
"aku tidak mendorong nya, jika kalian tidak percaya tidak masalah"
aku segera membawa sean pergi dari sini menaik ki taksi dan akhir nya sean di ponis mengalami radang paru paru karena banyak menelan air aku sangat khawatir dan sungguh aku tidak percaya bagaimana anak sekecil itu sudah bisa ber akting dengan sangat bagus seperti itu di pantas di hadiahi piala oscar aku sangat marah dan aku menelpon intan dan menceritakan semua kejadian ini dan intan ber kata pada ku
"sudah ku duga bagai mana bisa anak kecil yang jahat dan licik itu akan berubah secepat ini kamu harus ber hati hati nessy sebaik nya kamu segera cari cara agar mengungkap kan sisi buruk nya kepada alvaro jika tidak alvaro mungkin akan mempercayai nya dan akan ragu terhadap mu ,"
"baik lah apa kau bisa temani aku ke rumah tempat pesta itu di sana seperti nya terdapat banyak cctv"
__ADS_1
"oke aku akan menjemput mu sampai jumpa"
setalah beberapa saat intan muncul di rumah sakit dan aku menyewa suster untuk menjaga sean aku pergi ke rumah tempat pesta kemarin dan saat sudah sampai aku berkata pada si pemilik rumah agar membiar kan aku melihat cctv saat di kolam renang tetapi...tidak ada yang terlihat di dalam cctv aku dan intan merasa sangat bingung dan akhir nya kami kembali ke rumah sakit saat aku kembali aku melihat alvaro sedang bersama dengan sean tetapi alvaro mengacuh kan ke beradaan ku dan tidak menyapa ku bahkan aku melihat dia sangat membenci ku saat ini apa dia hanya percaya pada rina mengapa dia tidak mempercayai ku apa kah keputusan ku menikah dengan nya adalah salah hati ku tiba tiba menjadi dingin aku menghela nafas dan pergi menemui sean
"sean sayang"
"sudah lah sean kamu tidak perlu mengurusi hal yang seperti itu ya sayang"
__ADS_1
sean dengan wajah keberatan tetapi ia masih saja mengangguk kan kepala nya sean walaupun masih kecil tetapi bisa melihat situasi dan mengerti aku , aku ter kadang merasa ber salah pada sean karena belum bisa membahagiakan dia sepenuh nya, keesokan hari nya aku pergi ke kantor seanpin lalu aku bertemu dengan lughas sedang di depan kantor ku ber diri di samping mobil bugati berwarna emas milik nya, dia sangat tampan mata nya yang ber sinar saat melihat ku aku bisa merasakan perasaan dia ter hadap ku itu tidak pura pura , tiba tiba hati ku menghangat melihat wajah nya aku menyapa nya dan lughas mengajak aku makan ber sama, aku tidak menolak nya tetapi wajah ku hari ini sangat tidak baik aku ter lihat sangat gelisah lughas seperti nya menyadari nya dan ber kata pada ku
"hal apa yang membuat mu menjadi seperti ini, apa pria itu menyakiti mu lagi, nessy kata kan lah pada ku"
lughas memegang tangan ku dengan sangat lembut dia menatap wajah ku dengan penuh kasih sayang, dan aku menjawab nya dengan ber kata
"aku tidak apa apa kamu jangan ter lalu khawatir kan aku ,,, lebih baik kamu mencari wanita untuk menikah hehe"
__ADS_1
aku mengajak nya ber canda ria dengan perkataan tentang wanita tiba tiba mata lughas menjadi gelap dan ter lihat sangat rumit.