MENGABDI PADA 2 NEGARA

MENGABDI PADA 2 NEGARA
BAB 1 : PENYERBUAN KE MARKAS BESAR


__ADS_3

Namaku Dayan. Aku adalah seorang prajurit militer Indonesia dari sumatra. Aku masih berumur 15 tahun dan aku memilih meninggalkan keluargaku untuk berjuang bersama para tentara dan pejuang kemerdakaan. Keluargaku adalah keluarga kaya. Ayahku adalah juragan tanah di desa. Meskipun begitu,ayahku lebih memilih menjadi pengikut belanda dan menjadi kaki tangannya Kolonel Dam Brigjer. Ayahku juga memaksa ku untuk tunduk pada kekuasaan Belanda namun kutolak. Karena itulah aku pergi meninggalkan rumah dan bergabung dengan para pejuang. Ibuku mendukungku tapi ayahku membiarkanku pergi dan mengatakan "KAU TELAH DURHAKA KEPADA AYAHMU!!! MULAI HARI INI AKU BERSUMPAH,JIKA AKU MELIHATMU LAGI MAKA AKU SENDIRI PASTI AKAN MEMBUNUHMU. MULAI HARI INI,KAU BUKAN ANAKKU!!!


Inilah kisah petualanganku.


Senin,22 Mei 1943


Pekanbaru,Riau,Indonesia


Pagi itu,seperti biasa aku membereskan tempat tidurku. Ini bukan rumahku,tetapi rumah persembunyian kami para pejuang. 3 hari yang lalu,Pasukan Belanda dan Jepang bertempur habis habisan di kota ini dan meninggalkan bekas bekas pertempuran. Rumah rumah hancur,jalanan,gedung gedung bertingkat,kendaraan,semuanya berantakan. Pasukan kami juga banyak yang mati karena kami juga ikut dalam pertempuran di pihak jepang. Alasan kami bergabung dengan pasukan Jepang karena mereka berjanji akan membebaskan kami dari kekejaman belanda dengan menyerang markas besar mereka. Untuk itulah kami bergabung dengan mereka untuk mengusir pasukan Belanda dari kota Pekanbaru ini.


3 Hari yang lalu (Sudut pandang ke2 dan ke3)


IIIIITTT.....BOOOM.....


Dor Dor Dor....Dor Dor....


krkrkrkrkr.........(Suara Tank Berjalan). IIITT....BOOOM......



AYO SERAAAAANG......MERDEKA.....!!!


MERDEKA......!!!!!


DAYAN sedang bersembunyi di puing puing bangunan. Dengan memeluk senapan M1K (Senapan kayu ringan) ia mulai menembak musuh dengan modal 50 butir peluru.


Dor Dor Dor Dor Dor....Dor


Bang...bang...bang...(Suara peluru mengenai benda)


"DAYAN.....!!!! DAYAN.....!!!!" Terdengar teriakan seseorang yang memanggil Dayan


"ADA APA LETNAN....dor....KENAPA KAU MEMANGGILKU....bang bang bang....." Tanya Dayan


"KITA HARUS MUNDUR.....bang....PASUKAN JEPANG MASIH BELUM DATANG....!!!! bang bang bang...." Teriak Letnan Darmo


"JANGAN LETNAN....Dor...KITA TUNGGU SAJA SEBENTAR LAGI.....Dor...Dor....MEREKA PASTI AKAN DATAAANG....!!!!"


IIIIITTTT DUAR!!!


AAAAAKKKHHHHHH


"KAWAN KAWAN KITA TAKKAN BISA BERTAHAN LEBIH LAMA LAGI....AYO KITA MUNDUR SEKARANG...!!!!" Teriak Letnan Darmo lagi


"LALU KENAPA KAU MENGATAKAN ITU PADAKU....!!!! Bang....." Tanya Dayan


"KARENA KAU YANG KERAS KEPALA DISINI...!!! KAU TAKKAN MUNDUR MESKI AKU SUDAH MEMPERINGATKANMU...!!! Dor Dor Dor!!!"


nnnngggg (Suara Tank Berjalan).


"HATI HATI....TANK ITU AKAN MENEMBAK!!!"


Pang IIIIIITTTT....DUAR!!!



AAAAAKKKKHHHHHH


SAKIIIIITTTT........!!!!!


TOLOOOOOONG.....!!!!!


Dor Dor Dor......


Bang Bang Bang...


"KAU SUDAH TAU KAN....JADI JANGAN MENGGANGGU KU...!!! KALAU KAU MAU,KAU MUNDUR SAJA SENDIRI!!! AKU AKAN TETAP DISINI...!!!! dor dor dor....." Teriak Dayan lagi


"HEI BOCAH!!! KAU MASIH MUDA!!! KAU TIDAK BOLEH MATI SECEPAT INI!!!!"


"TERSERAH....AKU AKAN TETAP DISINI. MERDEKA....!!!!!!"


"JANGAAAAAN......!!!!"


Dor Dor Dor....Dor Dor Dor.


DUAAAARR......


IIITTT...BOOOOMM.....!!!!!!!


Dayan pun berlari ke arah musuh. Sambil menembak ia terus maju kedepan seorang diri. Hujan Peluru dan ledakan bom tak membuatnya gentar malah menambah semangat bertempurnya. Tapi kemudian....


Dor....Tak..... (suara peluru mengenai badan)


AAAARRRGGGHHHH.....


Sebuah peluru pun mengenai kaki kiri nya. Ia pun roboh dan mencoba berdiri. Namun kawan kawannya memanggilnya untuk mundur.

__ADS_1


"DAYAAAN.....!!!!!"


DAYAAAN.....MUNDUR DAYAN!!! MUNDUR!!!!


AYO DAYAN....JANGAN MATI KONYOL SEPERTI ITU...!!!!


"TIDAK,aku....TIDAK AKAN MUNDUR!!! Aku...TAK KAN PERNAH MENUNJUKKAN PUNGGUNGKU PADA MUSUH!!! aku akan mati terhormat,SEBAGAI SEORANG PAHLAWAN!!!! YA.....!!!!!"


syuuuuut......ngooooooong.......


Tiba tiba terdengar suara pesawat yang melaju ke arah medan perang. Dan....benar saja. Terlihat sebuah pesawat pengebom B5N mengudara di lokasi pertempuran. Namun,itu adalah pesawat pengebom milik angkatan Udara Jepang.



KIJK UIT...!!!! (Awas)


IIIIIIIITTTT.......DUARRR....DUAARRRR....DUAARRRR...!!!!!!


AAAARRRRGGGHHHH


ALSTUBLIEFT....AAAAAKKKHH.......


JAPAN....HET IS JAPAN.....!!!!!


GEVAAARRR...!!!!!


"Mereka....MEREKA DATANG...!!!! JEPANG TELAH DATANG!!!!!" Teriak Salah seorang prajurit


"YAAA.....INI AKAN MENJADI KEMENANGAN KITA...!!!!


"HIDUP JEPANG......HIDUP JEPANG...!!!!!"


Tiba tiba 10 Truk dengan lambang bendera Jepang berhenti tepat di belakang para pejuang. Dan seluruh pasukan jepang pun turun dan berbaris membentuk formasi.


(Bahasa Jap) PASUKANKU!!! TENNO HEIKA. BANZAAAIIIII...!!!!!!


BANZAAAAIIIII.....!!!!!!!


BANZAAAIIIII.......!!!!!!


MAJU.......!!!!


HIYAAAAA........!!!!



"(Berdiri di atas puing bangunan) AYO SEMUA PASUKANKU. MERDEKA!!!!!" Teriak Letnan Darmo


MERDEKA....!!!!


MERDEKA....!!!!!


MERDEKA.....!!!!!


SERBU.......!!!!


HIYAAAAAA.......!!!!



100 pejuang ini pun maju di depan barisan pasukan jepang. Pasukan yang dibawa jepang ada sekitar 130 pasukan infantry reguler,40 pasukan bersenapan serbu,30 pasukan berani mati (bom bunuh diri),dan 3 pasukan bermortar.


DOR...DOR....DOR....


IIITTTTT....DUAAAARRR.....


bang bang bang


KAISAR O AETE MUSHI SURU! ! ! SENSHA O HAKAI SURU! ! ! BANZAI...!!!! (PASUKAN BERANI MATI KAISAR!!! HANCURKAN TANK TANK ITU!!! HIDUP KAISAR!!!)


HAAAAIIIII'!!!!


30 pasukan berani mati kaisar pun berlari di depan. Mendekati 3 buah Tank berjenis M26 milik amerika yang terus memuntahkan peluru artileri nya,mereka maju sambil memegang C4 di tangan mereka.


VERMOORD ZE ALLEMAAL!!!! ATTACK!!!!



PANG iiiiiittttt.....BOOOOM!!!!



AAAAAARRRRGGGGHHHHH


APPU! ! ! SAKINI SUSUMIMASHOU! ! ! BANZAIII....!!!!


HIYAAAAAA....!!!!!!!

__ADS_1


Pasukan berani mati ini pun mendekati Tank Tank itu. Mereka semua beronggok masuk ke kolong bawah tank,dan.....


TENNO HEIKA,BANZAAAIIII!!!! tak (menekan C4)



DUAAARRR...!!!!!!! DUARRR...!!! DUARRR...!!!!


ke 3 tank tank tersebut pun hancur. Pasukan ini pun terus maju menggempur pasukan belanda yang hanya berjumlah sekitar 115 orang saja. Dan perang jarak dekat pun dimulai.


HIYAAAA!!!!!



PRAANG!!! PRANG!!! SEEENG!!!!


AAAAARRRRGGGGHHHHH


BANZAIII....!!!! BANZAIIII...!!!!!


Dayan yang masih terlutut itu menganga menyaksikan pertempuran yang belum pernah ia saksikan dalam hidupnya. Pasukan jepang yang rela mati bunuh diri menggunakan bom di tubuh,maju tanpa takut dihujani peluru,dan perang jarak dekat yang belum pernah ia saksikan selama ia dan kawan kawannya berjuang.


Selama ini,DAYAN dan kawan kawan hanya menggunakan taktik Gerilya yang mana menyerang dan mengejutkan musuh lalu mundur tanpa sempat membiarkan musuh melakukan serangan balasan. Tapi,yang ia lihat kali ini adalah,pasukan yang memiliki semangat tempur yamg membara. Rela mati bunuh diri di medan perang. Dan senapan aneh yang memiliki pisau diujungnya merupakan sesuatu hal yang baru dilihat DAYAN dalam hidupnya


Dayan pun mencoba berdiri,dengan penuh keyakinan,ia menusuk kaki kirinya yang merupakan tempat bersarangnya peluru. Ia pun mengeluarkan peluru itu dengan paksa menggunakan pisaunya.


"ARGH....KHKHKHKHKH *(Dalam hati) aku harus....aku harus kuat. Demi tanah air,Demi bangsa,demi NEGARA!!!!* syaaakk!!!!!(suara robekan daging)...AARRRRRGGGGHHH......huh~huh~huh. MERDEKA!!!!! (berlari maju)"




Dor Dor Dor....


Bang bang bang


DorDorDorDorDor........ (suara senapan serbu)


PRAANG!!!!


SEEENG!!!!!


SYAAAAK!!!!!!


AAAAAAKKKKHHHH


I...HIYAAAA.....!!!!!


Suara tembakan,senjata tajam,ledakan bahkan jeritan dan tangisan turut menambah suasana siang itu kian mencekam. Perang itu berlangsung selama kurang lebih 30 menit.


30 Menit kemudian....


YAAAAAA.....!!!!!!


SHÕRI! ! ! SHÕRI! ! ! SO~SO~SO~SHÕRI! ! !


MENANG!!!! MENANG!!!! MERDEKA!!!! MERDEKA!!!!


ALLĀHU AKBAR!!! ALLĀHU AKBAR!!! MERDEKA!!!!


*Akhirnya,kemenangan.* Batin Dayan


"Oi (menepuk bahu Dayan). Kau tampak melamun,ada apa?" Tanya salah seorang temannya


"Hm....tak ada. Aku cuma berpikir jika orang tuaku melihat semua ini,apakah mereka senang,atau bertambah marah denganku." Ujar Dayan


"Hm...Kawan,menurutku kau tak usah pikirkan hal itu lagi. Kita baru saja memperoleh kemenangan besar. Sudah seharusnya kita rayakan. Ayo,minum sedikit tidak akan berdosa kan" Ujarnya sambil memberikan segelas bir


"Heh....tentu saja" Sahut Dayan sambil mengambil segelas bir dari tangan temannya


"Eh ngomong ngomong,dimana Letnan Darmo?" Tanya Dayan


"Hm...mungkin bersama kolonel Kawada. Kau taulah kan,pimpinan lebih suka minum bersama pemimpin lain daripada bersama prajuritnya"


"Oh...."


"Ayo,kita gabung dengan kawan kawan yang lain"


"Oke....."


Di tempat lain


Taisa, tsugini nani o suru ka? (Kolonel,apa yang akan kita lakukan selanjutnya?)


karera ni kon'ya tanoshinde moraimashou. Kono ato,karera wa heiwa o kanjiru koto wa arimasen,Lethnan Dallmo' (Biarkan mereka bersenang senang malam ini. Setelah ini,mereka takkan pernah merasakan kedamaian,Letnan Darmo)


Heheheheee........

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2