
berpikir bahwa kakak nya suamiku yang disikampak lebih berkecukupan,, maka suamikupun memutuskan untuk meminta bantuan mereka,
suamiku permisi amaku,
karena aq merasa ragu dengan keinginanya, aq pun memberi pendapat, supaya bicara lewat telepon saja, karena uang untuk ongkos kesana saja butuh banyak,
tetapi suamiku menolak dan tetap memutuskan untuk berangkat,
setelah satu harian tak ada kabar,,
pas malam harinya pas magrib suamiku nelepon memakai telepon kakak itu,
dan mengatakan kalau dya langsung pulang lagi karena kakak itu juga sedang kesusahan uang juga,
terdengar jelas nada kekecawaan disuaranya,
aq berusaha menguatkan dya dengan mengatakan supaya tetap hati hati di perjalanan, pasti ada jalan keluar dari semua permasalahan ini,
__ADS_1
sejujurnya membayangkan dya sedang kecewa aq ingin sekali membantunya, tetapi apa dayaku untuk sekarang ini,, aq pun juga sedang banyak masalah, dan itupun masalah utang juga, yah,,,, utang karena membantunya dulunya untuk membayari dan menutupi kerugian akibat judinya dimasa lalu,
tetapi tak satupun yang diselesaikannya, malahan sebaliknya judinya semakin menjadi dan bodohnya aq tidak mengetahui gerak geriknya sampai dalam setahun,, karena aq terlalu fokus bekerja untuk membayari utang pinjamanku,
tapi ahh,,
sudahlah,,
suamiku sekarang sedang terpuruk dan butuh dukungan,,
ini semua kulakukan demi anak anak kami, biarlah untuk sesaat kulupakan dulu tentang permasalahan utangku, demi membantu suamiku menyelesaikan semua persoalan ini,
sebelum istirahat malam, kusempatkan waktuku untuk saat teduh sejenak,,
untuk sekarang ini, setiap kata dalam doaku hanya tentang suamiku saja, supaya dya tetap kuat menghadapi permasahannya dan benar benar menyadari kesalahannya,
setiap mendoakannya ada rasa sakit dihatiku, sakit sekali, air mataku tak tertahan ketika aq menyebut namanya,
__ADS_1
terlalu berat memang yang kuhadapi sekarang ini, tapi aq tetap pasrah dan percaya pada sang pencipta bahwa semua masalah yang menimpa ciptaan Nya tidak melebihi kekuatan insan ciptaannya itu sendiri termasuk didalamnya diriku,
mungkin karena tau posisi suamiku dimana yaitu didalam bus dan di perjalanan menuju kemari maka aq pun bisa tertidur nyenyak, ketika aq terbangun, kulihat jam masih jam 5 pagi, jadi masih banyak waktu untuk beres beres dan menyiapkan serapan pagi sebelum berjuang bangunkan anak anakku untuk berangkat sekolah,
hanya butuh 1 jam untuk membereskan semua pekerjaan ku seperti biasa di pagi harinya, tinggal membangunkan anak anak dan melengkapi segala keperluan mereka,
pagi ini aq usahakan supaya anak anakku tidak terlalu kecarian dengan sosok ayahnya, maka kukumpulkan tenagaku untuk membangunkan anakku dengan manja dan menggendong mereka kekamar mandi seperti yang biasa dilakukan ayahnya,
tapi karena anak anakku tidak kecil lagi sepertinya ada yang salah dengan perutku ketika menggendong mereka bergantian,
tapi itu kuabaikan dan karena tugas dan tanggung jawab ini seakan aq melupakannya,
setelah semuanya beres,anak anaku berangkat sekolah diantar bang gojek yang sudah hampir jadi langganan mereka, , kutunggu si kecilku terbangun,
setelah dya bangun kubereskan segala kebutuhan nya dan tak lupa kumanjakan juga dya seperti yang dilakukan ayahnya juga, habis ngantar anak anak sekolah, suamiku pun akan mengganggu sikecil sampai dya terbangun, suamiku memang suka mengganggu anak anak di pagi hari dan ribut kecil, itu menjadi kebiasaannya,
ternyata aq sangat merindukan kebiasaan itu,
__ADS_1
mengingat betapa baiknya suamiku pada kami sehingga aq percaya bahwa judinya yang dulu dikerjakan nya sudah ditinggalkan nya, karena memang tidak ada gerak geriknya yang mencurigakan seperti dulu yang selalu telat menjemput kami, dalam setahun ini kami bahagia dan tak ada dugaan akan terjadi seperti ini,,
memang ketika suamiku pernah membawa temannya kerumah, ada perasaan tidak enak dan aq sangat tidak menyukai temannya itu, tetapi aq tidak terlalu berani mencampuri pertemanan suamiku dan aq tidak mau membatasi kepercayaanku kepadanya supaya dya tetap bisa percaya diri dirumah ini, karena suamiku mentalnya akan drop ketika aq menuduhnya yang tidak tidak, dan itulah yang membuatku sangat kecewa