Masa Muda

Masa Muda
perubahan


__ADS_3

"maaf kan aku karena tidak menjawab pernyataan cinta mu dan langsung menikah dengan alvaro lughas apa kah kamu tahu aku sangat tidak cocok untuk mu yang sempurna ini aku sangat jauh dari kata cocok,sedangkan sean membutuh kan seorang ayah untuk nya aku tidak bisa memisah kan mereka begitu lama lagi pula aku juga masih begitu mencintai alvaro sedari aku pergi hingga saat ini" lughas bengong mendengar perkataan ku terlihat di wajah nya begitu sedih kesedihan yang tidak bisa di ungkap kan dengan kata kata, aku sangat merasa bersalah dan terus menundukkan kepala ku


"kamu tidak perlu merasa bersalah seperti itu nessy aku mencintai mu dengan tulus demi kebahagiaan mu aku rela tidak memiliki mu bukan kah cinta tidak harus memiliki iya kan" lughas memberi ku senyuman yang sangat indah dan menawan tetapi dia tidak bisa menyembunyikan kesedihan nya sekali lagi dia berkata


"tetapi walaupun begitu aku masih tetap sahabat baik mu kau jangan sungkan pada ku cari lah aku jika kau memiliki masalah oke"


"mmm baik lah, aku pamit dulu banyak pekerjaan yang belum ku urus ku harap kau bisa menemukan seorang wanita yang sangat kau cintai" aku mengucap kan selamat tinggal pada lughas dan masuk ke ruangan CEO aku terus menerus kepikiran tentang lughas sudah waktu nya pulang aku menjemput sean di taman kanak kanak lalu menuju vila kami saat tiba di rumah aku melihat alvaro dan rina sedang duduk di ruang keluarga aku sangat terkejut hingga tidak berhenti memandangi pemandangan ini, lalu alvaro menuju ke arah ku rina dengan wajah polos nya mendekatiku meminta maaf pada ku seperti sangat tulus tetapi aku masih ragu ragu bagaimana bisa anak ini begitu cepat berubah

__ADS_1


"tante rina minta maaf rina yang salah tidak seharus nya rina mengatai kaka dengan sebutan anak haram dan jelek tente mau memaafkan rina kan" aku hanya mengangguk dan berkata


" ya " saat itu rina memeluk alvaro dan berkata


"papa rina ingin tinggal bersama dengan papa dan kaka apakah boleh" alvaro melihat ku sejenak dan berkata pada rina


" tentu saja boleh rina kan anak papa" alvaro berkata pada ku

__ADS_1


"oke " aku naik ke lantai atas dengan sean, dan sean berbicara pada ku


"momy apa rina akan tinggal bersama disini, sean sangat takut dan tidak suka rina sangat jahat" sean tidak terlihat seperti kaka dikarenakan umur mereka juga tidak terlalu berbeda jauh hanya hitungan bulan mungkin


"sean tenang saja dia tidak akan bisa menyakiti sean momy akan selalu melindungi sean oke sean tidak boleh takut"


"oke momy" sean masuk menuju kamar nya dan beberapa hari berkembang sepertinya rina benar benar berubah dia bermain dengan akur bersama sean seperti saudari sungguhan dan tidak pernah bertengkar , kami ber 4 liburan ke pantai bali aku sangat bahagia melihat pemandangan ini aku dan alvaro sedang duduk rina dan sean sedang main di dekat kolam renang tiba tiba rina berteriak

__ADS_1


"tidak kaka aku akan menolong mu tunggu aku" aku bergegas ke arah suara dan mendapati sean dan rina yang berada di kolam renang alvaro sangat bingung akan menyelamat kan yang mana dulu tetapi tiba tiba rina berkata


"papa selamat kan kaka dulu dia tidak bisa berenang"


__ADS_2