MENGABDI PADA 2 NEGARA

MENGABDI PADA 2 NEGARA
BAB 5 : DI PENJARA


__ADS_3

1 Minggu Kemudian


Dayan tersadar dari pingsannya. Ia telah pingsan selama 2 hari. Ketika ia bangun,ia kaget karena ia berada di tempat yang asing bersama 2 orang yang tidak ia kenali.


"(Sadar) Ukh...Ah...Di...dimana aku?" Ucap Dayan lemah


"Hei nak,kau sudah bangun? Hmmss (suara Ingus) Baguslah,Hmmss. Kita sedang berada di penjaranya Jepang" Jawab seorang pria yang ada di sebelah kanannya


"Ya nak,kau sudah pingsan selama 1 minggu. Si Bimo terus terusan mengelap ingusnya di pakaianmu" Ucap seorang pria yang ada di sebelah kirinya


"Hei Agus,sudah kubilang jangan kau beritau padanya!!! Kau cari mati ha!!!"


"Heh,kalau kau berani lakukan saja"


"KAU....."


"HENTIKAN!!! Aku butuh ketenangan,kepalaku masih sakit. Jangan berkelahi lagi,ini tempat apa sebenarnya?" Tanya Dayan agak tegas


"Oh,sudah kubilang kan. Hmmss,kita sedang berada di penjara Jepang. Hmmss,lebih tepatnya,kita sekarang berada di kota Bogor (Jawa barat)" Jawab pria sebelah kanan


"APA!!! BO...BOGOR?!!! Ja-jangan bercanda!!!" Ucap Dayan kaget


"Ada apa nak? Kenapa kau shock seperti itu. Memangnya kau berasal dari mana?" Tanya pria yang ada di sebelah kiri


"Ukh...aku,aku berasal dari sumatra. Sebelum pingsan aku sempat bertempur sendirian melawan prajurit Jepang yang mau menguasai kotaku. Lalu...aku tak ingat apa apa lagi" Jawab Dayan


"Oh ya,kami sempat mendengar dari para penjaga tadi malam. Mereka bilang kau adalah orang yang berbahaya. Sendirian mampu mengalahkan lebih dari 500 musuh. Kau benar benar hebat. Oh ya perkenalkan nama saya Agus (Mengulurkan tangan)" Ucap pria yang ada di sebelah kiri


"Oh...saya Dayan (menjabat tangan)" Ucap Dayan memperkenalkan diri


"Nah nak Dayan,ini temanku,Bimo" Ucap Agus memperkenalkan pra yang satunya lagi


"Ya nak,Hmmss...Saya Bimo. Seorang, Hmmss, montir di...Hmmss...Bengkel kendaraan berat Jepang" Ucap Bimo


"Ha? Montir kendaraan berat Jepang?" Tanya Dayan bingung


"Ya,kami berdua bekerja di pabrik kendaraan perang Jepang di sini. Saya sebagai salah satu pekerja pembuat kendaraan perang sedangkan ia bekerja sebagai Montirnya" Jawab Agus


"Iya,Hmmss....maaf aku sedang tidak enak badan selama...Hmmss...3 hari ini. Hmmss...aku tak bisa bicara banyak. Hmmss...kalau ada yang ditanyakan,Hmmss...tanyakan ke Agus saja" Ucap Bimo


"Oh baik bang. Bang Agus,lalu kenapa aku bisa ke sini dan kenapa kalian dipenjara. Bukannya kalian adalah para pengrajin senjata. Seharusnya mereka masih membutuhkan kalian kan?" Tanya Dayan lagi


"Oh,satu satu dong. Jadi gini. 3 hari yang lalu kau di lemparkan ke penjara ini ketika kau masih pingsan. Kami bertanya kenapa anak ini,mereka diam dan pergi begitu saja. Oh dan soal pekerjaan,kami telah dipenjara selama 1 tahun" Jawab Agus menerangkan


"Apa? 1 tahun? Tapi...kenapa?" Tanya Dayan lagi


"Hm,karena...mereka mengetahui kalau kami berhasil menemukan informasi...tentang rahasia mereka" Jawab Agus


"Hmmss...Ha...Ha..Hatci!!!(bersin)...Ukh....Agus,Dayan. Bisakah aku...tidur sebentar? Aku mau istirahat sejenak,brrrrrr....." Ucap Bimo menggigil


"Ha,hm...nampaknya sakit mu bertambah parah. Tak ada selimut atau kain disini. Yakin kau mau tidur di lantai seperti ini?" Tanya Agus


"Ya tidak apa papa,aku hanya...Hmmss...ingin tidur sebentar. Ha...ha...HACHU!!! Ukh...boleh kan?" Ucap Bimo balik bertanya


"Um...kalau kau memaksa,baiklah. Kau tidur saja dulu. Kami tak akan mengganggumu" Ucap Agus menyetujui


"Um...terima,Hmmss,kasih."


Bimo pun segera berbaring dilantai yang dingin itu. Tanpa selimut atau kain panjang,ia nampak menggigil kedinginan. Tak lama kemudian ia pun tertidur. Dayan dan Agus pun kembali melanjutkan perbincangan.


"Hm..ngomong ngomong abang baik sekali. Apa bang Agus dan bang Bimo sedekat itu?" Tanya Dayan

__ADS_1


"Ah,hm...ya. Begitulah. Kami berdua sebenarnya telah bersahabat sejak usia kami baru beranjak 12 tahun. Sekarang sudah 18 tahun sejak kejadian itu" Jawab Agus


"18? jadi...umur kalian sudah 30 tahun?"


"Ya"


"Waw,persahabatan yang hebat. Hm...oh ya tadi abang bilang kalian mengetahui rahasia besar dari Jepang. Memangnya rahasia besar apa?" Tanya Dayan lagi


"Ah,itu ya. Ceritanya dimulai 1 tahun yang lalu"


***Flash back On***


(Warning : Kali ini Author tidak memakai bahasa Jepang. Soalnya si Bimo dan Agus memang sudah mahir berbahasa Jepang jadi dialog mereka dengan pasukan Jepang menjadi lebih mudah. Alasan lain nya adalah agar para pembaca tidak merasa bosan karena bahasa Jepang sulit dibaca dan dipahami. Jadi meskipun Author menggunakan bahasa indonesia anggap saja mereka sedang berbicara dengan bahasa Jepang. So,tak perlu berlama lama lagi,ayo kita lanjutkan ceritanya. Next)


Senin,1 JULI 1942


LOKASI : Pabrik pembuatan kendaraan perang Jepang,Bogor,Jawa Barat


Agus sedang bekerja seperti biasia. Ia bersama para pekerja yang lain sedang membuat truk militer yang harus mereka selesaikan hari itu juga. Selang beberapa lama kemudian,Agus dan para pekerja lain sedang beristirahat. Tiba tiba seorang prajurit memanggil Agus.


"(bahasa jepang) HEI AGUS...KEMARILAH!!!"


"YA!!! Hei kawan,lanjutkan saja ya. Ada yang memanggilku" Ucap Agus


"Ya pergilah,siapa tau penting" jawab mereka


"Baiklah. Terima kasih."


Agus pun berjalan ke arah prajurit itu.


"Ada apa tuan?" Tanya Agus


"Kau diapanggil Letnan Kawada ke ruangannya" Jawab prajurit


"MANA AKU TAU!!! INI PERINTAH!!! CEPAT LAKSANAKAN!!!"


"ah...HAI'...!!!"


Agus pun pergi ke ruangan Letnan Nakagawa. Setibanya di sana.


Tok tok tok....!!!!


"Masuk."


Kreeeekkk.....(bunyi membuka pintu)


"Um...Letnan. Ada apa memanggil saya?" Tanya Agus


"Oh Agus...duduk duduk,mari duduk dulu. Ada sesuatu yang....ingin kubicarakan padamu" ucap Kawada


"(Duduk) Oh,mau membicarakan apa Letnan" Tanya Agus lagi


"Bengini. Kau....."


Tok tok tok....


Tiba tiba terdengar ketokan pintu.


"Masuk"


Kreeeekkk......

__ADS_1


"Anu,Letnan. Eh!!! Agus!!!" Ucap Bimo kaget


"Bimo!!!" Ucap Agus juga kaget


"Ah....duduk duduk,mari duduk dulu. Baiklah,sekarang kalian sudah ada disini. Jadi tak perlu basa basi lagi. Langsung ke intinya saja. Begini,kalian berdua adalah pekerja yang paling ku percaya. Bagaimana kalau aku memberi hadiah kepada kalian" Tawar Kawada


"Eh Letnan,anu...tak perlu. Kami...."


"Hahaha tak perlu malu malu. Katakan saja kalian mau apa. Atau...bagaimana kalau aku memberi kalian promosi" Ucap Kawada lagi


"Pro...promosi?" Tanya Bimo


"T...Tak perlu Letnan,kami bekerja disini saja sudah cukup kok,be...benar kan Bimo" Tanya Agus


"I..i...iya" Sahut Bimo


"Kami sudah tak perlu apa apa lagi kok...Letnan...heheheh..." Tambahnya lagi


"Hm...kalian ini. Yakin kalian tak ingin menjadi tentara,aku bisa memberi kalian jabatan Sersan jika kalian mau"


"APAAAAA!!! TENTARA? SERSAN...?!!!" Teriak mereka serentak


"Iya,bagaimana...mau tidak?" Tanya Ltn.Kawada lagi


"Um...anu...memangnya,apa yang harus kami lakukan?" Tanya Bimo


"Ah...ini mungkin cukup sulit. Aku ingin kalian membuat truk yang memiliki rudal di punggungnya



"Apa? Truk yang memiliki rudal?" Tanya Agus


"Kami belum pernah membuatnya" sahut Bimo


"Ya,aku tau. Untuk itulah aku butuh bantuan kalian. Agus,sang perancang kendaraan yang jenius,dan Bimo,sang montir terbaik di kota ini. Jika kalian bekerja sama maka,tak kan terlalu sulit jadinya kan?"


"Ah...hm...baiklah. Akan kami coba" Ucap Bimo menyetujui


"Bagus,aku ingin kalian menyelesaikan nya dalam 1 bulan ini. Kalian harus bisa membuat 10 truk rudal yang paling bagus dan berkualitas,bagaimana?" Tanya Kawada lagi


"Hm...baik. Kami akan menyelesaikannya secepat mungkin" Sahut Agus


"Bagus,kalau begitu kalian boleh keluar"


"HAI'....!!!!"


Agus dan Bimo pun keluar dari ruangan itu. Mereka pun sempat berbincang bincang mengenai masalah pembuatan Truk misil itu.


"Hei Agus,menurutmu kita bisa menyelesaikannya secepat itu?" Tanya Bimo


"Tentu saja tidak. Untuk itu kita harus meminta bantuan para pekerja yang lain" Jawab Agus


"Oh kalau begitu,aku akan meminta bantuan para Montir yang lain. Semakin banyak orang kan semakin bagus" Ucap Bimo


"hahaha benar juga. Tumben otakmu bekerja" Gurau Agus


"Hei apa maksudmu mengatakan itu!!!" Sahut Bimo


"hahahaha,aku hanya bercanda...."


"hahahaha....baiklah,terserah"

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2