
aq pun keluar dari rumah,,
langkah ke 5 dari pintu aq menoleh ke belakang berharap suamiku mengejarku,,,
dan aq pun jadi gelisah,,, bertanya dalam hati
mungkinkah aq bisa pergi?
anakku Bagaimana??
bayiku gimana?
tapi aq malu donk qlo harus pulang karena tadi Khan sudah nekat keluar rumah,,
dengan gejolak hati,, pergi ato kembali,, aq melangkah perlahan,,
dan sudah setengah Jam aq menunggu,, dya tidak datang keluar juga,,
aq memutuskan mengintipnya,,,
dan ternyata dya memang tertidur pulas,,
maka Aq pun memberanikan diri pergi dan memutuskan akan mencari kontrakan saja,,
aku terus berjalan, dalam pikiran yang bergejolak terus,,
kenapa suamiku begitu tidak pedulinya denganku,,
apakah dya masih mencintaiku ataukah hanya aq yang terlalu berharap padanya,,
aq tidak peduli dengan pandangan orang yang melihatku dengan heran kenapa aq berjalan sendiri di tengah malam begini,,
tenggorokanku sakit sekali menahan tangis yang tak tau kapan meluapnya,,
aq pun memutuskan naik gojek saja dan nginap di teras rumah sakit saja,,, lagian keadaan keuangan kami juga sangat kekurangan untuk saat ini,,, dan aq pun tidak membawa uang yang cukup untuk menyewa kontrakan,,
__ADS_1
aq pun sampai di rumah sakit dan bergabung dengan para keluarga penjaga pasien,,,
mereka tidak ada yang tau kalau aq hanya numpang tidur disitu,,
aq membaringkan tubuhku di kursi besi,,,
aq pun teringat ketiga anakku,,
dan tersadar,,,
betapa bodohnya aq ini,,, bisa terbawa emosi dengan suami yang sibuk dengan dirinya sendiri,, dan membiarkan anakku dengannya,,,
aq pun mulai kwatir,, takut anakku terbangun dan mencari aq,,
dan tanpa pikir panjang aq pun memutuskan kembali ke rumah,,
betapa terkejutnya aq melihat suamiku ternyata Ada tidak jauh dariku,,,
airmataku mengalir dan aq tidak tau apakah ini airmata bahagia karena dya ada didepanku ataukah airmata kesedihan,,
" sudah siap marahnya ma? "
aq heran dengan pertanyaannya?
" qlo sudah enakan,,, kita pulang yah ma,, kasihan anak anak dirumah"
ajak suamiku seakan tak ada masalah
aq tidak kuasa menolak ajakan nya dan hanya pasrah dengan langkah yang dituntunnya,,
sikap apa ini,,, yang di buat suamiku terhadapku,, dya peduli ato apa?
suamiku memang begitu,,, tak kala baik maka akan baik sekali tapi tak kala acuh, sakit sekali tak dipedulikan,,
aq geram dengan ketidakberdayaanku mengikuti langkahnya yang cepat cepat,,, hingga aq terjatuh karena tersandung,,
__ADS_1
tapi yah seperti biasa kumat lagi cueknya,,
"makanya dilihat donk jalannya,,,
ayok cepat an. bangun,, nanti anak anak terbangun,, "
suamiku pun membiarkanku bangun sendiri dan tetap berjalan menuju parkiran,,
baru saja hatiku mau memaafkannya,,, tapi dya kumat lagi,,
aq hanya menghela nafas sekuat tenaga,,
kami sampai di rumah dan anak anak masih tidur,,
suamikupun menarikku kekamar,, dan memelukku,,
aq menolak pelukannya,, tapi semakin kuat aq menolak semakin kuat dekapannya,, hingga aq pun pasrah dengan rangkulan suamiku yang selalu membuat ku berdebar dan pasrah menikmati sentuhan Dan rangkulannya,,
kami pun seakan melupakan masalah yang terjadi diantara kami,, sakit hatiku seakan tak pernah ada ,,semuanya hilang dihempaskan oleh sentuhan dan belaian suamiku,,
aq pun membalas sentuhan nya dan kamipun larut dalam buaian kasih dan cinta,,
hingga kamipun tertidur dengan gaya masing masing,,,
dan ketika aq membuka mata,,,
betapa Terkejutny aq,,
Jam 6.30!!
gerakan kilat menyiapkan serapan Dan mandianpun selesai dalam 15 menit dan anak anakpun berangkat sekolah dan bayiku kami antar kan ketempat penitipan,,
dan barulah aq teringat dengan masalah tadi malam,,
dan itupun membuatku menjadi gusar,,
__ADS_1
kamipun berangkat kerja,, dan aq memesankan suamiku supaya nanti malam cepat kembali karena ada yang mau kami bicarakan,, dan dyapun mengiakannya,,,