
setelah terbongkarnya semua masalah suamiku,
semua jadi berbeda,
mencari pertolongan jauh jauh menemui kakaknya,ternyata tak membuahkan hasil,
apakah memang tak bisa membantu minjamkan uang atau memang tidak mau membantu,
aq meragukan keduanya,
sekarang ini sangat susah percaya dengan orang lain termasuk percaya pada suamiku sendiri.
salahkah aq dengan ketidakpercayaan ini?
andai aq bisa melepas anak anakku,ingin rasanya melarikan diri,
karena masalah ini rasanya hanya ditimpakan di pundakku,
suami yang seharusnya memenuhi kebutuhan hidup kami,malah menambah beban hidup dan utang yang begitu besar,
besar sekali utang yang harus kami hadapi,
aq tidak yakin,apa aq sanggup melewati ini,
setiap aq memikirkan ini,kepalaku terasa berat,dan saat beginilah ketika anak anakku meminta sesuatu,maka mereka akan jadi pelampiasan amarahku,
aq tau aq sangat lah tidak boleh menjadiikan anakku pelampiasan amarahku ini,tapi
terkadang saat kepalaku sangat penat sekali,,aq sering hilaf saat itu,
setelah memarahi anak anakku,ada penyesalan yang sangat dalam dihatiku,tapi
apa yang harus kulakukan?
aq tidak punya mama yang bisa kujadikan tempatku bercerita,
aq hanya menyimpannya dan menyusunnya di otakku,
ketika pikiranku penat,aq menarik nafas dalam dalam,dan berharap ketika kubuang nafasku,,masalahku pun hilang,
tapi tak pernah kudapatkan itu,
__ADS_1
ada tekad dalam hati untuk tidak pernah marahi anakku kalau bukan karna ada salah mereka,
mereka masih terlalu kecil untuk memahami keadaan ini,
aq sering menangis ketika melihat mereka diwaktu tidur,
wajah wajah mungil itu,terlalu sering kumarahi,
dibentak,
ibu macam apa aq ini,yang tidak bisa membedakan keadaan,
yang selalu melampiaskan kemarahan pada mereka,padahal mereka tidak mengerti ap apa,
ada rasa sakit hati yang terlalu dalam kurasakan,sesak di dada,
yang membuatku semakin kuat bertekad,
mereka anak anakku,yang harus kubahagiakan ,yang harus kulindungi,
supaya mereka tidak merasakan betapa jahatnya bapak yang Mereka banggakan selama ini,
masih dalam situasi yang sangat terpuruk,.
aq harus dihadapkan dengan rat koperasi di tempat kerjaku,
yah, ,,,,,,,,,,
koperasi tempatku selalu minjam uang,ketika aq butuh,dan lebih besarnya ketika keluargaku butuh,khususnya keluarga suamiku,
aq sangat menyadari betapa bodohnya aq yang selalu dijadikan alat peminjam uang,
dan mirisnya ketika uang sudah mereka terima,dengan gampangnya akan ada transaksi uang diganti dengan tanah yang hanya tinggal tunjuk,tanah tang sebelah sana gantinya yang uang kemaren,yang sini untuk uang yang ini,
sehingga aq sendirian yang harus membayari bunga dan cicilan
sehingga utang operasi yang dari kecil jadi besar,
karena aq sudah tidak sanggup membayarinya lagi,
karena apa yang mereka semua katakan,mereka para keluarga suamiku bahwa suamiku punya banyak utang itu karena membayari semua utang ku,
__ADS_1
padahal sampai hari ini jangankan membayar utangku,
memberi kami makan sajapun,atau janganlah meminta uangku pun aq sudah bersyukur sekali,
seribu pun tidak pernah dibantu suamiku bayarin utang ku,sehingga aq harus ambil sampingan mengajar les sore sampai malam,
jadi ,pantaskah mereka menyalahkan ku lagi dalam situasi ini?
bukankah harusnya,ketika ada salah satu saudara yang kesusahan maka keluargaku yang Harusnya membantu bukannya malah menjauhinya dan membuat semakin terpuruk,
aq merasa seperti diadili di pengadilan yang sangat menegangkan,sehingga karena terlalu besar kesedihanku dan beban masalalu,aq pun tak kuasa menahan tangis,
bagaimana aq bisa membayari utangku seperti yang mereka minta menjadi kewajiban tiap bulan di koperasi,di rumah kamipun,aq harus memikirkan makan anak anakku,
aq sangat hancur saat itu,sehingga aq pasrah dengan keputusan mereka,
rumah yang kuharapkan bisa kujadikan jaminan pinjaman ke bank untuk membayari utangku,sudah digadaikan suami ke salah satu pegadaian,
jalanku seperti nya buntu,
duduk diam dan sering tak mendengar orang yang menyahutiku karena terlalu berat rasanya masalah ini masalah ku juga besar tapi lagi lagi aq harus mengalah,harus menyelesaikan masalah suamiku dulu,
biarlah aq terlihat sangat bodoh,semua tenaga kupertahankan rumah tanggaku,
dengan pengharapan bisa mendapatkan mujijat besar dimana ada malaikat penolong yang bisa menolong kami dengan pinjaman uang tanpa bunga,
hanya Berdoa dan pasrah,semoga suami benar benar lepas dari judinya sehingga bisa menghidupi kami keluarga kecilnya,
dalam kesusahan ku ,
aq malah merasakan gejala aneh didalam tubuhku,
ya ampun,,,, aq positif hamil,
ada apa ini,sekuat tenaga aq menjaga ,kenapa malah dalam situasi begini,aq dapat rezeki ini.
aq tidak tau harus senang atau sedih,
bingung,,,,
,,,,,,
__ADS_1