Memperebutkan Cinta Gadis Desa

Memperebutkan Cinta Gadis Desa
Sampai Di Tempat Audisi. Episode 13


__ADS_3

Satu jam Mia di jalan Gonta ganti kendaraan umum kota, akhirnya dia sampai di tempat tujuannya yaitu tempat audisi.


*** Jam menuju pukul 09.00, Mia sampai di tempat audisi walaupun melelahkan tapi dia tetap semangat mencapai keinginan nya ***


" wahhhh..... besar dan mewah sekali gedung ini " melihat keatas, kanan, dan kiri


" diluar aja sudah menakjubkan apalagi didalam ruangan itu, banyak sekali yah yang ikutan audisi apakah aku bisa mengalahkan mereka semua, tidak Mia kamu pasti bisa mengalahkan mereka semua, semangat " Mia berbicara sendiri untuk menyemangati dirinya sendiri.


Dia melangkah demi langkah berjalan masuk melewati gerbang dan menuju gedung, sebelum menuju gedung Dia bertanya kepada pak security yang bertugas.


...Sesudah bertanya kepada pak security, dia masuk kedalam dan mengambil nomer antrian, dia mendapatkan nomer antrian ke 200 walaupun nomer antrian audisi nya jauh tapi lumayan tidak terlalu lama menunggu nya....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


DI SISI LAIN


DI DALAM MOBIL


" Sen kamu jadi orang jangan terlalu galak galak sama perempuan, kan kita juga yang salah tadi mengendarai mobilnya terlalu cepat dan hampir nabrak dia " perkataan Jordan berbicara kepada Arsen.


......Arsen hanya terdiam dan fokus pada hp nya......


" Percuma saja Gue ngomong sama loe, nggak bakalan di dengerin sama eloh, fokus aja sonoh sama hp mu, dasar gila kerja nggak ada waktu istirahat nya " Celetuk Jordan kesal karena omongan nya tidak di tanggapi oleh Arsen.


Arsen hanya fokus pada hp nya, untuk mengecek pekerjaan yang dikirimkan oleh asisten pribadi nya.


" Kita sekarang mau kemana sen, ke kantor pusat apa ke tempat audisi untuk meriksa peserta yang ikutan audisi " Ucap Jordan kepada Arsen.


" Kita ke kantor pusat aja, jangan ke tempat audisi, saya sudah mendapatkan informasi bahwa banyak sekali orang yang ikutan audisi dan semua nya aman lancar " Ucap Arsen menjawab pembicaraan Jordan, lalu meletakkan hpnya di jas.


Jordan menyetir mobil, berbicara sambil melirik Arsen dari kaca di depan mobil "Gue kira Loe nggak bakal jawab omongan Gue, kalau begitu Ok kita ke kantor pusat aja sekalian Gue numpang istirahat dulu di kantor loe, bolehkan".

__ADS_1


" terserah lu lah " tungkas Arsen.


Jordan menyetir mobilnya menuju kantornya Arsen yang di pusat.


...----------------...


DI DALAM GEDUNG


Mia menunggu di koridor bersama sama peserta lainnya, banyak sekali mata yang memandang Mia bukan karena takjub malah karena pakaian Mia yang jelek dan kumuh, dengan membawa roti dan sebotol air putih.


Mereka ngerumpi bukan tentang audisi, tapi tentang si gadis desa yang duduk sambil makan roti.


Salah satu peserta yang berada di pojok koridor " Pakaian dia jelek banget sih, mau ikutan audisi apa mau ngemis disini " merasa ilfil terhadap Mia.


" Iya yah koq bisa orang seperti itu di perbolehkan ikutan audisi disini " Tungkas salah satu peserta lainnya.


" Kalau Aku sih yang jadi karyawan disini, pasti langsung usir dia keluar dan tidak di perbolehkan ikutan audisi disini " Ucap yang lainnya.


" Apa Dia tuh bisa nyanyi, takut nya tuh nanti pas bagian Dia masuk kedalam untuk nyanyi, Dia malah kumur kumur doang "


" Haha .... Hahaha " mereka ketawa, menertawakan Mia padahal Mia mendengar apa yang mereka bicarakan dan menertawakan Dia.


( " Sabar... Mia jangan dengarkan kata mereka, Aku harus membuktikan kepada mereka bahwa Aku tuh pantas untuk ikutan audisi ini " ) Ucap Mia di dalam hatinya.


Dia ingin sekali menangis namun apa daya Dia tidak bisa melakukan nya, jika Dia menangis malah akan menjadi bahan ejekan dan cemoohan semua peserta.


Dia cuman bisa menyemangati diri nya sendiri supaya bisa lolos audisi dan menggapai semua yang dia cita cita kan.


Dia merapikan pakaian nya, berlatih menyanyi, dan memilih lagu yang cocok dengan nada suaranya, di saat dia mulai bernyanyi semua orang di tempat audisi melihatnya dengan tatapan kaget dan tidak menyangka.


Kenapa semua nya kaget karena mereka tidak menyangka gadis desa yang dia hina dan mereka caci maki, memiliki suara yang merdu dan enak di dengar.

__ADS_1


" Lia... Lia dengar dech suara nya Dia merdu banget, gue nggak nyangka cewek desa itu mempunyai suara yang bagus, mungkin dia bakalan lolos audisi nih " Ucap salah satu peserta.


Lia nama aslianya yaitu Aulia Fransisca Hartono, Dia merupakan anak dari Bapak Yusuf Hartono seorang pengusaha di bidang perfilman dan sekarang pak Yusuf Hartono menaruh sahamnya di Idol star.


Lia sama seperti Mia, Dia adalah salah satu kontestan yang ikutan audisi Idol star, Tapi Lia memakai baju yang bagus dan anggun, dan Dia juga merupakan salah satu anak pemegang saham di Idol Star, Teman dan salah satu peserta audisi mengetahui indentitas Lia makanya semua orang mendekati Lia supaya mereka bisa lolos audisi.


AuLia mempunyai sifat yang sombong, egois, centil dan bermuka dua, tapi di depan semua orang Dia berpura pura menjadi gadis yang lemah lembut, baik, dan bersahaja, supaya semua orang yang melihat Dia langsung memujinya dan menghormati nya.


" Apakah Kita bisa lolos audisi yah, dengerin suara dia membuat gue down gitu, suara Kita kan tidak sebagus Dia " Ocehan Teman Lia yang juga salah satu peserta Idol Star, yang tadi nya menyindir Mia sekarang nyalinya mulai ciut setelah mendengar suara nya.


" Jangan down dulu atuh kan Kita belum masuk untuk mencoba nya, mungkin saja Saya dan kalian bisa lolos audisi ini " Ucap Lia dengan senyuman manisnya agar semua orang tau dia memotivasi teman dan kontestan lainnya.


Padahal didalam hati nya berkata " Loe Aja kali yang nggak lolos gue nggak, walaupun suara gue nggak semerdu Dia tapi Gue bakalan lolos karena ayah gue salah satu pemegang saham disini ".


" Iya benar kata Lia kita tidak boleh menyerah, kan Kita belum mencobanya " Jawab Salah satu Teman Aulia, Dia tidak tau apa yang Aulia katakan sama hatinya tuh berbeda.


" Benar, kita harus semangat kita pasti lolos Audisi ini " Jawab para kontestan perempuan yang dekat dengan Aulia.


" Woy lihat dech , Laki laki itu dia melihat Mulu perempuan desa itu padahal kan ada Aulia dan Kita yang cantik dan anggun ini " Kata Jihan Teman Aulia yang kesal karena Dia tidak sama sekali dilirik Laki laki itu.


" Bener tuh mata mereka tuh pada buta tidak melihat Kita, malah melihat gadis kucel, kumel, dukel itu, memang sih Dia tuh cantik tapi kan tidak secantik dan sexy seperti Kita " Ucap Kontestan yang gemuk, berkulit sawo matang yang merasa dirinya paling sexy, Dia tuh bukan temannya Aulia tapi demi untuk lolos Audisi dia harus cari muka sama Lia.


Lia yang melirik Laki laki yang sedang melihatin Mia, merasa kesal karena tidak dilirik Laki laki itu walupun Dia juga tidak terlalu mengharapkan Laki laki itu meliriknya, karena Laki laki itu bukan levelnya, tapi Dia tetap kesal karena Dia tuh lebih cantik daripada Si Mia.


" Jangan Begitu loh Dia juga Cantik kalau di dandanin, mungkin jauh lebih cantik daripada Aku " Ucap Aulia dengan suara anggunnya.


" Lia udah cantik, anggun, baik hati dan tidak sombong, kalau Aku Laki laki pasti suka sama Kamu tidak seperti Laki laki itu yang tidak sama sekali melirik mu " Ujar Sofia salah satu teman Lia.


" Terima kasih Sofia, sahabatku atas pujiannya " Ucap Lia dengan sebuah senyuman manis andalannya.


" Sama sama, kawan ku " Jawab Sofia.

__ADS_1


Sofia dan Jihan Sahabnya Aulia atau sering disebut Lia, mereka bertemu Di SMA ternama dan juga mereka merupakan Anak dari keluarga kaya raya makanya mereka berteman.


...Mereka ikutan Audisi Idol star, karena mereka ingin menjadi terkenal dan dikagumi banyak orang orang di seluruh penjuru Dunia....


__ADS_2