Matcha Mafia Girl, Revenge

Matcha Mafia Girl, Revenge
Kejadian 2


__ADS_3

Nugraha Rahmandhika remaja berumur 19 tahun , seorang Asli warga negara Indonesia memiliki keturunan darah Jawa, Dengan kecerdasan yang dimilikinya ia mampu mendapat beasiswa melanjutkan pendidikannya di Negara dengan julukan Negeri Sepatu Boots ini, Ditemani dengan kedua sahabat yang sama-sama berasal dari asal negaranya membuat remaja itu sedikit tidak merasa khawatir hidup di negara ini


Nugraha remaja yang memiliki tubuh yang ideal dan juga paras yang rupawan, khas dari Negara Asia Tenggara sana , siapapun yang melihat paras rupawanya akan terpesona melihatnya, Namun bukan bangga yang Nugraha rasakan memiliki wajah yang Tampan , Melainkan ia merasa risih , bagaimana tidak, setiap kali ia berjalan melewati suatu tempat atau dijalan raya pun ia akan selalu digoda oleh para gadis-gadis genit yang kekurangan bahan yang membuatnya sangat tidak nyaman dan risih


Terlahir dari keluarga yang sederhana tak membuat nugraha mengeluh begitu raja di Negara yang luas dan keras ini ,Nugraha menyempatkan waktunya untuk bekerja keras untuk mendapatkan pundi pundi uang seperti halnya sekarang ia tengah bekerja sebagai pelayan di salah satu hotel bintang lima walaupun menjadi seorang pelayan namun tetap Nugraha syukuri bagaimanapun bekerja menjadi seorang pelayan bukan suatu hal yang memalukan


Tengah asyik membereskan barang yang sedikit berantakan dan sampah didapur , samar-samar nugraha mendengar rekan yang lainnya membicarakan sesuatu


“Ho Sentito Che c'era del trambusta la' Fuari (Aku dengar di luar sana tengah ada keributan ) ”ucap salah satu dari mereka


“ Quall è il problema? (Apa masalahnya) ”


“È solo un problema di una Donna, questa è quella Che ho Sentito (hanya masalah wanita , itu yang aku dengar)” Jelasnya


Aduh moon maap itu bahasa Itali nya bener atau engga soalnya author itu juga biasa gara - gara dapet dari traslate 😭🙏


Mendengar berita yang setengah dari rekanya yang tidak disengaja di dengar itu dengan tergesa-gesa Nugraha menyelesaikan pekerjaanya


Karena tak ingin mati penasaran akhirnya Nugraha pun memutuskan untuk melihat kejadiannya secara langsung, namun sebelum itu ia meminta izin kepada kedua seniornya itu terlebih dahulu


“Scusami il Mio lavoro è finito, posso us cire a fare Una passggiata per vedere I'atmosfera (permisi pekerjaanku sudah selesai, apakah boleh aku keluar untuk sekedar jalan-jalan melihat suasana) ”


“Certo, ma non trappo a lungo (Tentu saja tapi jangan terlalu lama)”


“Grazie (Terimakasih) ”

__ADS_1


Dirasa sudah mendapatkan izin dengan segera Nugraha melangkahkan kakinya untuk keluar, tujuan utamanya jelas yaitu untuk berjalan-jalan dan untuk mengetahui kejadian yang dimaksud oleh kedua seniornya itu


Sekilas ia teringat dan melangkahkan kakinya menuju dapur untuk mengambil sampah yang ia bereskan tadi di dapur


Dengan segera Nugraha pun menuju ke belakang hotel untuk membuang sampah yang ia bawa


Dengan pelan Nugraha mengangkat kantong plastik yang lumayan besar berisi sampah itu, kemudian dengan pelan ia melangkah kan kakinya nya menuju tong sampah besar yang sudah tersedia di sana


“ akhirnya selesai juga ,oke sekarang waktunya untuk keluar dan berjalan-jalan di sekitar”


Saat di pertengahan jalan tak sengaja netra matanya menangkap seseorang yang tengah membawa seorang perempuan di gendongannya mungkin sepasang kekasih yang tengah ingin melakukan sesuatu pikirnya ,ingat ini negara bebas bukan ,lagipula laki-laki dewasa itu terlihat membawa perempuan itu dengan begitu mesra ,bukankah itu romantis bukan?


Namun saat dilihat dari gerak-gerik laki-laki itu Nugraha sedikit merasa ada yang aneh , dan merasa tak asing oleh perempuan yang digendongan orang itu ,bukankah perempuan itu anak dari orang yang tengah berulang tahun hari ini, orang yang cukup berpengaruh di kota ini ??


Eemm Tuan Jean , yah itu putri dari Tuan Jean pengusa ternama dikota ini, Namun ia kembali berfikir siapa laki-laki yang tengah membawa putri Tuan Jean itu , Kakanya atau malah ........ Jangan-jangan


Pikiran macam apa itu Nugraha , ingat ini Negara Itali bukan Indo,,, hadeuh ( Author)


Merasa orang itu memang tidak beres akhirnya Nugraha pun mengikuti langkah laki-laki itu dengan hati-hati agar tidak ketahuan


“ya tuhan ternyata nona muda itu pingsan di dalam gendongan laki-laki penjahat itu ,dasar brengsek”Makinya pelan


Dengan langkah pasti Nugraha mengikuti orang itu diam diam sampai tiba dimana Nona itu dimasukkan ke dalam mobil box besar yang sedikit lumayan jauh dari jarak hotel ini


Di depan matanya terlihat penjahat itu tengah memasukkan Nona muda di dalam mobil box pengantar barang itu dengan sedikit kasar membuat dirinya jengkel melihatnya, tidaklah bisa hati-hati melakukanya , Kasar sekali ,pikirnya .

__ADS_1


“ sial dimana dompetku, sepertinya jatuh di tempat tadi ,aku harus cepat segera mengambilnya kalau tidak, bisa jadi kacau rencana ini” ucap penjahat itu seraya pergi meninggalkan mobil box itu, dengan terburu-buru orang itu berjalan sampai lupa untuk mengunci pintu mobil yang berisi mangsanya


Melihat penjahat itu pergi tanpa pikir panjang Nugraha pun menghampiri mobil itu dan langsung masuk kedalamnya , Terlihat Nona muda itu tengah diikat tangannya dan juga mulut yang tersumpal kain yang lumayan besar


“ Dasar pria brengsek” Makinya


“Hei Nona Bangunlah , Jangan tidur disini ” Ucap Nugraha seraya menepuk-nepuk pipi Marsha Pelan


Dirasa tidak ada tanda-tanda nona itu bangun ,dengan terpaksa Nugraha harus menggendong untuk bisa keluar dari mobil box ini segera belum penjahat itu kembali


Namun belum sempat ia mengangkat nona muda itu, terdengar dari dalam suara pintu yang tengah dikunci dari luar


Ah sial, kenapa penjahat itu sangat cepat mengambil dompetnya yang jatuh, sekarang ia harus melakukan apa untuk bisa menyelamatkan nona ini dan juga dirinyaaaa


Sudah hampir 30 menit nugraha berada di dalam mobil box besa ini dan sudah hampir 30 menit pula nona muda ini masih terlelap dari tidurnya mungkin ,namun belum juga terlihat tanda-tanda akan ia segera sadar


Nugraha sedikit mengacak rambutnya frustasi ,sebenarnya kemana tujuan mobil box ini ,sudah hampir 30 menit namun belum juga ada tanda-tanda untuk berhenti


Nugraha juga merasa mobil ini sudah terlalu sangat jauh dari hotel tempat dia bekerja tadi


“Tuhan bagaimana ini, Apakah kisahku akan berakhir saat ini , di negara ini, Aku masih ingin melihat wajah bangga dari kedua orangtuaku yang mampu melanjutkan pendidikan ku disini tuhan”lirihnya


Tanpa Nugraha Sadari ternyata Nona muda itu sudah sadar dari pingsanya , dan mendengar curhatan yang menurutnya sangat memuakkan dipendengaranya, apa pemuda itu pikir mereka akan berakhir seperti ini dan mati begitu saja , tentu saja tidak akan pernah


“ Dasar Bodoh ” Batinya menatab tajam Nugraha dari arah samping

__ADS_1


Jangan lupa terus dukung karya Author 😉😉


Salam Rindu ^^


__ADS_2