menanti titik itu

menanti titik itu
awal kehancuran


__ADS_3

betapa bodohnya aq,,,


bodoh,, benar benar bodoh,,,


meninggalkan yang benar benar menyayangi dan mencintaiku Demi seorang laki laki yang ternyata munafik,,,


awalnya begitu baik sampai sah jadi suami isteri,,, satu persatu masalah datang bergantian,,,


dan kupikir kesabaranku akan membuahkan hasil,,,tapi ternyata setelah 9 tahun menikah semuanya menjadi jelas didepan mata,,


9 tahun berumah tangga,,, belum pernah kurasakan yang namanya dipuji seorang suami,,


dan ketika belanja di pasar di temani dan di dampingi,,, bukan hanya diantar sampai parkiran lalu dimarahi ketika belanja nya diluar waktu yang disepakati, ,


dan setelah 9 tahun ini barulah kurasakan kehidupan rumah tanggaku di ambang kehancuran,,


tapi,,, demi anak anak aq harus berjuang,,,


karena selalu membantu keluarga yang membutuhkan maka kami rela harus utang sana sini demi menolong mereka,,, dan aq pun terjebak utang dengan jaminan surat keterangan kerjaku sebagai seorang pegawai negeri,,

__ADS_1


walaupun begitu aq tetap memperjuangkan semuanya demi mendapatkan cinta dan perhatian suami,,


hingga akhirnya aq tahu ternyata suamiku seorang penjudi dan pembohong,,


rajin beribadah membuat dyamenjadi seseorang yang munafik menurutku,


diawali dengan alasan ada tugas tambahan dari kantor dan tidak bisa pulang,,


dengan iming iming akan membantuku melunasi utang utangku, dan berjanji akan menyetor setiap uang yang Ada,,


dan seperti biasa ketika berdebat,, demi anak aq harus mengalah,,,


curiga dengan dya yang jadi sibuk terus dan jadi jarang pulang,aq pun menelepon teman kerjanya yang rumahnya tak jauh dari rumah kami,,


dan aq pun memberanikan diri berjalan Jam 4 pagi ketempat yang di infokan teman kerjanya itu,, dan benar memang dya disana lagi asik dengan kartunya,,


melihat aq datang,, dyapun langsung ikut pulang denganku,,


sampai dirumah kami berantam hebat,, dan disinilah kelemahanku,,, dalam situasi seperti ini aq pasti tak bisa mengendalikan emosiku yang suka melemparkan benda apapun yang bisa kuraih,,

__ADS_1


tapi dya bilang ini semua karna aq yang tak bisa hemat dan semua ini adalah salahku yang membuat dya lebih suka diluar daripada dirumah,tapi kalau aq bertanya apa salahku dya jawabnya hanya pikirkanlah,,,


airmataku tak ada artinya untuknya,, disaat seperti ini dya pasti akan lebih memilih tidur nyenyak,


dan disaat beginilah aq merasa qlo dya memang tak mencintaiku,,


malam terus berlanjut begitu,, pulang pagi dan kamipun berantem terus,,


Aq yang harus mencari les tambahan dan pulang malam harus selalu begadang memikirkan dya yang selalu pulang pagi dan tak akan pulang qlo tidak kujemput,,


dan dengan mudah nya mengatakan bahwa dya yakin aku akan menjemputnya,,,


sebagai isteri aq merasa tak punya harga diri lagi didepannya,, aq merasa qlo aq hanya pelampiasan nafsunya ketika dia ingin saja,, dan tanpa peduli kebutuhan batinku,,memang aq bodoh tetap mengalah Untukny Demi anak anak ku yang masih kecil,,


aq terus mendoakannya agar berubah dan mencintaiku dan mengasihani ku,


aq selalu menceritakan apa yang kualami seharian hanya supaya dya bisa betah dirumah,, tapi tetap saja begitu selesai dengan tugas antar jemputnya dya akan pergi lagi dan bilang qlo apapun yang kuucapkan itu semua gak ada yang benar,,


semua kata katanya selalu menyakitkan hati,,

__ADS_1


hingga suatu malam ada tamu di rumah kami,,


#bersambung#


__ADS_2