Matcha Mafia Girl, Revenge

Matcha Mafia Girl, Revenge
Rencana dan Tugas Yang Lumayan Berat


__ADS_3

Di sebuah tempat pusat perbelanjaan Castel Romano lebih tepatnya di Italy , pusat perbelanjaan dengan lebih 105 toko-toko dan merk-merk terkenal , jauh dari keramaian lalu lintas 25 km sebelah selatan Roma , benar-benar sebuah tempat belanja di Jantung Kota Agro Pontino, yang terletak tidak jauh dari Pantai Tyrrhenian


Dari kejauhan terlihat sebuah mobil hitam mewah tengah melaju kencang membelah jalanan yang tak terlalu ramai mobil yang lalu-lalang.


Terlihat mobil itu melaju dengan kencang dia atas rata-rata, dilihat Sang pengemudi telah sangat lihai saat mengendarai mobil mewahnya, terbukti dari cara mobil itu menyalib beberapa mobil yang berada di depannya .


Orang itu adalah Jean , ia mendapat kabar dari sahabatnya bahwa ia tengah menjalankan misi yang lumayan berat , dengan senang hati maka Jean akan membantu, lagipula tugas kali ini juga sebagian bersangkutan dengan Anak angkatnya, Deo .


Dan juga Organisasinya , ah ralat organisasi milik Almarhum Tuanya .


Sudah hampir 15 tahun Jean mengurus dan memimpin apa yang seharusnya menjadi tanggung jawabnya, Jean tak ingin lepas tanggung jawab begitu saja dan membiarkan anak tuanya itu sendirian menghadapi musuh yang berkeliaran di luaran sana , yah walaupun kini tuanya itu sudah tiada , namun Jean akan menempati janjinya dulu .


Siapapun tidak akan ada yang menyangka bahwa seorang Jean yang dulunya dikenal sebagai orang baik hati dan ramah , kini berubah sikapnya menjadi lebih tegas , berani,dan berwibawa.


23 tahun Jean bekerja di keluarga Garega dan kini ia lanjutkan dengan sekarang ia menjaga keturunan Garega yaitu Deo dan juga Marsha


Jean dulunya bekerja bersama tuanya , ia berperan sebagai Asisten pribadi sekaligus orang kepercayaan Divon Anggara Garega, Tuan yang amat sangat menyebalkan baginya , namun walaupun begitu ia sangat menghormati dan juga menyayangi tuanya itu . ah sialll .


Kini mobil yang dikendarai Jean berhenti di suatu tempat , dari kejauhan ia melihat seorang wanita jadi-jadian yang sedang mengamen , haha ingin rasanya Jean tertawa keras melihat penampilan sahabatnya itu yang menyamar menjadi seorang WaRia (WanitaPria)


Demi mendapatkan informasi yang akurat sahabatnya itu rela berpenampilan konyol seperti itu, sungguh pengorbanan yang tidak tanggung -tanggung , sepertinya setelah selesai menjalankan misi ini , ia harus memberikan Harry hadiah Karana telah bekerja dengan keras


Samar-samar namun masih sedikit terdengar jelas Jean mendengar Harry berbicara


“Tuan-Tuan , saya dengar disana (tunjuknya mengarah ke pantai) sedang ada sebuah acacra yang terlihat mewah , kalau boleh tau, apa yang sedang mereka lakukan disana? ”


“memangnya apa urusanmu ha?” bentaknya dengan nada tidak bersahabat


“ah tidak apa-apa”

__ADS_1


“hanya saja kau tau kan , apa lagi kalau bukan untuk bekerja atau paling tidak juga mendapat makanan gratis , kau tau pekerjaan ku ini tidak dapat mengisi penuh dompet ku ”


“hahh, lagi-lagi karena uang” Sinisnya


“baiklah karna kami merasa kasihan padamu , maka akan aku memberiitahu sedikit ” ucapnya seraya berbisik ke telinga Harry, dengan seriusnya Harry mendengarkan penjelasan orang itu


“Terimakasih tuan , telah memberikan sedikit informasinya”


“Tapi perlu kau ingat , disana banyak orang-orang yang berbahaya , jadi kau harus berhati-hati ”


“memangnya kenapa harus berhati-hati, ada apa disana ” tanya Harry pura-pura bingung, padahal tanpa orang itu beritahupun ia akan berhati-hati agar rencananya berjalan dengan mulus


“kau ini banyak bertanya sekali , sebentar-sebentar jangan-jangan kau ini seorang Intel yang tengah menyamar ya? ”Curiganya sambil melihat intens kearah Harry


Sedangkan Harry yang ditatap oleh orang didepannya itu, hanya bersikap tenang , seolah ia tidak mengerti apa-apa


Sedangkan orang itu dengan bodohnya mengangguk membenarkan perkataan ngawur Harry “fyuhh dasar orang-orang bodoh” batinya


“Baiklah-baiklah maafkan kami karna telah mencurigaimu. oh ya, ini Kami berikan uang untukmu untuk mengisi dompetmu yang sering kosong dan juga untuk Mengisi dan menyumpal dada palsumu itu dengan benar, agar lebih terlihat menarik ” ucap salah satu diantara mereka , seketika orang-orang itupun tertawa sangat keras


Memang pakaian yang dikenakan Harry ini sangat-sangat konyol dan sedikit menggelikan


Sedangkan Harry mengumpat menyumpah serapahi mereka karna telah mengejeknya seperti itu.


Namun disisi lain ia juga berterimakasih kepada orang - orang itu, berkat mereka ia dapat menjalankan tugas sedikit lancar nantinya


Setelah pergi dari orang - orang itu


Harry memencet alat canggih berada di telinganya yang tertutup wig panjang miliknya

__ADS_1


“Kau dengar kan Jean apa yang dikatakan orang-orang tadi”


“Yah tentu saja , bahkan saat mereka memberimu uang untuk membenahi dadamu yang tepos itu aku dengar ”ledeknya dengan tawa yang terdengar menyebalkan di telinga Harry


“sialan kau Jean ” umpatnya serasa mematikan alat canggih yang terpasang di telinga kirinya


Sedangkan disana Jean tertawa puas telah mengejek Harry


Memang saat Harry bertanya - tanya tentang hal tadi alat canggih yang terpasang di telinganya dapat menyadap suara, sekalipu dalam jarak yang lumayan jauh , alat itu memang sudah dirancang dan dimodifikasi canggih oleh seseorang .


Di tempat lain tepatnya di Pantai Tyrrhenian


Terlihat orang - orang yang tengah menikmati pesta dengan sebotol Wine dan Winsky , kebanyakan orang-orang yang berada didalam acara itu sebagian besar isinya orang yang sangat berpengaruh , terutama di dunia bawah .


“Bos apakah rencana kita akan berhasil kali ini, dilihat - lihat tidak ada tanda - tanda pergerakan dari mereka” ucap salah seorang pria berjas hitam


“kau meragukan rencanaku” Sinisnya


“Bukan- bukan seperti itu bos, maksudku ini hanya sedikit janggal , seharusnya 'dia' sudah datang sedari tadi, tapi ini, belum ada tanda-tanda sama sekali Bos”


Sesdang orang yang dipanggil bos itu terdiam sedikit membenarkan ucapan anak buahnya itu


“kita tunggu sampai 15 menit, dan jika mereka belum datang maka...


Belum sempat Bos itu selesai berbicara, dari arah belakang terdengar orang-orang yang semulanya ramai dan berisik ,kini berubah menjadi sepi , seperti tidak ada orang


Ah ternyata, tamu yang ia Tunggu-tunggu sudah datang dan menyebabkan para tamunya terdiam memandangi kedua pria Tampan yang tengah berjalan menuju kearahnya .


Jangan lupa terus dukung karya aku dengan like ,komen dan share 😉😉

__ADS_1


__ADS_2