,lo lagi yaa ganti aku kamu,"sambil tersenyum alvaro mengatakan itu
"ayo kita berangkat ke skolah aja ro,"muka ku bersemu merah,
"ehem,oke sayang".alvaro mengecup keningku dengan lembut,
sesampainya di gerbang sekolah kami berdua jadi pusat perhatian jelas saja siapa yang tidak kaget melihat alvaro membawa seorang wanita di dalam mobilnya dan langsung membukakan pintu untuk wanita itu,
__ADS_1
"waah nessy tuh bro"kata salah seorang teman indra,indra marah besar hingga urat-urat di kepala nya terlihat sangat jelas.
"anjing tuh si alvaro,pengen gua abisin."
"alvaro bukan lawan yang mudah bro,udah deh mending lo nyerah aja sama si nessy"
"gua bukan tipe orang yang gampang nyerah".indra mengatakan itu sambil memukul tembok yang ada di sebelahnya,setelah aku keluar dari mobil alvaro aku berapapasan dengan intan dan riko
"nessyku sayang"sapa intan
"hey nessy"sapa riko sambil mengedipkan mata
"hallo kedua sahabatku tersayang"
intan dan riko keheranan karna melihat alvaro yang ada di sebelahku,
"kok lo bisa sama alvaro nes"tanya riko penasaran disertai dengan anggukan kecil dari intan pertanda ia ingin tahu,
"ehem,gue udah pacaran sama alvaro"
"apaa!!!."seru mereka berdua dengan kaget
"mmmm iya"
"nes lo hebat banget bisa taklukin cowok sedingin alvaro"goda intan kembali,
"ehem lo bisa aja tan"aku tersenyum malu-malu
jam istirahat telah di mulai,
"gue ga ke kantin deh tan masih banyak tugas osis nih,"
"yakin nih ga ikutan?,lo ga laper emang?."
"sebernya laper banget,klo lo ketemu alvaro suruh temuin gua di ruang osis aja,bilang gua banyak tugas,"
"oke,dah nessy"
aku menuju ruang osis dan bertemu indra di sana,indra menarikku kedalam toilet,
__ADS_1
"apaan sih lo"
"lo udah tidur sama alvaro?."indra bertanya dnegan wajah sangat kesal
"bukan urusan lo,lo yang udah nyelakain gua sampe gua harus tidur sama alvaro emangnya kenapa?gua sayang sama alvaro,"
"plaakk"suara tamparan indra membuatku terbengong dan kaget,sakit sekali,
"ahhh apa yang lo lakuin,lepasin".
indra memaksa ingin meniduriku di toilet,indra mencium leherku dengan ganas dan kasar,
"ahhh tolong,alvaro tolong"
brakkkkk,suara dobrakan pintu terdengar"anjing lo,berani-berani nya lo sentuh cewek gua,gua giling kepala lo pake mobil sport gua,".
buak,,,,,plakkk,bukkkk,alvaro terus menghajar indra hingga babak belur,aku menghentikan alvaro.
"udah ro jangan pukul lagi,nanti kalo dia mati gimana.."
"anjing beraninya dia nyentuh cewek gua,keluar lo dari sini"
aku langsung memeluk alvaro sangat erat,aku mencium bibir alvaro,alvaro sepertinya terangsang dengan sentuhanku,alvaro mengunci pintu toilet yang sering sepi ini,
"mmmm,alvaro"alvaro melepas ciuman dari bibirku meluncur ke leherku,meremas-remas dua buah gundukan kenyal milikku dengan nikmat,aku mendesah kecil karenaya,alvaro mencecap nikmat gundukan ku dengan kuat rasannya sangat nikmat,
"ahhhh,alvaroo,"tangan alvaro meluncur kebagian inti mengocok-ngocok di dalamnya,alvaro membuka celananya dan di singkapkan rok ku,
"ahhhhhhhhhhh."dengan suara kecil aku mendesah karena takut ada yang mendengar,
"aku sayang kamu alvaro"
"aku juga sayang kamu nessy"
sambil terus memompa alvaro mencium bibirku,sudah setengah jam kami melakukannya disini,akhirnya alvaro sudah tidak kuat,
"aku mau keluar nes,keluarin dimana?.
"didalem aja ro,lagi ga waktu subur."
__ADS_1