
Nugraha yang masih memikirkan cara agar bisa keluar dari mobil box ini pun tidak sadar bahwa perempuan disebelahnya kini ternyata sudah sadar dari pingsanya, ia berfikir keras dengan cara apa untuk bisa mengalihkan perhatian pengemudi dan memberhentikan mobil box ini
Nugraha melihat sekeliling , ia meringis pelan ,menyadari bahwa mobil box ini sangatlah gelap , dengan insting yang ia gunakan Nugraha meraba sekitar untuk menemukan benda apapun yang ada disekitarnya
Saat tengah meraba kanan kiri tak sengaja Nugraha menyentuh sesuatu
“Apa ini? ”Karna penasaran Nugraha dengan berani mengambil mengangkat benda itu dan lumayan berat, ia mengetuk-ngetuk benda itu, sepertinya benda yang berada ditangannya adalah besi , oh astaga kenapa ia mendadak menjadi orang bodoh seperti ini , hanya karna dalam situasi seperti ini, ia tak dapat mengenali benda yang sering berada disekitarnya walaupun hanya dengan Indra perasa
“besi?”gumanya pelan , seketika ia mendapat ide dikepalanya
Dengan langkah yang terhuyung Karna laju mobil yang membuat tubuhnya tak seimbang Nugraha dengan mantab mengangkat besi yang berada di tangannya
Ctakk
Ctakk
Ctakk
Suara besi yang berada ditangannya tengah beradu dengan pintu box yang terkunci , dengan semangat Nugraha melakukan itu sampai dirasa ia merasa lelah ia merebahkan tubuhnya kebawah untuk mengistirahatkan tangannya yang sedikit pegal
Marsha yang mendengar suara yang memekakkan telinganya itu pun menajamkan matanya kearah depan , samar-samar ia mellihat bocah itu yang tengah berusaha membuka pintu dengan memukulkan sesuatu ditangannya
“ bocah itu bodoh atau bagaimana, mana mungkin pintunya akan terbuka hanya dengan memukul-mukulnya seperti itu ” batinya jengah sekaligus merasa bahwa bocah didepannya itu benar-benar anak terbodoh yang pernah ia temui
Tiba-tiba mobil berhenti membuat Marsha mengeryit heran, apa rencana bocah bodoh didepannya ini.Fikirnya , ia hanya akan melihat apa yang akan dilakukan bocah ingusan ini ketika mobil sudah berhenti, apakah ia akan berteriak-teriak meminta bantuan orang lain, huhhh memikirkanya saja sudah membuat ia jengah
, Nugraha merasa rencananya kini berhasil sesuai perkiraanya berbekal nekat dan besi yang berada di genggamanya ia bersiap-siap ketika mobil ini dibuka ia akan menghantam penculik itu dengan keras
Penculik itu merasa seperti mendengar sesuatu yang gaduh dibelakang sana , apakah wanita sialan itu sudah sadar ? Tapi dalam keadaan tangan yang diikat dan mulut yang ia sumpal dengan kain mana mungkin ia bisa melakukannya
__ADS_1
Karna merasa ada yang aneh penculik itu pun pergi keluar untuk mengecek apa yang terjadi didalam box ini
Ctakk
Ctakk
Terdengar suara yang membuat penculik itu merasa ada yang tidak beres dari dalam
Dengan yakin ia mengambil kuci yang berada di kantong celananya untuk membuka rantai kunci didepannya
Pintu terbuka ,tiba-tiba dari arah samping dalam mobil ,sesuatu yang keras menghantam tengkuknya membuat ia sedikit melangkahkan kakinya mundur
Ia sedikit membuka matanya untuk melihat siapa orang yang dengan berani-beraninya memukul tengkuknya, jika benar wanita Sialan itu maka dengan tanpa ragu ia akan menyakitinya jika tertangkap
Namun dugaanya ternyata salah , didepanya ternyata hanyalah seorang anak remaja yang tengah berdiri dengan memegang tongakat besi ditangannya
Belum sempat ia mengambil pistol yang berada di sakunya tiba-tiba
Bugg krakk krakk bugg
Nugraha menghajar penculik didepannya itu dengan brutal tanpa henti sampai membuat orang itu pingsn dengan darah yang mengalir di kepalanya
Nugraha gemetar melihat itu kakinya sedikit lemas , untuk pertama kalinya ia melakukan hal kriminal seperti ini
Namun ia melakukan ini sebagai bentuk perlawanan dan melindungi diri dari kejahatan
Seketika Nugraha sadar didalam masih ada nona itu yang belum sadar dari pingsannya ia harus segera membawa nona itu pergi dari tempat ini sebelum penjahat itu sadar dari pingsannya
Nugraha kembali masuk kedalam mobil box , ia melihat nona itu masih belum sadar-sadar juga dari pingsanya . Tanpa pikir panjang Nugraha membuka iakatan tali yang berada di kaki nona itu untuk memudahkan ia membawa pergi menjauh dari kawasan ini , Nugraha menggendong nona itu yang sedikit berat di punggungnya
__ADS_1
sebenarnya ia tak mengetahui dimana ia berada namun dengan langkah yang pasti ia tetap membawa nona itu untuk masuk kedalam hutan lebat
Nugraha ternyata juga baru sadar bahwa disekelilingnya hanya ada pohon-pohon besar menjulang tinggi membuat hutan sangat gelap saat malam hari
Dengan sedikit berlari Nugraha menggendong nona itu untuk menjauh dari lokasi , pegal dan lelah saat ini yang ia rasakan namun tak membuat langkahnya berhenti begitu saja
Saat dipertengahan jalan tanpa sengaja kakinya tersandung akar besar yang muncul dipermukaan tanah membuat tubuhnya terjungkal didepan dengan posisi tengkurap dan Nona yang berada diatasnya, mengingat hutan ini memang benar-benar sangat gelap membuat ia tak bisa untuk melihat sekitar dengan jelas
“Arggh” Ringis Nugraha Karna merasakan sakit disekujur tubuhnya, sudah terjungkal malah masih merasakan beban dipunggungnya
Marsha tersentak kaget saat merasakan tubuhnya seperti menimpa sesuatu dibawahnya , ia membuka matanya dan seketika ia melotot
****
Merasa kakinya sudah tidak kuat lagi untuk ia gunakan melangkah ,Nugraha berhenti di salah satu pohon besar untuk mengistirahatkan tubuh lelahnya
Ia melihat kearah samping , terlihat nona itu tengah menatap dingin kearahnya, membuat ia meringis pelan
“ Maaf untuk yang tadi Nona , saya benar-benar tidak tau kalau ada akar dibawah sana dan membuat kaki saya tersandung ” sesal Nugraha dengan menunduk,ah sial ia merasa takut ditatap nona itu dengan mata yang sangat tajam kearahnya
Hening tidak ada jawaban dari Nona itu ,hanya suara jangkrik dan hewan-hewan lainya yang Mengisi kesunyian diatara mereka
Hai untuk pembaca setia Author , Author minta maaf Karna baru bisa update cerita Matcha Mafia girls Revenge ,sekarang .
Belakangan ini author sibuk dengan pekerjaan tugas sekolah jadi masih sibuk belum bisa atur waktu,hehe
Tetap dukung karya aku yaa😉😉
Salam Rindu ^^
__ADS_1