Mencoba Melawan Takdir

Mencoba Melawan Takdir
34. penyerangan


__ADS_3

Malam harinya Arif dan yang lain mendekati perkemahan ******* dengan sangat hati-hati kalau mereka sampai ketahuan maka mereka semua akan berada dalam masalah


" Rif apakah kita akan langsung menyerang mereka." tanya Samuel ke Arif karena dia sangat gak sabar untuk membunuh para musuh yang ada di depannya


" Kita harus bersabar dulu. karena musuh sedang mengadakan pesta pasti mereka semua akan lengah. saat itulah kita akan bergerak." Arif melarang Samuel untuk langsung melakukan serangan Tampa melihat situasi


Cukup lama mereka menunggu kesempatan untuk menyerang. Akhirnya kesempatan itu datang juga Dimana para ******* udah terpengaruh oleh minuman alkohol yang membuat sebagian ada yang gak sadarkan diri lagi


" ini lah kesempatan kita usahakan menghabisi mereka Tampa ada suara ya. Dan utamakan keselamatan." Arif memberi perintah ke yang lain untuk melakukan serangan


Mereka membunuh para musuh tampa suara. Arif pun membunuh musuh dengan begitu mudahnya karena gak ada perlawanan sedikit pun dari musuh. Entah sejak kapan Arif sangat menikmati untuk membunuh. dimana dia sangat bersemangat saat menghabisi para musuhnya


******* yang masih tersadar dari pengaruh minuman melihat Arif dan yang lain membunuh temannya pun langsung membangun kan yan lain


" Bangun kita semua di serang. Habisi mereka semua." Teriak berteriak untuk membangunkan yang lain dan pertempuran pun tejadi

__ADS_1


Di mana saling tembak dan menusuk pun terjadi di mana hutan yang sunyi pun menjadi riuh dengan Suara tembakan dan teriakan pun menggema di hutan


" Harus cepat di akhiri kalau gak kita akan ada dalam masalah." Arif berbicara dengan suara yang keras agar yang lain dapat mendengar


Arif melakukan itu bukan tanpa alasan karena mereka sekarang dapat unggul. karena musuh masih terpengaruh minuman alkohol.


Arif pun bergerak seperti bayangan membunuh para musuh dengan senjata api atau dengan pisau. Arif menjadi sosok yang begitu di takuti sama musuh karena mereka dapat melihat Arif gak punya keraguan sedikitpun.


" Bunuh dia jangan biarkan dia mendekat." Teriak pemimpin ******* ke bawahannya karena dia melihat Arif terus mendekatinya


Tampa dia sadari Arif terus mengikuti dia di kegelapan malam. Saat ketua ******* lari dia pun terjatuh saat di melihat ke belakang dia melihat sepasang mata yang menyala merah di kegelapan malam


" Aku mohon ampun. aku gak akan berbuat jahat lagi . kalau kau mau uang aku punya banyak uang ambil semuanya. ampuni nyawaku." ******* itu pun terus berbicara karena dia tidak mengetahui di mana posisi Arif berada sekarang


" Dunia tidak membutuhkan orang-orang seperti dirimu." Arif yang berdiri di belakang ******* itu pun langsung mengorok leher lawan

__ADS_1


******* itu pun mati dengan tidak percaya karena dia di bunuh Tampa perlawanan sedikitpun. Arif pun kembali ke perkemahan ******* dengan membawa kepala pemimpin ******* itu. saat Arif datang Samuel dan yang lain pun merasa sangat bahagia karena mereka berhasil membunuh ******* yang paling di takuti di hutan perbatasan.


Setelah mereka membereskan tempat kejadian mereka pun menunggu sambil memberikan sinyal ke komandan Antonio karena pelatihan mereka berakhir hari ini. Tak berapa lama Terdengar suara helikopter yang terbang mendekati mereka. komandan Antonio dan tim medis pun juga bersiap


" Selamat kalian udah lolos dalam pelatihan ini. Kalian udah bisa untuk kembali ke kota neon." Ucap komandan Antonio ke Arif dan yang lain


" **Untuk yang terluka langsung melapor ke tim medis." perintah komandan Antonio


" Bagi yang lain sisir Arel sekitar**." perintah komandan Antonio ke petugas


Hari itu pun Arif dan yang lain pun kembali ke kota neon untuk menerima instruksi selanjutnya. Di kota neon Arif dan yang lain di bawa dulu untuk melakukan pengecekan fisik dan mental sebelum mereka di suruh untuk istirahat. Saat mereka udah beristirahat di panggil ke dalam suah ruangan yang luas dan di depannya ada podium mereka pun berbaris dengan rapi Tampa ada gerakan sedikitpun atau suara


komandan Antonio pun naik ke atas podium


" selamat untuk kalian semua yang telah lulus pelatihan. Itu bukan berarti kalian udah bisa bergabung dengan pasukan khusus," Komandan Antonio berbicara dengan tegas dan berani

__ADS_1


" kalian akan di latin dan dilihat perkembangan kalian jika kurang memuaskan maka kalian akan di keluarkan. Kalian juga boleh untuk mundur," komandan Antonio terlihat tersenyum dengan peserta yang sekarang terlihat sangat menjanjikan


__ADS_2