
walaupun hatiku sudah selalu disakiti,, tapi hanya demi kata demi anak anak,, aq memilih bertahan,,
kubawa anakku yang paling kecil untuk membuat pertanggungjawaban atas utang utangmu,, atas kenikmatanmu membuat beban dihatiku,,
dalam hatiku aku hanya berdoa supaya anakku kelak ketika dewasa dan berumah tangga lebih mengasihi *isterinya dan melindunginya,, bukan memberi beban kepadanya,,
airmataku tak berhenti mengalir ketika kau membuat aq sebagai jaminanmu, atas penyelesaian semua utang ini,,
tak* segan juga kamu mengatakan isteri tau kok semuanyan ini,, aq selalu memberi tau dya,,
kulihat wajahnya tak ada kah perasaan bersalahnya padaku? sebagai isterinya?
aq hanya bisa menangis melihatnya menandatangani Surat perjanjian dan dijaminkan atas namaku..
aq lah yang akan menanggung akibat dari perbuatannya,,
aq tidak tau apakah aq harus berontak ataukah harus bertahan demi satu kata ini demi anak,,
sampai kapan demi anak ini bisa membuatku bertahan,
owhh Tuhan,, siapakah yang bisa menghapus airmataku ini,,
suami yang kucintai dan kuhargai tidak pernah sekalipun menghapus airmataku,, bahkan menghindariku ketika menangis dengan alasan tak kuat melihatku menangis,,
tak kuat,,
__ADS_1
TUHAN,, aq tidak tau aq harus menceritakan ini semua pada siapa,, rasanya aq tidak akan sanggup bertahan,, tapi anakku bagaimana?
siapa yang akan mengurus mereka jika aq menyerah??
disaat seperti ini ingin sekali rasanya berada dipelukanmu ohhhhh Mama,, bapak,,,
tapi dalam mimpipun kalian tidak mau datang menghampiriku dan menghiburku dan mengatakan supaya aq tetap kuat dan bertahan,,
Mama,, pa,, hapuslah airmataku ini,,
mengapa kalian tidak mengajakku pergi juga ke tempat kalian??
bawalah aq ma, pa,
Rasanya gak sanggup lagi aq harus bertahan disini,,
dan aq pun meandanginya dan mengumpulkan tenaga ku untuk bertahan,,
dan yang jadi masalah besar ialah,, aq,, kami harus menyediakan uang nya dalam waktu 5 hari,,
aq setuju dalam 5 hari karena tak ada pilihan lain,,
kukumpulkan kekuatanku untuk kembali kerumah dan menanti mujijat semoga dalam 5 hari ini bisa mendapatkan jalan keluar,,
aq tidak tau ini perjuanganku atau perjuangan kami?
__ADS_1
yang kutau,, yang bersamaku saat ini adalah orang yang sudah mengingkari janjinya untuk menjaga dan melindungiku dalam ikrar pernikahan,,
orang yang sudah membuat Hatiku tidak pernah tenang dalam tidur malamku karena selalu tidur sendiri,,
selalu ditinggal suami menjaga dan mengurus anak anak,,
selalu disalahkan keluarganya yang tak mampu membuatnya nyaman dirumah,,
owhh TUHAN, pantaskah aku disalahkan atas perbuatannya ini?
berhakkah mereka berbuat demikian padaku,,
aq sudah tetsakiti oleh suamiku,, tapi aq tak bisa mengadu kepada keluarga suamiku karena mereka akan semakin menyalahkan ku atas masalah ini semua,,
dan kubulatkan lagi tekadku untuk bertahan dengannya,, dengan keyakinan semoga Tuhan segera mengubahkan hatinya,,
semoga saja,,
besok akan mulai perjuangan untuk menutupii sesuai kesepakatan hanya dalam 5 hari,,
padahal jangankan untuk bayar hutang,, beli susu saset yang hanya seharga seribu lima ratus saja saya harus berhemat cukup beli 2 saja dan kubagi bagi untuk ketiga anakku,, yang dulunya yang selalu minum susu bermerek,, tapi karena ulah papanya,, maka mereka pun harus jadi korban,,
semoga ketiga anakku jadi anak yang berbakti dan rendah hati dan mengerti akan kesusahan mamanya sekarang,,
dan bisa melindungi manana nanti setelah mereka dewasa,,
__ADS_1
semoga,,,