Mencoba Melawan Takdir

Mencoba Melawan Takdir
29. Arif koma


__ADS_3

Rif kamu berdarah Rif


Aku gak apa-apa sebaiknya kamu pergi Mitsuki


Aku gak akan meninggalkan kan mu Arif


Arif pun terduduk karena banyak kehilangan darah dan wajah nya yang begitu pucat


Rif kamu jangan meninggalkan aku Rif


Kamu bicara apa sih aku gak akan mati


Arif masih sempat nya untuk bercanda ke Mitsuki


Penculik yang tadi membawa Mitsuki pun


berjalan ke arah Arif


gak bisa lari lagi kalian kan


Dia pun mengarah kan senjata ke arah Arif dan akan. Menembak terdengar


Dor


Om Antonio langsung menembak kepala penculik


Kena juga kau kan


Om Antonio pun mendekati Arif


Gimana ke adaan mu Rif


Sebentar lagi tim medis akan datang Rif


Terima kasih om


Arif berbicara sambil terbata bata


Kamu jangan bicara dulu Rif


Tak berapa lama tim medis pun datang dan memberikan pertolongan pertama ke Arif sebelum di bawa ke rumah sakit


Di rumah sakit Arif yang udah di tanganin oleh dokter


Gimana keadaan teman saya dok


Kodisi pasien sangat kritis kita hanya dapat berdoa untuk keselamatan pasien


Mitsuki pun menangis karena takut kehilangan Arif


Mitsuki gimana keadaan mu


Datang seorang pria paruh baya dengan pakaian lap


Aku baik baik saja pa tapi Arif pa


Mitsuki pun langsung memeluk papanya dan menangis


Udah tenang dulu ya


Gimana dok keadaan pasien


Kodisi pasien sangat kritis pak dan sangat sulit untuk bertahan pak


Komandan Antonio dimana keluarga pasien


Dari data yang saya terima pasien tidak memiliki keluarga pak


Udah gak ada waktu lagi bawa saya tempat pasien saya akan memberikan serum ini ke pasien


Tapi pak itu belum pernah di uji pak


Aku nanti yang akan tanggung jawab setidaknya kita berusaha dulu membantu pasien


Papanya Mitsuki pun masuk keruangan tempat Arif di rawat dan terlihat di dada Arif terdapat beberapa perban yang menandakan di mana luka Arif


Nak ini semua tergantung dengan keberuntungan mu nak


Serum pun di suntik kan ke tubuh Arif yang berada dalam ruangan Arif di rawat ada om Antonio papa Mitsuki dan dokter yang menunggu perkembangan dari kodisi Arif


Tak berapa lama Arif pun kejang kejang dan berteriak sangat keras


Ton ambil tali ikat kaki dan tangan nya ton agar dia gak melukai dirinya sendiri ton


Baik pak

__ADS_1


Setelah beberapa lama Arif kejang dan berteriak Arif pun mulai tenang dokter yang mengecek kondisi Arif pun merasa heran karena Arif udah mulai membaik dan luka yang berada di dadanya pun mulai menutup


Ini sungguh luar biasa


Jangan dulu bahagia kita harus terus memperhatikan kondisinya


Baik pak


Kita keluar dulu ton biar dokter yang mengecek kondisi Arif ton


Dok kabarin nanti kalau terjadi sesuatu terhadap pasien ya dok


Baik pak


Mereka pun keluar


Pa gimana ke adaan Arif pa


Kondisi nya udah mulai baik tinggal menunggu dia sadar aja lagi


Syukur lah hah


Mitsuki pun yang mendengar itu pun merasa sangat lega seperti beban yang berada di pundak menghilang


Antonio pun mendekati papanya Mitsuki


Pak jadi kita harus gimana pak


Setidaknya penelitian ku berhasil


Masalah atasan nanti aku yang bicara


Baik pak


Mitsuki papa boleh tanya


Apa itu pa


Kalian berdua ada hubungan apa


Kami cuman teman pa


Mitsuki yang berbicara sambil memalingkan wajahnya dari papanya


Kamu jangan menyerah


Baik pa


Nak apa yang kamu ketahui tentang pemuda itu nak


Yang ku tahu dia baru datang ke kota neon pa dia mau mendaftar untuk menjadi pasukan khusus pa


Benarkah itu


Iya benar pa


Bagus lah kalau begitu


Komandan Antonio karena saya udah memberikan serum ke Arif sebaiknya dia di terima di pasukan khusus pak agar kita dapat mengawasi Arif


Baik pak saya sendiri yang akan melaporkan ke atas pak dan saya sendiri yang akan melatih Arif pak


Baik kalau begitu saya kembali dulu ke lap pak Anton


Papa pergi kerja dulu ya Mitsuki


Baik pak


Setelah papa Mitsuki dan komandan aton pergi Mitsuki pun menemani Arif yang masih belum sadarkan diri


Rif kamu cepat sadar Rif agar kita dapat pergi jalan-jalan lagi Rif


Udah beberapa hari Arif belum juga sadarkan diri sehingga waktu pun udah berlalu satu Minggu dan Mitsuki masih tetap setia menemani Arif


Mitsuki yang sedan menunggu Arif pun melihat ke arah tangan Arif yang bergerak walau cuman jari tangan Arif yang menunjukkan respon


Kamu udah sadar Rif


Dok dok dok Arif udah sadar dok


Mitsuki pun berteriak memanggil dokter untuk datang tak berapa lama dokter pun datang dan langsung mengecek kondisi Arif. Setelah melakukan pengecekan


Kondisi pasien udah stabil dan pasien udah sadar kita hanya perlu menunggu agar pasien sembuh total


Makasih dok terimakasih banyak dok

__ADS_1


Mitsuki pun terus mengucapkan terima kasih


Mitsuki pun mendekati Arif


Gimana ke adaan mu Rif


Udah mulai baikan udah berapa lama aku koma Mitsuki


Udah satu Minggu lebih Rif


Aduh


Aku harus pergi untuk mendaftar pasukan khusus Mitsuki


Kamu jangan gerak dulu Rif kondisi mu belum stabil Rif


Jangan pikir kan yang lain dulu Rif


Utamakan kesehatan mu dulu Rif


Arif yang paham akan kondisinya pun akhirnya menyerah dengan keinginannya mungkin emang udah nasib nya gak bisa bergabung dengan pasukan khusus


Arif pun mulai fokus dengan kesehatannya dan mencoba untuk membiasakan diri lagi saat Arif berolahraga om Anton pun data


Apa kabar mu Rif


Saya baik om gimana kabar om


Saya juga baik


Cukup lama mereka berbincang


Rif kemaren Mitsuki udah mendaftar kan dirimu untuk masuk pasukan khusus


Dan kamu di terima Rif


Ini surat nya Rif


Jadi saya bisa masuk pasukan khusus om


Belum tentu Rif untuk masuk ke pasukan khusus kau harus lulus tes dulu Rif


Baik om saya akan semangat dan akan berusaha sekuat tenaga om


Kalau begitu om pergi dulu ya


Om Anton pun pergi dan tinggal mereka berdua di dalam ruangan Ruman sakit


Arif yang sangat merasa bahagia pun langsung memeluk Mitsuki cukup lama mereka berpelukan Arif pun sadar


Uhum


Maaf


Mitsuki pun tersipu malu dan suasana pun menjadi canggung


Terima kasih Mitsuki atas semua bantuan yang telah kau berikan padaku


Gak apa-apa Rif


Aku janji akan mengabulkan permintaan mu


Apa yang pengen kamu minta Mitsuki


Aku cuman minta kau mau menerima cintaku Rif


Arif pun terdiam dan gak menjawab


Mitsuki kamu udah tau kan aku udah gak bisa lagi untuk membuka hati ku Mitsuki


Gak apa-apa Rif aku akan menunggu sampai luka di hatimu sembuh


Arif pun mengusap kepala Mitsuki


Dan mencoba untuk menghibur Mitsuki


Permisi bolehkah saya masuk


Boleh dok


Ada apa dok


Kami udah mengecek kondisi bapak dan hari ini bapak udah boleh pulang pak


Terima kasih dok atas semua bantuan yang telah di berikan dok

__ADS_1


__ADS_2