
"A....APA KATAMU?!!!" Tanya Dayan kaget
"Maaf Dayan. Akulah yang membocorkan informasi tentang kelemahan negara ini kepada pemerintah Soviet,Josef Stalin" Ujar Oki
"Kau...Kau bercanda kan?!!" Tanya Dayan tidak percaya
"Dayan,yang dikatakan kakak benar. Ia sudah mengatakannya padaku tadi. Tolong maafkanlah ia" Pinta Mitsuo
"Kak,kau diam saja. Jangan ikut campur. Oki,apa maksud perkataanmu itu?!!! Kenapa kau melakukan semua ini?!!!" Tanya Dayan
Oki diam. Ia tiba tiba mematung. Wajahnya pun pucat pasi seperti mayat yang baru mati. Dayan semakin bingung melihat ekspresi Oki yang tidak seperti biasanya. Dalam hati ia berkata, "Pasti ada sesuatu yang disembunyikan Oki dariku" gumamnya.
Disaat saat yang menegangkan seperti itu,tiba tiba masuklah 3 panglima yang baru ditunjuk oleh Dayan tadi. Mereka adalah Hijoko Kurā (Hijoko),Hikawari Sanjõ (Hikawari) dan Takashima Kazoshā (Zoza).
"(Hormat) Lapor Letnan,semua pasukan sudah siap untuk diberangkatkan. Tinggal menunggu perintah dari anda" Lapor Hikawari memberi hormat
"kerja bagus prajurit. Nah sekarang,kemarilah. Ada yang ingin aku sampaikan pada kalian" Ujar Dayan
Mereka mengangguk. Mereka bertiga pun mendekati Dayan sedang duduk di karpet tadi. Ia pun mempersilahkan mereka bertiga untuk duduk.
"Ayo,duduk saja. Gak papa" Tawar Dayan
"Ah!!! Ba...Baik Letnan" Sahut merrka serentak
"Lihat ini (Menunjukkan peta Hiroshima). Ini adalah peta Hiroshima. Kita akan menerobos kota ini lewat 4 sisi yang berbeda. Hijoko Kurā!!!"
Hai Sensei!!!
"Kau dan pasukan mu,menyerang dari sebelah selatan kota ini (Sebelah kiri di peta). Tugasmu adalah menguasai seluruh pos pos yang dibangun di sepanjang jalan di sebelah selatan kota ini. Kau rebut pos pos mereka,lalu kau kuasai pos pos yang lain" Ujar Dayan menunjuk ke peta
HAI' SENSEI!!!
"HIKAWARI SANJÕ!!!"
HAI' CHŪI SENSEI!!!
"Tugasmu sama dengan Sersan Hikawari tadi. Bedanya adalah kau akan menggempur dari arah utara kota ini. Lebih tepatnya,kalian berdua akan mengepung kota dari 2 sisi"
HAI' SENSEI!!! sahut mereka serentak
" Sersan Mayor TAKASHIMĀ SAZOSHĀ!!"
HAI'!!!
"Tugasmu adalah kau dan pasukanmu harus mengelinap ke dalam kota. Pergilah ke rumah rumah yang kalian lalui dan selamatkan penduduk disana. Kalian juga bertugas untuk memasang ranjau di sekitar jalan dalam kota ini. Jika penduduk yang kakian selamatkan terlalu banyak,carilah 1 tempat yang bagus untuk menyembunyikan mereka dari tentara Soviet. Terutama,kau wajib memeriksa kantor dan kediaman keluarga besar grup Ratchiga (Keluarga Sano,ayah Oki dan Mitsuko). Mereka harus selamat. Terutama Sano,ia harus hidup. Kau mengerti"
*Ha!!! Dayan....😢😢😢* Batin Mitsuko
*Dayan. Setelah semua ini,aku tak tau apa aku harus dihukum atau tidak. Tapi,Terima kasih karena kau masih mempedulikan keluargaku,Dayan* Batin Oki
HAI' SENSEI!!!
"Setelah kau menyeleseikan tugasmu. Kau harus mempertahankan tempat itu dan menyelamatkan orang orang sampai pasukan yang lain datang membantu"
HAI' SENSEI!!!
"Bagus. Ada pertanyaan?!!!" Tanya Dayan
"Hai'" Sahut Hikawari
"Silahkan sersan"
"Hai'!!! Begini Letnan. Pasukan kami masing masing cuma 50 orang. Bagaimana mungkin kami bisa merebut pos pos mereka yang jumlahnya mungkin mencapai ribuan orang. Bukankahbitu sama saja bunuh diri?" Tanya Hikawari
"Hahaha tidak. Tentu tidak. Zoza!!!"
HAI'!!!
"Berapa jumlah pasukan yang tersisa?" Tanya Dayan
"HAI' Sensei!!! Sekitar 150 prajurit yang masih tersisa di luar" Jawab Zoza
"Bagus,lumayan. Mereka dibawah pimpinanku. Aku dan pasukanku akan memulai serangan awal agar mengalihkan perhatian mereka. Jadi tentunya,pertahanan mereka dari 2 sisi ini akan melemah. Dan saat itulah kau dan Hijoko akan menduduki kota dari 2 sisi ini. Lalu kalian lanjutkan untuk menguasai markas mereka. Kau faham?!!!" Tanya Dayan
HAI' SENSEI,Aku faham sekarang
"Bagus. Kalian juga berhati hatilah pada tank tank dan artileri mereka. Kalau perlu,kalian kuasai juga tuh tank tank sama artileri nya untuk menambah kekuatan kita. Semua Faham?!!!"
HAI' SENSEI!!!
"Bagus. Kalian keluarlah. Zoza,kau dan pasukanmu berangkatlah sekarang dan menyelinaplah. Kami akan menggempur setelah kau memasuki kota selama setengah jam. Ingatlah,menjauh dari pertempuran dan hindari kekacauan. Kau siap?!!!"
SIAP LETNAN!!!
__ADS_1
"Bagus. Kalian keluarlah. Tunggu 2 menit lagi"
HAI'!!! Kami permisi Letnan
Mereka bertiga pun keluar dari tenda. Saat ini hanya tinggal Dayan,Oki dan Mitsuko yang ada di dalam tenda. Oki yang merasa bersalah masih tetap menundukkan kepala nya dan tak berani menatap ke depan. Dayan pun mencoba menenagkan Oki.
"Pok!!! (Menepuk bahu) Bang Oki,kau tenanglah. Tak perlu merasa bersalah lagi. Yang berlalu biarlah berlalu. Saat ini ayo,kita fokuskan saja misi kita hari ini. Kita rebut kembali kota ini. Bergabunglah dengan pasukanku,Oki."
"Da....Dayan!!! Kau😢,Huh....😧Arigato' Teman😁"
"Heh....Kau tak perlu berterima kasih. Ayo,kita keluar. Kak,bagaimana denganmu?" Tanya Dayan menatap Mitsuko
"Aku....Um...."
"Dayan,aku keluar dulu ya" Sahut Oki
Oki pun berlari keluar tenda. Saat ini hanya tinggal Dayan dan Mitsuko yang masih di dalam.
*Bangs*t dah tuh si Oki!!! Bisa bisanya ia sengaja tinggalin adiknya buat nemenin gua. Awas aja lu entar😡. Tapi...Kok makin canggung ya😳* Gumam Dayan dalam hati
*Duh....Si kakak. Tega teganya dia ngelakuin ini ke adiknya sendiri. Awas aja lah entar😡. Tapi...duh nih jantung kenapa sih?!!! Dug Dag Dug Dag mulu dari tadi😖. Apa mungkin...gue suka ya sama si Dayan😳* Batin Mitsuko
"Kak...." Sapa Dayan
"Eh? I-Iya....Ada apa Dayan?" Tanyanya
"Um....Anu...."
Tiba tiba ada yang memanggil dari luar. Rupanya ia adalah Hikawari yang kemudian menerobis masuk dalam tenda. Sampai ia kemudian....
"Letnan!!! Let!!! Zoza dan pasukannya telah....(Melihat ada wanita) Ups,ma-maf Letnan. Hehehe Maaf aku akan keluar. Aku faham letnan perlu waktu sedikit untuk...Hehehe. Selamat bersenang senang letnan!!! (Keluar terburu buru)"
"WOI TUNGGU!!! INI BUKAN SEPERTI YANG TERLIHAT!!! HEY!!! Ck,dasar tuh orang. Dalam pikirannya tuh apa aja sih yang disimpen di dalem. Taunya cuma jav HD xxx mulu. Dasar!!!"
Dayan langsung marah mendengar apa yang dikatakan oleh Hikawari tadi. Tapi,berbeda dengan Mitsuko. Ia justru makin malu dan wajah nya makin memerah dikarenakan mendengar perkataan Hikawari tadi.
*Um...😶Kalo beneran kan juga bagus😳. AH!!! BICARA APA SIH AKU INI😨!!!*
"Eh? Kak,kamu kenapa?" Tanya Dayan
"Eh,gak papa gak papa. Ayo,ntar kita telat loh nyelesein misinya" Ujar Mitsuko gugup
"Oh...Benar juga. Ayo"
"PASUKAN KAISAR KU YANG PEMBERANI!!! DAN JUGA,KAWAN KAWAN KU YANG SIAP UNTUK BERTEMPUR HARI INI!!! KEMARIN,PASUKAN SOVIET DAN AMERIKA,MENDUDUKI KOTA DAN TANAH AIR KITA YANG KITA CINTAI INI!!! JADI UNTUK ITU,KITA SEMUA SEPAKAT UNTUK MEMBEBASKAN KEMBALI KOTA KITA,DAN MENGUSIR KEMBALI PARA TENTARA TENTARA ASING ITU. SEMUANYA....APA KALIAN SIAP UNTUK BERKORBAN✊!!!"
SIAP LETNAN!!!
"SEKALI LAGI!!! APA KALIAN SIAP UNTUK BERKORBAN....✊!!!!"
SIAP LETNAN!!!
"BAGUS. SEMUANYA,IKUTI AKU!!! TENNO HEIKA,BANZAI✊!!!"
BANZAI✊✊✊......BANZAI✊✊✊......BANZAI✊✊✊!!!
"BANZAI....✊!!!!"
BANZA✊I!!! BANZAI✊!!! BANZAI✊!!!
"YA.....BANZAI...✊!!!"
BANZAI✊!!! BANZAI✊!!! BANZAI✊!!!
"BAGUS. KALAU BEGITU,AYO KITA BERANGKAT✊!!!"
HAAAAIIII'.........!!!
Mereka pun berangkat ke tempat mereka masing masing. Pasukan Hijoko Kurā,bergerak menuju selatan kota untuk menguasai wilayah itu. Sementara itu,pasukan Hikawari Sanjõ bergerak ke utara untuk menguasai wilayah tersebut. Jika waktunya tepat,mereka akan menyerang dan mengeoung dari 2 sisi. Selain itu,pasukan Zoza yang bertugas untuk menyelinap,memasang bom dan perangkap,serta menyelamatkan para penduduk sudah mulai menjalankan misinya setengah jam yang lalu.
Sementara itu,pasukan Dayan yang lebih banyak bertugas untuk menyerang secara langsung di gerbang masuk kota Hiroshima agar perhatian musuh terfokuskan ke arah mereka. Semua rencana sudah matang. Hanya tinggal mencicipi rasanya saja (penyelesaian).
Lokasi : Gerbang masuk kota bagian selatan,di tepi hutan
"Pak Sersan,penjaga di sana cukup banyak. Apakah kita mampu untuk memenangkan perang ini? Bukankah ini sama saja dengan bunuh diri?" Tanya salah seorang pasukannya.
"Sssttt....Diam. Bukankah tadi sudah disebutkan,kalau Letnan Dayan akan melakukan serangan pengalihan. Jadi mungkin sebagian dari mereka akan meninggalkan gerbang ini dan menuju ke gerbang utama. Lalu,kita habisi sisa pasukannya" Terang Hijoko menenagkan hati prajuritnya
"Oh um...Bagaimana jika pasukan mereka di dalam masih banyak? Apa kita harus mundur pak?" Tanya prajuritnya lagi
"Tidak. Kita akan bertarung,sampai titik darah penghabisan. Kita akan menang dengan gemilang,atau kekalahan dan kematian yang menunggu kita. Kuatkan dirimu,jangan pernah sekalipun terbesit di dalam pikiranmu untuk mundur. Kau mengerti?!!!" Tanya Hijoko
"Ah....Hai' Sensei!!!" Sahut prajuritnya memberi hormat
__ADS_1
*Um,Letnan. Kuharap kau berhasil mengalihkan perhatian mereka semua. Kuharap kita bisa memenangkan perang ini dengan gemilang. Nasib kota ini ada di tanganmu Letnan*
Lokasi : Gerbang masuk kota bagian utara,di tepi sungai dan bebatuan besar
*Penjagaan terlalu ketat. Tidak tau didalam masih ada berapa pasukan lagi. Kuharap yang lain baik baik saja. Kuharap kita berhasil merebut kembali kota kita ini. Ibu,ayah,tunggulah sebentar lagi. Putra kalian ini akan menjemput kalian kembali* Gumam Hikawari
"Pak,kau baik baik saja?" Tanya salah seorang pasukan
"Ya,aku baik baik saja. Ini ,simpan ini baik baik" Ucap Hikawari memberikan sehelai kertas yang dilipat
"Jika aku gugur dalam perang ini. Tolong berikan surat ini pada kedua orang tuaku. Hanya kau yang paling kupercaya disini,adik sepupu" Tambahnya lagi
"Ha? Fyuh...Aku faham,bang San (Hikawari San jo)
Lokasi : Di dalam kota Hiroshima,kawasan perumahan padat di sebelah timur
"AYO AYO....PASANG RANJAU SEBANYAK BANYAKNYA!!! YANG LAIN PERIKSA RUMAH RUMAH!!! CARI PENDUDUK YANG SELAMAT DAN BAWA MEREKA KEMARI,CEPAT CEPAT!!!" Perintah Zoza
HAI' SENSEI!!!
Kreeeeek..... (suara membuka pintu) HA AKU MENEMUKAN SESEORANG,CEPAT KEMARI!!!
YA TUNGGU!!!
Ayo,kita harus memasang ranjau ini di sini
Ok,keluarkan ranjaunya
Ini,ayo cepat
Suasana pun gaduh tapi masih tetap teratur. Pasukan Zoza memulai aksi penyelamatan mereka di kompleks perumahan ini dan memasang banyak perangkap di sekitar situ. Ada dari mereka yang memasang ranjau,memeriksa rumah rumah,dan memantau keadaan lingkungan sekitar (jaga jaga kalau ada pasukan musuh yang mendekat)
Di teras atas disalah satu rumah bertingkat
(Memantau) HA!!! PAK....RATUSAN PASUKAN SOVIET MENUJU KEMARI!!! MEREKA JUGA PUNYA 3 TANK MINI DI SANA!!! KITA HARUS PERGI DARI SINI!!!
"YA!!! PERINTAHKAN PASUKAN KITA UNTUK SEGERA MUNDUR!!! KITA AKAN MENUJU KE PERUMAHAN SEBELAH UTARA DARI SINI!!!" Perintah Zoza
HAI'.....!!!
*Letnan,teman teman,kuharap kalian bisa menerobos kota secepatnya. Aku tak tau berapa lama lagi kami bisa bertahan. Cepatlah tolong kami di sini,Letnan*" Batin Zoza
Lokasi : Gerbang masuk utama kota,di sebelah barat,Di pinggir jalan tepi hutan
"2 Tank,3 Artilery dan 1 mobil bersenapan mesin. Lumayan ketat" Ucap Dayan sambil meneropong keadaan penjaga gerbang
"Lalu bagaimana?" Tanya Oki
"Seseorang harus menyelinap ke sana dan merebut senapan mesin mereka. Itu bisa menjadi peluang kita untuk membantai pasukan infantry mereka" Ujar Dayan
"Tapi pertanyaannya,siapa yang mau melakukannya" Tambahnya lagi
"Biar aku saja. Akulah yang menyebabkan semua kekacauan ini,jadi aku lah yang harus bertanggung jawab" Tawar Oki
"Ah!!! Jangan kak,bahaya!!!" Bantah Mitsuko
"Gak papa Mit,kakak bisa melakukannya. Percayalah. Bagaimana Let?" Tanya Dayan
"Fyuh...Baiklah. Hati hati. Ambil ini buat jaga jaga" Ucap Dayan sambil memberikan senapan STEN SMG kepada Oki
"(Mengambil senapan STEN) Baik,terima kasih Letnan"
"Hati hati" Sahut Dayan lagi
"Iya kak,hati hati ya" Sahut Mitsuko
"Ya,aku pasti akan baik baik saja. Jangan khawatir. Dayan...."
"Ha....."
"Banzai✊!!!" Sahut Oki
"Hm,Banzai✊!!!" Sahut Dayan
Oki pun mulai bergerak ke arah pasukan musuh dengan hati hati. Dengan modal rerumputan yang agak tinggi dan padat,ia mulai berjalan tiarap sambil memeluk senapan Sten miliknya.
*Oki,semoga kau berhasil. Nasib kami semua,ada di tanganmu,Oki*
BERSAMBUNG
__ADS_1