menanti titik itu

menanti titik itu
haruskah begitu?


__ADS_3

yang salah siapa yang benar siapa,,


itu tidak perlu untuk situasi kita sekarang ini,,


yang kita perlukan sekarang saling mendukung,, dan saling menopang,,


apapun kata orang tentangmu,, aq lebih percaya dengan apapun yang kamu katakan,,


kamu adalah suamiku,, dan kamu adalah pujaan hatiku, yang sekalu kupuja, kurindukan dan kujaga harga dirinya,


tapi,,


mengapa disaat masalag kita sebesar ini harus sekarang baru kamu ungkapkan kepadaku,


jika aq salah dalam melayanimu,, jangan dipendam, tapi katakanlah sejujurnya,


sehingga kitapun bisa bersama menjaga bahtera rumah tangga kita ini,


owhh Tuhan,, apakah hanya kami yang memiliki masalah utang sebesar ini?


apakah hanya kami yang kesusahan seperti ini!


sehingga suamiku tidak bisa menerima konsekuensi dari perbuatannya sendiri?


kalau ada yang harus disalahkan disini,, kita berdualah yang salah,,


maka kitapun berjodoh,


jadi jangan lah kita saling menjatuhkan, mari kita jaga keluarga kita ini, kita bersama bertobat dan kembali kejalan yang benar,


mari kita bersama mendidik anak kita, mangajari mereka, mamanjakan mereka dengan kasih sayang kita,

__ADS_1


kasihan anak anak kita, mereka sering jadi pelampiasan amarah kita,


mereka tidak tau apa apa tapi mereka harus merasa tidak disayangi dan diperhatikan,


owhh suamiku, percayalah, aq sungguh mencintaimu, menyayangimu,


dan percayalah suamiku, kita bisa melewati ini bersama,


tiada cobaan melewati kemampuan kita asalkan kita bersama dan tetap di jalan Tuhan,


aq percaya kita bisa bangkit, kita bisa lepas dari jerat utang ini,


kita pasti bisa menggapai angan kita untuk punya kendaraan pribadi dan tidak harus menumpang gojek online lagi yang sekarang sudah sangat tinggi tarifnya,


tidak usah lagi mengingat kesalahan yang dulu dulu,, mari kita mulai hidup baru, awal yang baik untuk mencapai sesuatu yang baik,


Aq yakin kamu bisa suamiku,


masalah sekarang ini tidaklah masalah besar jika kita hadapi bersama, ini bukan badai seperti perkataanmu, ini hanya jalan berat yang harus kita lalui,


kita bisa menjadikan ini sebagai kekuatan dan motivasi kita dalam menjaga keharmonisan rumah tangga kita,


tidak ada masalah yang lebih besar dari masalah kita ini kita dapatkan ketika kita mulai berumah tangga,,


kita sudah bisa melewati hari demi hari dalam masalah ini,


jadi mari kita semakin kuat, semakin tegar,


kita tetap harus ingat mujijat itu ada bagi orang yang percaya asalkan kita percaya dan berharap selalu,


jangan menyerah,

__ADS_1


jangan mundur,


dan jangan ada niat untuk berpisah dan merasa tidak berguna,


kita berdua salah dan kita berdua harus bertanggung jawab dengan ini,


kita kuat dan kita mampu,


aq akan kuat asalkan kita bersama,


satu persatu kita selesaikan, kita hadapi semua satu persatu,


kita buat program menghadapi masalah dan kita susun program kita sebaik mungkin,


mari kita bulatkan tekad perubahan,


aq akan menjadi istri yang lebih memperhatikanmu walaupun dari kejauhan, maafkan aq yang masih harus membantumu mencari uang dan harus bekerja sampingan,


semoga pelan pelan kita gapai angan kita dan kita bisa bahagia dan kita lepas dari jerat utang yang menyiksa ini,


berjuang bersama, pasti bisa,


pasti bisa,


pasti bisa,,


ya,, pasti bisa,,


hanya ini kata penguatan dalam hatiku,


kata kebanyakan orang, istri itu diuji ketika dalam kesusahan,,

__ADS_1


suami itu diuji ketika dalam kebergelimangan harta,


tapi kenapa suamikulah yang sepertinya tidak kuat ketika kami susah begini?


__ADS_2