
alvaro memang cowok terkaya di kota jakarta bahkan tidak ada yang berani padanya walaupun indra anak pemilik sekolah ini,
indra menatap tajam pada alvaro dan pergi meninggalkan aku dan alvaro
"thanks ya ro,lo udah nolongin gua"
"ehem,traktir gua makan di luar kalo mau berterimakasih"
"mmm oke balik sekolah kita makan di cafe up normalys" cafe yang sangat terkenal di jakarta.
sampai tiba waktunya pulang alvaro membawa mobil lamborghini dengan keren menghampiriku,
"ayo masuk"
alvaro sangat tinggi gagah wajahnya tampan kulitnya tidak terlalu putih tidak juga hitam hidungnya mancung sangat indah dipandang,
alvaro mendekat seperti hendak menciumku.
"apa yang lo lakuin.
ternyata alvaro memasangkan sabuk pengaman untukku,aku merasa malu dan wajahku seketika memerah. Entah mengapa aku merasa nyaman dengan alvaro walaupun sikapnya terkesan cuek tapi dia sangat perhatian,apa alvaro menyukaiku,dalam pikirku tapi banyak wanita yang mengejarnya hingga berebutan ingin jalan dengan alvaro dan alvaro menolak semua wanita itu
sepanjang jalan kubabiskan dengan berfikir akhirnya suara alvaro lah yang menyadarkanku,
"turun.."
aku seketika terbengong mengapa dia menyuruhku turun apa aku membuat kesalahan,
__ADS_1
"sudah sampai ayo turun".aku melihat sekeliling dan ya benar sudah sampai
"ehem,oke"
"lo duluan masuk nanti gua nyusul"
"oke gua masuk dulu"jawabku.
sepertinya aku melihat indra berada di cafe ini ah mungkin aku cuma salah lihat,
ternyata indra benar-benar mengikutiku dia ingin memberiku obat perangsang dan menculikku dari sisi alvaro untuk dia tiduri.
"mba pesen jus jeruk"
"tunggu pesanannya ya mbak"
ternyata jus jeruk itu sudah di bumbui dgn obat perangsang yang sangat kuat tidak butuh waktu lama aku merasa seperti cacing kepanasan,
indra datang mendekat
"nessy sayang ayo ikut gua bawa lo ke hotel ,indra memelukku sangat erat dan membawaku pergi aku meminta tolong tapi nilih tak ada yang mendengarku,indra terus menerus meremas kedua buah payudaraku hingga aku mulai terangsang dengannya,aku terus melawan dan hampir jatuh,saat indra hendak memasukanku kedalam mobilnya tapi alvaro datang saat itu dan merebutku dari tubuh indra walaupun indra tinggi tapi tidak melibihi tinggi alvaro,jadi indra kalah kuat dengan alvaro,aku langsung memeluk alvaro
"ro tolong gua,panas,".
di pelukannya aku merasakan perasaan yang nyaman,lalu tanpa sadar aku mengecup leher alvaro hingga membuatnya terangsang dengan tindakanku,
"lo yang minta"
__ADS_1
alvaro membawaku ke hotel berbintang 5 dengan suit paling mewah,
"ahhh alvaro menekanku di bawahnya lalu kami memulai ciuman mesra hingga nafsu menguasai kiri kita berdua,
"gua udah ga kuat ro"
alvaro membuka bajuku dan bajunya dia mulai menelusuri inci inci tubuhku,meskipun aku tidak tinggi tapi badanku putih seputih salju badanku bisa di bilang sangat indah,alvaro langsung tak kuasa menahan diri,dia menciumi ****** ku dan melumat memasuki lidahnya,oral sex yang dia berikan begitu nikmat
"ahhhh,,,mmmmhhhmmm,"desahanku memenuhi ruangan ini"
alvaro hendak memasukkan kedalam tubuhku terasa sangat sakit karna ini pertama kali bagiku,
"lo masih perawan?.
"emmmm,iya"
"tahan ini bakal sedikit sakit tapi cuma sebentar"alvaro dengan lembut dan hati-hati memasukan penisnya kedalamku"ahhhhhh,,,,,mmmhhmmm,,,,"
"gua suka suara desahan lo"kata alvaro sambil mengecup lembut bibirku,
"gua ga kuat lagi ro,,,ahhhh,uuhhh,hhhmmm,"
"gua bentar lagi keluar lo udah siap nes"
"mmmmm"sambil menganggukan kepalaku
alvaro terus mengacu kecepatan membuat kenikmatan tiada duanya untuk dirinya dan diriku.
__ADS_1
"gua suka sama lo nes".aku terbengong sesaat
"mmm,gua juga suka sama lo jauh sebelum lo merhatiin gue ro"aku sangat bahagia mendengarnya,alvaro melumat bibirku dengan lembut dan sangat dalam,kami keluar dari hotel sudah jam 09:00 malam alvaro mengantarku pulang dan di sepanjang jalan kita mengobrol banyak hal dan semakin menjadi akrab,sebelum keluar dari mobil alvaro menarik tanganku dan menciumku dengan lembut dan dalam