
Waktunya Amel, Doko, Johan, dan Ivan mereka akan memberikan jawaban masing masing, apakah akan membuat dia diterima audisi dan menjadi peserta Idol Star apa tidak.
Pertama yang berikan jawaban yaitu Amel, Amel diam sejenak dan langsung bicara apakah dia yes or no untuk mempersilahkan Mia untuk lanjut apa tidak.
" hmmm saya yes " Ucap Amel
" I'am yes " Ungkap Ivan
" saya juga yes " Lanjut Doko
" Selamat kamu diterima menjadi peserta Idol Star, karena saya juga yes " Dilanjut dengan Johan
" Selamat Kamu diterima dan lolos mejadi peserta Idol Star " Ucap Ke empat Juri.
" Alhamdulillah ya Allah akhirnya aku diterima juga menjadi peserta Idol star " Ungkap Mia langsung bersujud dan menangis sesenggukan.
" Kenapa kamu menangis seharusnya mah kan bahagia ini malah nangis " celetukan si Ivan orang yang paling ceplas-ceplos padahal laki laki tapi dia yang paling bawel diantara para juri yang lain
" Emang nya kalau orang nangis harus keadaan sedih doang gitu van ( panggilan teman teman nya si Ivan yaitu Van ) , orang lagi bahagia juga bisa nangis, bukan karena dia lagi sedih tapi dia lagi bahagia banget, sampai air mata nya jatuh dan menangis lah karena saking senangnya " Nasihat Amel sambil melirik si Ivan yang lagi tersenyum
" Betul tuh Van " Lanjut si Doko sambil cekikikan melirik si Ivan sambil menaik turunkan alis nya.
" Ini dia tiket dari kami untuk mu jangan lupa nanti dibawa pas kesini nanti, jangan sampai hilang atau lupa dibawa kalau sampai itu terjadi maka kamu tidak bisa menjadi kontestan Idol Star " Ucap Amel serius
" Terima kasih banyak semua juri udah Nerima saya untuk maju ke babak selanjutnya, kapan saya kesini lagi " Ucap Mia
" Selanjutnya bukan disini tapi di Jakarta, daerah kebon jeruk, untuk informasi selanjutnya nanti di informasikan lewat wa dan email " Jawab Doko
" Kamu punya handphone kan ? " Tanya Si Ivan
" Punya Kak " Jawab Mia Cepat
" Gue Kira nggak punya handphone, kan susah kita ngasih info nya " Lanjut celetukan si Ivan tanpa rasa bersalah
" Hussh.. " Lirikan Mereka bertiga
Akhirnya si Ivan diam juga habis di tatap ketiga temannya, daripada dia di ceramahin lebih baik kan diam cari aman bro.
Johan hanya tersenyum tipis sambil geleng geleng kepala nya, melihat tingkah laku kedua temannya itu .
__ADS_1
Sesudah Juri mengambil keputusan nya Mia di persilahkan keluar dari ruang audisi, dengan hati yang senang dan gembira, perjuangan yang dia lakukan akhirnya tidak sia-sia.
Dia keluar dari ruangan audisi, satu persatu kontestan yang berada di luar ruangan dari yang udah masuk dan belum pada melihat dia dengan tatapan penasaran, seperti hati mereka bertanya tanya 'apakah gadis kampung itu lolos apa nggak ?'.
" Lia dia lolos apa nggak yah ? " Tanya si Johan
" Wah kalau sampai lolos audisi pintar juga tuh bocah " Balas Sofia
" Hmmmm mana mungkin lah dia lolos gue juga nggak lolos " Ujar gadis gendut sambil melirik Mia
" Gue juga nggak tau dia lolos apa nggak, kalau dia lolos kan seharusnya dikasih tiket Idol star " Jawab Aulia dengan wajah penasarannya
" Eh eh lihat tuh di belakang badan nya kayanya ada sesuatu deh " liriknya si Sofia
" Iya tuh apa yah yang dibelakang badannya, apa ..... tiket Idol Star " Dinda mencondongkan badan nya sambil melirik lirik belakang tubuh Mia
" Pastinya nggak mungkin lah dia lolos sebagus apa sih suaranya, bagusan suara gue lah " Ujar wanita gendut dengan sombong padahal tadi Dia nangis karena tidak lolos audisi
' Bagus dari mana nya tuh suara si gendut tadi juga dia kalah dan nangis Bombay ' Didalam hati nya Sofia, Jihan, dan Aulia lirik lirikan mata sampai mata mereka bertiga bertemu, sesudah bertemu mereka menahan tawa dan senyum nya.
Pada saat mereka bertiga saling tahan tawanya dan senyum, tiba tiba mereka dikagetkan dengan suara si Dinda.
" Gila gila gila gila tuh bocah ternyata masuk seleksi plus dapet 'golden tiket' " geleng geleng kepala si Sofia
" Mana mana gue penasaran " Si gendut menggeserkan badan Dinda yang menghalangin pandangan nya
" Santai atuh bro sakit tau, tuh lihat tuh pake mata loe yang dipegangnya itu 'golden tiket' " Ujar Dinda sambil misuh misuh gara gara didorong si gendut, udah tau badan nya kecil di dorong sama gajah yang sakitlah
" Biasa aja kali gue dorong nya juga nggak keceng kenceng amat, kalau gue dorong loe keceng badan loe yang kecil itu bakalan jatuh ke lantai " Tegas si Gendut
" Ya loe ngerasanya pelan, tapikan gue yang loe dorong pastinya sakit lah Gajah 🐘 " Ejek Dinda kepada si Gendut
" Loe bilang apa gue gajah badan sebagus Cinta Laura loe bilang gajah, badan loe aja yang terlalu cungkring kena angin juga langsung roboh " Ejek Gendut sambil menenggak lenggokan pinggulnya
" Loe .... " Baru juga Dinda membalas perkataan si Gendut yang sudah menghinanya, tapi udah disela oleh Aulia.
" Udah udah jangan berantem malu atuh dilihat orang orang " Ujar Aulia sambil menunjuk nujuk orang yang melihat perdebatan Gendut dan Dinda
" Katanya loe mau lihat kan tiket nya si Mia, tuh lihat tiketnya warna kuning emas berarti Dia dapet 'golden tiket' kalau tiket biasa warna nya silver " Tunjuk Aulia kepada Mia untuk memberi tahukan tentang tiketnya
__ADS_1
" Eh iya bener kata si Dinda tuh bocah dapet masuk seleksi dan tiketnya yaitu 'golden tiket' bener bener gila " Si Gendut matanya melotot sambil geleng geleng kepala melihat tiket gadis itu
" Hebat juga tuh orang bisa dapet tiket istimewah "
" Seberapa bagusnya sih suara nya tuh orang sampai masuk seleksi dan mendapatkan tiket itu " Lanjut Jihan
" Iya gue juga jadi penasaran mau mendengarkan suaranya " Timpal Sofia
' bagus juga tuh anak desa bisa masuk babak seleksi dan dapet tiket istimewah, gue juga belum tentu dapet tiket itu, tapi gue harus berhasil masuk seleksi ini '
" Selamat atas keberhasilan loe terpilih jadi peserta Idol Star " Tepuk Roy kepundak Mia yang lagi berdiri sambil melihat tiket nya sendiri
" Ah !! Iya terima kasih atas ucapannya " Kaget Dia yang tadinya tengah melihat tiket nya
" Sorry sorry bukan maksud gue untuk ngagetin loe, gue cuman mau ngucapin selamat eh loe nya malah kaget " Ucap Roy dengan muka bersalahnya
" Oh nggak apa apa kok aku nya aja yang kurang fokus sama sekitar jadi nya gampang kaget " Cengengesan Dia nya
" Kamu udah masuk ruang seleksi belum ? " Lanjut Mia sambil bertanya kepada Roy
" Belum di panggil nih " Jawab Roy
" Semangat yah semoga kamu berhasil mendapatkan tiket idol star dan mendapatkan nilai yang sempurna " Tersenyum, mengepalkan telapak tangan nya 💪 memberikan semangat
" Amin semoga gue lolos dan mendapatkan tiket kaya loe " Roy balas tersenyum
' Senyum nya manis banget sih ' Ungkap Roy didalam hatinya.
*** Tiba tiba Roy dipanggil pembawa acara dan kru untuk masuk kedalam ruangan ***
" Gue masuk duluan yah " Ucap Roy
" Iya sana masuk dan tunjukin kemampuan kamu dengan baik " Balas Mia
" Ok " Ujar Roy tangan nya membentuk huruf O 👌
Masuklah Roy kedalam ruangan itu dan menjukan bakat nya.
Beberapa gadis melihat interaksi Roy bersama Mia, ada yang suka, benci, iri, dan tidak suka, kenapa mereka tidak suka melihat Mia berinteraksi sama Roy, karena Roy satu satunya laki laki yang paling tampan selama masa audisi.
__ADS_1
Termasuk gerombolan si Aulia mereka juga kesel, melihat Si anak desa bisa akrab sama cowok ganteng itu, padahal salah satu dari mereka tadi mendekati si Roy tapi tidak di respon dan didiamkan saja.