Mencoba Melawan Takdir

Mencoba Melawan Takdir
3. pertemuan di taman kota


__ADS_3

pada hari Sabtu yang telah mereka sepakati Arif pun datang ke taman kota lebih cepat dari waktu yang di sepakati entah kenapa Arif sangat bersemangat untuk datang lebih awal tetapi di saat Arif melihat jam yang ada ditangannya Arif pun merasa cemas seperti orang yang akan di eksekusi dimana semakin dekat waktunya. semakin berdebar kencang pula jantung . mungkin kerena faktor ketakutan takut sang wanita hanya mempermainkan dirinya dan pertemuan mereka kemaren hanya sebuah kebetulan saja. di saat Arif mulai kecewa nampak sebuah siluet seorang wanita yang menguntungkan rok yang agak pendek dengan di lengkapi memakai mantel berbulu berwarna merah muda. dan wajah yang tampa riasan menambah kecantikan wanita itu

__ADS_1


maaf aku telat karena tadi aku ada urusan dan aku haru menyelesaikan urusan itu dahulu. HARCEL yang membuka pembicaraan agak kebingungan karena Arif hanya diam saja sampai. beberapa kali HARCEL melambangkan tangan nya di. depan wajah Arif . oooo iya gak apa-apa aku lagi mikirin music apa yang cocok untuk pemula belajar biola. kilah Arif takut ketahuan kalau dia lagi melamun karena terpesona akan kecantikan HARCEL . ok yuk kita duduk di sana aku udah bawa semua yang di butuh kan . ajak Arif ke HARCEL

__ADS_1


baik sebelum aku ngajarin kamu saya mau tanya beberapa hal. yang pertama kenapa kamu mau belajar. sama saya padahal di kota ini banyak tempat lest biola . tanya Arif. ke HARCEL. mungkin kalau aku lest akan ketahuan sama orang tua ku makanya aku gak mau ikut last dan aku belajar biola ini agar bisa kasih kejutan ke orang tua ku di saat acara ulang tahun orang tua ku .jawab HARCEL ke Arif sambil melipat kedua tangannya dan memalingkan wajahnya dari Arif . Arif pun kebingungan karena ia merasa terlalu curiga sama HARCEL . ok Nona tolong terima permintaan maaf saya nona . Arif berkata sambil membungkukkan badannya kaya pelayan kerajaan

__ADS_1


saat Arif melihat isi kertas itu dia sangat terkejut karena kertas itu berisi ucapan terima kasih dan ada no hpnya Arif pun melihat ke arah langit dan berbicara sambil merentangkan kedua tangannya . sang musafir ini akan berusaha untuk mengakhiri ke sendirian nya . Arif pun balik ke kontrakan dengan hati yang. gembira

__ADS_1


__ADS_2