menanti titik itu

menanti titik itu
tolong lah ubah sikapmu itu


__ADS_3

begitu banyak cobaan ini yang kuhadapi tapi hanya satu nya permintaanku,, tolong lah pengertian juga dengan ku,


tetaplah ingat kesusahan kita ini,


jangan lah hanya karena ada peluang sedikit pertolongan datang kepadamu, maka tinggi hatimu pun kembali muncul,


setiap perkataanku bagimu hanyalah pengisi waktu kosongmu,


tanpa memahami sedikit demi sedikit makna ataupun isi perkataanku,


sampai kapan kamu larut dalam pemikiranmu sendiri,


atau siapakah aq bagimu?


kurang besar apakah pengorbananku untukmu,


perlukah aq menyebutnya satu persatu masalah yang kamu ciptakan dan siapakah yang menyelesaikannya?


tak bisakah hanya merendahkan hati saja kita menjalani kehidupan ini?


aq rela memberikan seluruh isi hati dan jiwaku untukmu, mendukungmu menyelesaikan masalahmu,


tapi apa yang kudapat darimu?


setiap janji yang kamu ucapkan tak ada yang terlaksana,


salahkah aq ketika meragukan tekadmu berubah?


dari sepuluh janji yang kamu buat belum ada satupun yang kutemukan terlaksana,


airmataku sudah kering menangisi setiap tindakanmu,


apakah sekarang ini belum cukup bagimu menyakitiku sebegitu seringnya,


harus serapuh apakah aq bagimu, atau harus sehancur apakah hatiku kamu saksikan, baru kamu akan melihatku betapa hancur,, dan betapa kecewa,, airmata demi airmata ku ini tak ada artinya bagimukah,?

__ADS_1


apakah salahku padamu sehingga sudah mempunyai nasalah sebesar inipun tak ada ibamu untukku,,


harus bagaimanakah aq memohon padamu supaya aq bisa kamu hargai?


belum puaskah engkau menyakitiku,?


belum cukup kah airmataku selama ini untuk perubahan sikapmu?


harus bagaimana lagikah aq menghadapimu?


haruskah kumati karenamu??


aq juga bisa rapuh,, aq juga punya perasaan yang bisa expired,,


aq juga punya batas kesabaran,


aq juga ingin tersenyum dalam kebenaran, bukan senyum paksaan yang menyimpan luka hati,


owhh Tuhan, apakah dosaku dimasa mudaku sehingga aq menjalani kehidupan yang sangat berat kuhadapi,,


aq hanya meminta, tolong hargai aq,


tolong hitung berapa banyak airmataku sudah jatuh untukmu,


tolong,


salahkah aq jika aq meminta ini?


salahkah aq jika mencurahkan segala rasa penatku padamu?


apakah aq ini hanya berperan sebagai pendengar sejatimu?


sebagai pencari solusi di masalahmu?


sebagai tempat pelampiasan amarahmu ketika masalah mu begitu terngiang di telingamu?

__ADS_1


tolonglah luangkan sedikit ruang hatimu untukku,


tolonglah jangan menang dengan kebiasaan burukmu,


bisakah kita bertukar perasaan,


perasaan takut ditinggalkan sendiri jika sedang berantem, perasaan takut ditinggalkan ketika sedang berdiskusi dan tak ada kesimpulan,


perasaan takut menunggu lama kepulangan pasangannya dari kerja,


perasaan takut tidak akan pulang kerumah,


dan perasaan takut akan didiamkan dan dijauhi,, dinomorduakan,, bahkan diurutan terakhir,,


sampai kapan aq harus selalu menarik napas dalam dalam karena menahan amarah yang tak bisa kuungkapkan,


sampai kapan aq harus menanggung beban deritaku ini?


aq ingin sepertimu, yang bisa tidur ngorok setelah menyakiti hatiku, yang bisa yakin hatiku pasti luluh kembali,


aq berpegang teguh demi anak, demi anak,


tapi dirimu entah demi apa bertahan disini,


apakah demi selesainya utang utangmu?


ataukah demi menunggu bisa lunas maju sk ku lagi?


hanya itu kah tugas dan fungsiku dihadapanmu?


owhh Tuhan, tolong kuatkan saya, tolong tunjukkan jalan keluar untukku di keluarga ini,


aq harus bekerja dari pagi sampai malam,, aq sesungguhnya tidak sekuat itu tapi engkau tetap memintaku melakukan nya,


aq ingin bisa memendam rasa sakit ini, aq ingin bisa menyimpan semua keluhku, karena ketika kuungkapkan kepadamu, itu hanyalah menambah sakit hatiku,, owhhh Tuhan,

__ADS_1


tolonglah aq,, lepaskan lah aq dari penderitaan hati yang tak berujung ini,,


__ADS_2