menanti titik itu

menanti titik itu
rahasia lama


__ADS_3

tok,,,, Tok,,,, Tok,,,


"selamat malam,,


kakk,, bang,,, selamat malam! "


aq pun membukakakn pintu,,


" ia selamat malam,,, cari siapa yah Bang?,,, "


tanyaku


" Kakak Istrinya kifan Khan? "


tanyanya dengan ramah


" Ia,,, saya istrinya,,,


ada apa yah Bang? "


tanyaku balik dengan penasaran,,


dya pun menceritakan tantang Tujuanny datang ke rumah kami mau menagih utang nya suamiku yang sudah Lama sekali mulai 3 tahun yang lalu dan bertambah terus,,, bahasa jaman sekarang bunga berbunga,,,


dan ketika kutanya jumlah Utangnya,, yang ternyata mencapai 50 jutaan,,,


aq hanya terdiam mendengar nya serasa tak ada tenaga ku untuk berdiri lagi dan aq pun terjatuh,,


dan setelah Dibantuny duduk di kursi,

__ADS_1


dya menanyakan apakah dya lanjut ceritanya ato tidak,,,


aq berusaha menahan airmataku keluar karena aq sambil menggendong bayiku,,,


kalau aq menangis dya pasti terbagun,, karna bayiku ngerasa banget kalau hatiku lagi gusar dyapun akan ikut rewel,,


akhirnya cerita kamipun berlanjut,,


dan uang utangnya itu dipinjam untuk dipakai untuk usaha yang sama sekali tidak ada dijalankannya,,, dan so pasti dipakai untuk Judinya,,


Karena pembayarannya tidak pernah lancar dan keadaan mereka lagi benar benar membutuhkan uang,,, makanya Mereka datang menagih uang itu,,,


dan suamiku pun menghindar terus dari mereka,, maka sayalah di minta mereka bertanggung jawab,,,


aq kehabisan kata kata dan hanya bisa Minta tolong kasih waktu,,,


dan dyapun mau memberikan waktu dengan syarat harus membuat Surat perjanjian utang yang baru dan harus lunas dalam waktu 1 minggu,,


dyapun permisi pulang dan menunggu kami Dirumahnya,,


Jam menunjukkan angka 8,


Aq pun membangunkan kedua anakku yang sudah tertidur dan mengajak mereka mencari Papa nya,,,


mereka sudah paham kalau sudah saya ajak mencari papanya,,, karna ini bukan yang pertama kalinya,,, sudah kesekian kalinya,,,


kamipun berjalan menuju tempat suami saya nongkrong dan berjudi,,yang jaraknya kurang lebih 2 km,,,


jarak dan malam tak kami rasakan hanya untuk mencari sang Papa yang asyik dengan kesenanganya,,,

__ADS_1


kalau anakku yang paling besar bertanya,, kenapa Papa Sukany Main kartu Kayak kartu pelajaran matematikanya,, aq pun menjawabnyA qlo papanya lagi belajar matematikA juga ama temannya lagi kerja kelompok, dan anakku pun yg masih kelas 3 SD seakan yakin qlo Papa nya memang belajar MM,,


tenggoroknku pun sangat sakit Karena menahan tangis dan airmata, jangan dilihat anak ku kalau aq sedang sedih dan marah karena itu akan merusak mental mereka,,


kamipun sampai Dan seperti biasa anak ku langsung berlari menghampiri Papanya,,, dan kamipun pulang bersama ke rumah,,


sampai dirumah aq Pun menceritakan tentang kedatangan tamu kami tadi dan mengajaknya kerumahnya,,


dyapun mengelak dan kamipun bertengkar hebat Karena itu,, karena aq sudah tidak tahan lagi dengan sikapnya yang terlalu sepele dengan orang lain,,,


anak ku kulihat menangis Semua,,dan Karena emosiku rasanya meledak aq pun menyerahkan bayiku dan aq berpikir untuk pergi saja dari rumahku,,


aq benar ingin menolongnya berhenti dari Judinya dan membuat dya berubah jadi lebih baik,,,tapi seperti biasanya dya yang salah tapi aq harus bisa diam dan mengerti apa maunya,,,


aq hanya mengajak dya untuk menjumpai dan membuat Surat janji utang itu tapi dya malah berniat keluar lagi dan mengancam tak akan pulang kerumah,,


karena aq sudah mengiyakan akan datang kerumah tamu kami yang tadi,, maka aq pun merasa beryanggung jawab dan harus membawa suamiku kesana,,,


suamiku pun hanya terdiam dan mengajak anak ku kekamar,,, mereka kulihat hendak tidur,,, maka aq pun sengaja lewat dari depannya berungkali,,, berharap dya akan bertanya dan menahan langkahku untuk tidak pergi,,


tapi dya hanya diam saja,,


aq yang masih penuh emosi,,, semakin nekat,, tapi tetap tak ada kekuatan untuk pergi,,


disinilah kelemahanku,, memikirkan anak anak,,,


tapi karena begitulah aq makanya suamiku Pun sepertinya sudah yakin aq tak kan pergi,,,


dan kukumpulkan kekuatanku untuk pergi,,

__ADS_1


ketika kubuka pintu,, aq menoleh kebelakang berharap suamiku menahanku,, pintu sengaja kutarik kuat tapi sama saja halnya,,, dya tak peduli,,,


__ADS_2