
***Setelah selesai berkerja di kebun mia pulang menuju rumah sambil berjalan kaki bersama alika***
Mia : (melamun)
Alika :" mi (panggilan untuk mia), kamu kenapa ngelamun !! ada yang kamu pikirin ngomong aja sama aku, kita kan sahabat (sambil merangkul mia)" .
Mia :" aku lagi mikirin bagaimana cara ngomongnya sama kedua orang tua, tentang audisi itu (membuang nafas) huft".
Alika :" memang sih tidak gampang untuk bicarakan tentang audisi itu Kepada orang tua kamu, tapi kalau kamu ngomong nya baik baik dan menyakinkan pasti kamu bakal di ijinin sama kedua orang tua kamu ikutan audisi".
Mia :" ok, aku akan ngomong baik baik dan menyakinkan mereka bahwa anak satu satu satunya mereka bisa sukses dan menang dalam lomba itu (raut mukanya berubah bahagia dan penuh keyakinan).
Alika :" itu baru sahabat ku yang penuh semangat dan optimis (melepas tangan nya yang sedang merangkul, dan menepuk punggung mia untuk memberi semangat)".
Mia :" makasih udah kasih aku semangat, aku pasti akan bicara kepada mereka tentang audisu ini
Alika :" tapi kalau mereka melarang kamu ikut audisi, kamu harus melapangkan dada untuk menerima keputusan nya yah, tapi aku yakin kalau kamu pasti di ijinin ikut audisi ini".
Mia :" semoga ajah mereka mengijinkan aku ikut audisi, tapi kalau tidak semoga aku bisa menerima semua itu atau menggunakan cara itu kalau aku tidak di ijinin" .
Alika :" cara itu maksudnya kamu cara yang bagaimana, jangan macam macam kamu itu mi (Menatap mia)".
Mia :" jangan menatap aku kayak gitu lika jelek loh muka mu kaya gitu (buang muka sambil terseyum) aku cuma bercanda doang". (dalam hatinya mia :" memang tidak kan itu..., yang harus aku ambil jika tidak diijinin ".)
Alika :" awas loh kalau kamu berani mengambil tidak kan yang macam macam, kita bepisah disini kamu hati hati pulang nya dan jangan lupa membicarakanya dengan baik baik, dadah mia sampai ketemu besok di kebun (mengangkat kedua tangan dan megoyangkanya)".
__ADS_1
Mia :" ok, sampai ketemu besok di kebun".
***Mereka berdua berpisah dijalan, menuju kerumah masing masing. akhirnya mia sampai di rumah nya.
Tok... tok... tok
Mia :" (mengetok pintu) assalamualaikum, ibu dan ayah".
(Ibu membuka pintu)
Ibu dan ayah :" waalaikum salam"
Ibu :" kamu mandi, dan langsung makan bersama" (masuk kedalam rumah dan duduk di meja makan bareng ayah).
Setelah mandi mia ke luar dari kamar, dan langsung menuju ke meja makan.
Mia :" (menuju meja makan sambil bicara didalam hatinya) bicara didalam hati :" aku makan dulu deh baru aku bicarakan audisi itu setelah makan ".
***Setelah makan mia membereskan meja makan dan mencuci semua piring yang kotor, sesudah mencuci piring mia duduk bersama orang tuanya yang sedang nonton tv dan mia mulai bicara keinginannya***
Mia :" ibu !! Ayah !! Selama ini mia tidak pernah meminta apapun kepada kalian, tapi kali ini mia ingin kalian mengabulkan keinginan mia sekali saja yah".
Ayah :" memang kamu mau menginginkan apa, kalau membeli barang mewah ayah nggak punya uang".
Mia :" bukan barang mewah kok yah, mia cuman mau kalau kalian mengingijinkan mia untuk ikut audisi idol star di jakarta" (penasaran sambil menggit bibirnya).
__ADS_1
Ayah :" (marah) tidak ayah tidak akan pernah mengijinkan kamu untuk ikut audisi, apalagi audisinya di jakarta tempat yang sangat berbahaya untuk para pendatang seperti kita".
Mia :" tapi yah mia bisa menjaga diri kok di jakarta, atau ayah ikut sama mia ke jakarta ke tempat audisinya, bagaimana yah???".
Ayah :" ayah bilang tidak, yah tidak bukan hanya jakarta nya doang, tapi di dunia artis tuh sangat kejam orang seperti kita itu pasti dianggap sampah dan selalu di ejek sama mereka".
Mia :" tapi yah nggak semua artis tuh seperti itu kok ada yang baik walaupun sedikit, tolong ijinkan mia, ayah !! Ibu !! ".
Ibu :" (memegang tangan ayah) tolong ijikan anak kita ikutan audisi ini kasilah kesempata kepada mia bahwa mia itu pantas untuk ikutan lomba ini, lagi pula kalau mia menang pasti derajat keluarga kita meningkata dan ekonomi kita juga meningkat".
Ayah :" ayah tidak akan pernah mengijinkan kamu untuk ikutan audisi ini, apapun itu alasannya sekali berkata tidak yah tidak mengerti !! Sekarang kamu masuk kedalam rumah jangan membantah perintah ayah (mengangkat tangan dan menunjuk jarinya ke kamar mia). Kalau kamu tidak mau nurut, kamu mau ayah tampar".
Mia :" ta... ta... pi yah mia mohon kali ini saja kabulkan keinginan mia untuk ikutan audisi (sambil menangis)".
Ayah :" jangan sampai ayah menampar kamu (mengangkat tangannya yang hendak menampar mia), cepat kamu masuk ke kamar !! ayah bilang masuk kamar".
Ibu :" mia kamu masuk ke kamar dulu nanti kita bicarakan lagi masalah ini, jangan sampai jantung ayahmu kumat lagi".
Mia :" hiks... hiks... hiks... (menangis), ayah mia mohon ijin kan mia untuk ikut audisi ini ayah !!".
Ayah :" (memegang dadanya yang sesak) masuk cepat masuk ke kamar kamu sekarang !!! (Jantungnnya hampir kumat)".
Ibu :" ibu mohon tolong masuk kekamar kamu jangan sampai jantung ayah kamu kumat lagi (marah)".
*** Mia masuk kamar dan menutup pintu kamarnya dan langsung tiduran di kasur sambil menangis karena tidak diijinin ikut audisi idol star oleh ayahnya***.
__ADS_1