
Di ruangan Kawada
Dayan sekarang ini sedang duduk menghadap Kolonel Kawada. Meskipun begitu,ia terlihat tenang dan santai seperti sedang menghadap kawannya. Kawada pun terheran heran dibuatnya namun ia tak menunjukkan ekspresi herannya di depan Dayan. Ia pun mulai mencoba untuk berbincang bincang dengannya.
"(Bahasa Indonesia logat Jepang) Dayan....Dayan....Olang Pekanbalu. Kamu telnyatha lebpih mudha dali yang kukilla,Dayan" Ucap Kawada memulai pembicaraan
"Apa yang kau ingin kan!!!" Ucap dayan dengan nada tegas
"Oih...Jangan malah malah,nanti cepat thua. Begini,khamu saya thawarkan unthuk bekerja tengan kami." Tawar Kawada
"Maksudmu?" Tanya Dayan
"Kau...akan thiangkat mencadi insthrukturl militerl kami jang balu" Jawabnya
"Oh,jadi maksudmu aku harus mengajar kalian para tentara Jepang untuk menjadi pasukan khusus. Lucu sekali. Kalian meminta bantuan seorang bocah untuk mengajar kalian? Hahahaha....apa harga diri kalian serendah itu" Ejek Dayan
"Jaga lidahmu. Kau sekalang sedhang bicalla dengan seolang Kolonel yang telholmat. Jika kau tidhak bisha nenjaga calla bicalamu itu,maka aku sendili yang akan memotong lidahmu. Kau,mengerlti" Ancam Mawada
"He,jangan terlalu membanggakan diri dengan statusmu itu. Jika aku mau,aku bisa membunuhku hari ini juga" Ancam Dayan tak mau kalah
"Ooo....Kau mengancamkhu,begithu. Haha,Dayan...Dayan. Ini adalah kesempatan unthukmu agarl mencadi panglima besarl. Karlna kau menolak ajakanku,maka,kau sama saja menginjak injak halga diliku. Plajulit"
HAI'.....!!!!
"Panggil anching anching itu kemali"
"HAI'.....!!!! (Langsung pergi)
"Apa yang kau rencanakan?" Tanya Dayan
"Hahaha,liat saja sendili"
Tiba tiba prajurit tadi membawa teman temannya dan masuk kembali ke ruangan Kawada. Ternyata mereka membawa 4 orang tahanan yang rupanya....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"ANDI!!! ANTO!!! ARYO!!! JOHAN!!! KENAPA KALIAN ADA DISINI..?!!! HEI BAJING*N,LEPASKAN MEREKA" Bentak Dayan kepada prajurit
"Maaf,Kami diperintahkan oleh Kolonel Kawada untuk membawa tahanan ini. Kamu tak punya hak untuk memerintah kami (Bahasa Jav)" Ucap salah seorang prajurit
"APA YANG KAU BICARAKAN? AKU TAK MENGERTI!!! SEKARANG CEPAT LEPASKAN DIA ATAU.....!!!"
"DAYAN!!!!" Bentak Kawada
"Ini pilihan unthukmu. Kamu pilih...Teman teman mu tetap hidup,atau mati? Pilihan ada di tanganmu" Tambahnya lagi
"Berngs*k,si*l,bajing*n. Kau benar benar kejam. LEPASKAN MEREKA ATAU...!!!"
"Atau apa? Kau mau membunuhku. Hahahahaha.....kau tak punya cukup kekuatan untuk melawanku. Begini saja. 3 hali lagi,kau kutantang unthuk bertanding di ling (ring). Bagaimana,Dayan?" Tantang Kawada
__ADS_1
"He,kalau kau benar benar mau cari mati,akan kukabulkan. Tapi,saya punya 1 pertanyaan" Ucap Dayan
"Apa itu,tanyakan saja" Sahut Kawada
"Katakan,dimana Wati dan bibi Sukma. Apa kau menangkap mereka juga?" Tanya Dayan
"Oh,2 wanita itu. Kau tenanglah,jangan khawatir,mereka masih aman bersama ku. Mereka baik baik saja" Jawab Kawada
"Budi,Johan,Aryo,bang Anto. Jangan khawatir,3 hari lagi kalian akan kubebaskan"
.................
"Aryo,Budi"
..................
"Johan,bang Anto,apa yang terjadi dengan kalian?"
...................
"Brengs*k,apa yang kau lakukan pada mereka bajing*n!!!!"
"Hahaha,tenanglah....Dayan. Meleka cuma dibeli obat (diberi obat) kalena meleka belani melawan. Tapi tenanglah,meleka masih belum kutakdirlkan unthuk mati"
"Ku harap kau mebepati janjimu,Kolonel"
"Hahahaha,itu sudah pasti. Sorera subete o keimusho ni iremasu (Giring mereka kembali ke penjara)"
HAI'.....Taisa!!!!
Dayan dan yang lainnya pun kembali dimasukkan ke dalam penjara. 1 harapan terakhir mereka,yakni menunggu Dayan untuk menang duel melawan Kawada dan itu akan terjadi 3 hari lagi.
2 Hari kemudian
HU~HA!!!! HU~HA!!!! HU~ HA!!!! (Latihan Meninju)
"Hei Dayan,kenapa kau harus berlatih begitu keras? Kau menyerah saja lah. Kawada itu mustahil bisa kau kalahkan" Ucap Bimo yang sudah sembuh
"Iya,benar yang dikatakan Bimo. Kau menyerah sajalah dari pada menghabiskan masa mudamu disini. Bukannya kau ditawarkan untuk menjadi instruktur militer. Ikuti sajalah kemauan mereka. Kau bisa bebsa plis mendapat uang. Bukannya itu lumayan?" Ucap Agus memberi nasihat
HU~HA!!! HU~HA!!! HU~HA!!!
"Lupakan saja Gus,ia tak mendengarkan kita"
"Iya,kau benar. Kita lihat saja hasilnya besok"
Klontang Klontang....
Tiba tuba terdebgar suara orang yang sedang membuka gembok penjara. Dan kemudian....
Seeeeeeeng............ (membuka sel)
"Siapa disana? HU~ HA!!!" Tanya Dayan sambil fokos pada latihannya
"Ini aku,Kolonel Kawada"
Tiba tiba masuklah Kolonel Kawada seorang diri. Sambil membawa 3 piring nasi+lauk pauk yang diletakkan di atas wadah ia pun duduk dan meletakkan wadah tersebut di lantai.
lungan kita besok,maka itu tidak adil kan jadinya" Ajak Kawada
"Um....Baiklah,Kolonel. Aku akan makan. Terima kasih atas perhatianmu. Aku takkan sakit sampai kita selesai bertarung besok"
"Hahahaha....bagus. Aku suka semangatmu anak muda. Hei kalian belldua juga boleh makan. Jangan sampai sakit lagi,Bimo" Ajaknya lagi
"Wah...terima kasih pak" Jawab mereka serentak
"Baiklah. Waktuku sudah habis. Aku akan kembali ke luanganku. Kalian semua jaga kesehatan kalian.Ok" Ucap Kawada pamit
"Ok....terima kasih lagi atas makanannya" Ucap Dayan
"Ya,Mata Ashita,Dayan"
"Hm,Mata Ne,Kolonel"
Kawada pun pergi meninggalkan penjara itu. Sel penjara itupun kembali ditutup oleh si sipir penjara. Sambil makan mereka mulai berbincang bincang.
Hei,apa kah....Kolonel Kawada sebaik itu atau ia hanya pura pura?" Tanya Dayan
"Kau bercanda,ia adalah kolonel terbaik yang pernah ada. Bukankah begitu Agus?" Tanya Bimo
"hahaha itu benar. Sayangnya ia salah tempat lahir" Jawabnya singkat
"Hm...kau benar juga. Ayo cepat habiskan makanannya. Aku juga mau latihan lagi nih" Ucap Dayan
"Hahaha,baiklah. Ayo habiskan cepat,Bimo"
"Ya,tentu saja"
Di saat mereka sedang asyik makan makanan mereka. Tiba tiba bunyi sel terbuka terdengar kagi. Kali ini yang masuk adalah...."
"Kon"nichiwa....Kodomo-san (Kodomo\=anak anak)" Sapa orang itu
"Ha!!! K...K...K...Kau....
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
SERSAN KAMIZAWA!!!!"
"He....Anata watashi o shitteru ka?(kalian rupanya mengenalku rupanya). He~e~e...."
Besok Paginya
Ini adalah hari yang dinanti nantikan oleh ke 2 kubu (jepang dan pribumi). Yaitu hari dimana seorang anak muda pribumi yang berani menantang seorang panglima besar Jepang,kolonel Kawada. Pertandingan ini diadakan di atas ring yang telah disediakan sambil disaksikan oleh ratusan hingga ribuan prajurit jepang dan para penduduk pribumi di kota Bogor ini. Dikarenakan pertandingan ini menyangkut harga diri mamasing masing kubu,ke 2 kubu ini terus menyoraki jagoannya untuk memberi semangat.
Dari kubu satu
TAISA!!!! SHITTE KAGEN'NI!!!!
TAISA!!!! KAKIMAZERU....!!!!
ÕI....SHIZENIMASU....!!!! KAKIRUYO....TAISA!!!!
Dari kubu dua
AYO ANAK MUDA!!! BERJUANGLAH!!!
YA....KAMI MENDUKUNGMU!!!
SEMANGAT!!!
Diatas Ring
"Kolonel,aku harap kolonel menepati janjimu" Ucap Dayan
"Ya,tentu saja. Jangan khawatil. Lihat di sana (menunjuk ke arah kiri)"
Ternyata Kawada membawa 6 orang temannya Dayan (Anto,Aryo,Budi,Johan,Wati,dan bi Sukma) untuk melihat pertandingan ini. Mereka terlihat berdiri di depan barisan tentara Jepang yang juga turut menyaksikan pertandingan yang mendebarkan ini.
AYO....BERJUANGLAH DAYAN!!! (Anto)
KAU PASTI BISA!!!! (Aryo)
JANGAN MENGECEWAKAN KAMI KAK DAYAN!!!! (Budi)
BERJUANGLAH DAYAN!!!! NGANA PASTI BISA!!!! (Johan)
AYO DAYAN....SEMANGAT!!!! KAMI SEMUA MENDUKUNGMU!!!! (Wati)
BERJUANGLAH NAK DAYAN!!!! (Bi sukma)
*Kalian...kalian benar benar disini untuk mendukungku? Terima kasih,semuanya* Batin Dayan
"Bagaimana Dayan,bisa kita mulai?" Tanya Kawada
"Ya,tentu"
"PERHATIAN!!!! UNTUK BERJAGA JAGA DARI KECURANGAN YANG AKAN TERJADI,KAMI TELAH MEMBUAT PERATURAN. PERATURANNYA ADALAH BEBAS MEMUKUL DIMANA SAJA KECUALI DI BAGIAN BELAKANG KEPALA,PUNGGUNG,BAGIAN BELAKANG DAN BAGIAN BAWAH (Pant*t dan kelam*n). BOLEH MENGGUNAKAN SELURUH ANGGOTA TUBUH UNTUK MEMUKUL. DILARANG MENGGUNAKAN SENJATA,BAIK SENJATA TUMPUL,SENJATA TAJAM,DAN SENJATA API. PERTANDINGAN TAK BERBATAS WAKTU. PERTANDINGAN BERAKHIR APABILA SESEORANG DARI KE 2 PESERTA MENYERAH ATAU TERJATUH KE LUAR RING. DIHARAPKAN PARA PESERTA MENGIKUTI PERATURAN YANG ADA DAN MENGUTAMAKAN SOLIDARITAS. BAIK,PERTANDINGAN,DIMULAI!!!!
Teng Teng Teng Teng.....
YOOO......AYO BERJUANGLAH!!!!
KAU PASTI BISA NAK!!!!
RETSUYO....TAISA!!!!
DEKIMATSUYO,SENSEI!!!!
Di depan barisan tentara Jepang
__ADS_1
*Kuharap kau memikirkan ancamanku semalam,Dayan....* Batin Kamizawa
BERSAMBUNG