
Arif yang udah selesai membersihkan badannya pun di panggil oleh kakek Han di mana orang tua yang menolong Arif adalah bernama Han
Rif yuk kita makan bareng
Baik kek saya akan ke sana kek
Mereka pun makan dengan tenang selesai mereka makan kakek Han mengajak Arif untuk minum arak untuk menghilangkan rasa capek mereka karena perjalanan jauh juga sebagai hiburan bagi kakek Han
Kek kalau boleh saya tau kenapa anak kakek bisa meninggal kek
Mmmmnmmm baik kakek akan cerita karena cerita nya panjang maka yuk kita lanjut minum
Baik kek
Arif yang menuangkan arak ke gelas kakek Han
Kakek memiliki anak seusia dirimu Rif dia meninggal tahun kemaren kerena terjadi banjir besar di kampung ini karena dia menolong kakek dan warga desa dia pun terkena musibah yang merenggut nyawanya
Saya turut berduka kek
Gak apa-apa Rif kakek udah ikhlas
Kalau kamu gimana Rif kemana tujuan mu Rif
__ADS_1
Arif pun yang mendengar pertanyaan dari kakek Han pun masih bimbang karena dia belum menentukan tujuan dia mau ke mana
Saya belum tau kek saya belum menentukan tujuan saya kemana kek
Kakek Han pun gak mau menanyakan hal yang lain ia mengajak Arif untuk minum lagi Arif yang melihat kakek Han yang udah mulai mabuk pun mengajak kakek Han untuk berhenti Arif pun membantu kakek Han untuk ke kamar
Arif pun balik ke kamarnya untuk istirahat keesokan harinya Arif dan kakek Han pun pergi untuk keliling kampung agar Arif lebih mengenal kampung ini dan terakhir mereka singgah ke gereja karena di sana akan di adakan acara rutin untuk mengenang orang-orang yang meninggal karena bencana dan kakek Han pun juga ikut bercerita tentang anaknya
Rif gimana kalau besok kita berburu di bukit gold Rif
Ajak kakek Han ke Arif agar Arif gak terlalu bersedih dengan masalah yang dia hadapi
Baik kek saya dulu saya juga pernah belajar berburu walau pun saya gak Sejago kakek
Canda Arif ke kakek Han mereka pun tertawa dan saling berbicara nampak dari hubungan mereka yang udah mulai dekat seperti kakek dan cucu
Rif yuk kita berangkat Rif
Baik kek saya udah siap kek
Mereka pun berangkat dengan membawa senapan yang mengunakan peluru kecil senjata khusus yang di gunakan untuk berburu hewan
Sore harinya Arif dan kakek Han pun pulang dengan membawa kancil yang mereka dapatkan dari hasil berburu dan juga sebagai makanan malam bagi mereka
__ADS_1
Hari demi hari pun mereka lalui berdua seperti seorang kakek dengan cucu. Hari udah menunjukkan waktu mau masuk siang tetapi langit masih terlihat sangat gelap Arif pun merasa sangat khawatir karena ini pertanda hujan lebat
Kek yuk kita pergi menyelamatkan diri kek hari udah dari kemarin hujan di hulu sungai kek
Kemana orang tua ini harus pergi Rif hidup kakek di kampung ini maka mati pun kakek akan di kampung ini Rif
Arif yang mendengar keteguhan kakek Han pun merasa sangat terharu
Rif sebaiknya kau tinggalkan kampung ini Rif kau masih muda Rif
Gak kek aku gak akan pergi aku akan tetap bersama kakek
Malam harinya saat mereka istirahat hujan yang udah mulai turun dengan sangat lebat nya tampa disadari air udah memasuki kampung setinggi 1m Arif pun membangunkan kakek Han yang tidur dan mengajak kakek Han ke gereja karena gereja berlokasi di tempat yang agak tinggi terlihat di gereja suasana begitu ribut karena orang orang yang cemas
Tom dimana kau Tom
Seorang wanita terus meneriakkan nama anaknya. Arif pun mendekati wanita itu
Ada apa buk Kenapa ibu terlihat sangat panik sekali
Anak saya gak ada tadi dia bersama saya tetapi dia terlepas dari tangan saya
Arif pun menyuruh ibu itu untuk menunggu dan dia pun bersama pemuda kampung mencari di sekitar gereja Arif pun mendengar suara minta tolong di pohon yang berada di areal yang lebih rendah dari gereja
__ADS_1
Arif pun Tampa pikir panjang pun langsung berenang ke arah pohon itu karena air hampir sampai ke dahan pohon tempat anak itu untuk menyelamatkan diri
Arif pun berhasil menyelamatkan anak kecil itu malam itu mereka lalui dengan berdoa dan saling menguatkan agar mereka tetap tegar menghadapi situasi yang sulit ini