MENGABDI PADA 2 NEGARA

MENGABDI PADA 2 NEGARA
BAB 16 : PERSIAPAN UNTUK BERPERANG


__ADS_3

GO GO GO!!!


CAM'ON!!! LET'S GO!!!


FIRE!!!


HIYAAAA.......!!!!!


Ribuan tentara Amerika pun berlari ke depan untuk menggempur kamp angkatan laut Jepang. Kohza pun bersiap memberi aba aba untuk menembak.


"BUNGKER SENAPAN MESIN SIAP!!! TEMBAK!!!"


DarDarDarDarDarDarDarDarDarDarDar!!!


Bang Bang Bang Bang!!!


TAk Tak Tak!!!


ARGHHH....


ARGHHH..........


AKHHH..................


DarDarDarDarDarDarDarDar!!!


ARGH...


ARGHH......


ARGHHH..........


Puluhan hingga ratusan tentara pun gugur. Pasukan Jepang yang berjumlah sekitar 5000 tentara harus bertahan melawan serangan angkatan darat dan Laut Amerika yang berjumlah sekitar 20.000 Tentara.


DarDarDarDarDarDar!!!


Bang Bang Bang Bang!!!


"ARTILERI!!! TEMBAK!!!" Teriak Kohza


PAM.....IIIITTT....DUAR!!!!


AKHHH.........


MORTAR!!!DESTROY THE BUNGKER ATTACK!!!


YES SIR!!!


3 Prajurit Amerika pun bersembunyi di balik dawai yang dipasang oleh tentara Jepang. Mereka pun mempersiapkan mortar untuk menghancurkan bungker senapan mesin Jepang yang ada di atas bukit itu.


Hei friend,direct it righ. (Hei kawan,arahkan dengan benar)


Ok take it easy. Ha...Are You Ready...!!! (Ok tenang saja. Ha...Kalian Siap?!!!"


I am Ready....


I'm more than Ready.


Ok,FIRE....!!!


PAM!!! IIIITTT.....DUAR!!!


"Ha!!! Apa yang...?"


Ledakan pun terjadi. Semua para prajurit Jepang yang melihat Bungker mereka hancur langsung melapor pada Kohza.


KOLONEL...KOLONEL!!!


"Ada apa prajurit!!! Suara apa itu tadi?!!" Tanya Kohza


"KOLONEL,BUNGKER...BUNGKER DI SELATAN TELAH DIHANCURKAN!!!" Jawab prajurit panik


"APA!!! SIAL,KENAPA BISA?!!!" Tanya Kohza lagi


"Sepertinya....ada mortar yang tersembunyi di bawah sana" Jawab prajurit


"Sial,ini gawat!!! Perintahkan para sniper untuk mencari mortar mortar itu. Jika mortar itu berhasil menghancurkan bungker di utara,maka habislah kita" Perintah Kohza


"HAI'...!!!"


Prajurit itupun berlari untuk mengabari sniper sniper yang lain. Sementara itu....


Markas Besar Angkatan Darat Jepang,Tokyo


Para Jendral dan petinggi petinggi miliiter Jepang sedang berkumpul di ruang rapat. Mereka sedang mengadakan rapat darurat mengenai serangan yang terjadi di tepi pantai Tajirhama,Hidakacho,Jepang.


"Baiklah,seperti yang kalian ketahui,Amerika memulai serangan mereka dari laut ke lepas pantai Tajirhama. Kami telah mengirim bantuan sekitar 40.000 personil prajurit infantry dengan 10 Tank ringan. Setidaknya,kita bisa menunggu hingga kapal kapal perang kita tiba di sana" Ujar Jendral Anami Korechika,Jendral besar sekaligus menteri militer Jepang.


"Apakah ada bantuan lain yang diberikan oleh markas markas di sekitarnya?" Tanya salah seorang anggota rapat


"Sejauh ini,ada total 10 markas yang mengirim bantuan kesana. Tapi,kami belum mendapat keterangan pasti berapakah jumlah tentara yang dikirimkan" Jawab Anami

__ADS_1


"Jadi,apa yang akan kita lakukan selanjutnya?"


"Ya,kami baru mendapat perintah dari sang kaisar hiroto,bahwa setelah perang ini selesai,kami akan melakukan serangan balasan ke pelabuhan pelabuhan Amerika yang tersebar di seluruh pulau pulau di laut Pasifik. Intinya,kami akan membuka jalan untuk menuju Amerika" Ujarnya lagi


"Hm...jika kita melakukan serangan terhadap Amerika,Bagaimana dengan Soviet. Bukankah kita harus membantu Jerman untuk menguasai negara itu?" Tanya salah sekrang dari mereka


"Ya itu merupakan rencana terbesar. Kami berencana akan langsung menerjunkan pasukan baru kami,sedangakan pasukan lama akan menggempur Amerika habis habisan" Jawabnya lagi


"Tapi,bukankah Amerika itu...memiliki armada laut yang besar? Bagaimana jika kita gagal dalam perang pasifik nanti?"


"Jangan khawatir,saat ini,Amerika sedang membantu inggris untuk mengepung Jerman. Ini adalah peluang bagi kita untuk melakukan invasi,karena mungkin tidak banyak kapal kapal perang yang ada di lautan mereka"


"Jadi semua sepakat,untuk mengirimkan pasukan baru ke UniSoviet dan pasukan lama (Berpengalaman) ke Amerika?" Tanya Anami


"Ya,markas ku siap mengirimkan pasukan"


"Markas ku juga"


"Kami akan sangat senang jika kita semua berhasil menduduki amerika dan Soviet. Itu merupakan kemenangan besar yang akan dicatat dalam sejarah"


"He...Perang berarti emas. Aku dan pasukanku siap membantu kalian"


"Bagus,hari ini,rapat telah kita anggap selesai. Semua boleh kembali ke markas kalian masing masing" Ujar Anami lagi


"(Berdiri serentak) HAI' SENSEI!!! (Hormat)"


Kamp Militer Hiroshima,Jepang


Oki dan Dayan yang telah menyelesaikan pelatihan militer sedang beristirahat di kantin. Mereka sedang menikmati hidangan yang di berikan sampai mereka di kejutkan dengan suara mik yang berbunyi dari luar.


PERHATIAN UNTUK SELURUH PARA TENTARA,AGAR BISA BERKUMPUL DI LAPANGAN SEKARANG JUGA. SEKALI LAGI,DIBERITAHUKAN UNTUK SELURUH PARA TENTARA,BAIK TENTARA BARU ATAUPUN LAMA,HARAP SEGERA BERKUMPUL DI LAPANGAN SEKARANG JUGA,TERIMA KASIH


"Eh...ada apa? Apa yang ia bilang?" Tanya Oki


"Hah,kamu ini. Kita disuruh untuk berkumpul. Ayo,kita harus pergi" Jawab Dayan


"Ah....Ayolah. Ramen ini belum sempat kucicipi,bagaimana mungkin kita harus latihan lagi dengan perut kosong?" Protes Oki


"Ah kau ini,lupakan soal makanan. Mungkin ada hal penting yang ingin disampaikan komandan. Untuk itu sebagai anggota perwira yang baik,kita harus mendisiplinkan diri. Jangan sampai terlambat. Ini hari pertama kita disini lho" Ujar Dayan menasihati


"Ah...Baiklah. Ayo"


Mereka berdua pun berlari ke lapangan. Disana sudah banyak prajurit yang berbaris rapi dengan senjata di tangan mereka.


"Ada apa ini? kenapa mereka membawa senapan?" Tanya Oki


"Entahlah,ayo kita tanya pada seseorang yang...."


Tiba tiba ada seseorang yang mengagetkan mereka. Ternyata ia adalah...


UWAAAA!!! SIAPA ITU!!!!


"Hihihi...kaget ya...kaget ya..."


"Hah kau ini"


"Oki,siapa dia?" Tanya Dayan


"Oh,ini adik perempuanku. Namanya Mitsuko Sakura. Ia saudariku satu satunya" Jawab Oki


"Oh hai,namaku Mitsuko Sakura. Aku adikinya Oki. Namamu siapa?" Tanya Mitsuko


"Oh hai,namaku...Dayan,hehehe.... (gugup)"


"AH!!! DAYAN!!! DAYAN YANG KATANYA KEPALA DIVISI EMH......!!!"


Dayan tiba tiba menutup mulut gadi imut tersebut. Mitsuko terkejut dan memberontak tapi Dayan sempat menempelkan jari telunjuknya ke mulutnya,tanda untuk tidak berteriak lagi.


"Kamu jangan bilang ke siap siapa oke. Ini rahasia yang tak boleh diketahui oleh orang banyak. Nanti berabe ceritanya" Ujar Dayan


"Oh gitu,hehehe....baiklah"


*Mitsuko tampaknya senang dengan Dayan. Apa aku kebanyakan mikir ya? Hah,kalau itu benar benar terjadi kan bagus* Batin Oki


"Hei Oki,kenapa diam saja?" Tanya Dayan


"Oh hehehe,tidak apa apa. Ayo,kita harus bergegas"


"Ayo"


"Aku ikut kamu ya Dayan....😊" Pinta Mitsuko


"Eh? jangan kak,kami cowok loh. Gabung aja ama barisan cewek" Tolak Dayan


"Loh kok kakak sih,emang umur mu berapa?" Tanya Mitsuko


"Aku....."


Pengenalan Karakter


Name : Moehammad Dayan al-Hasan

__ADS_1


Age : 15 Years


Profession : Military Army


History : Anak dari seorang juragan kaya di kota. Lantaran ia melarang ayahnya untuk mengikuti Belanda,ibunya ditembak mati dan ia diusir dari rumah. Sempat menjadi wakilnya letnan Darmo,seorang pemimpin gerakan pemuda yang sangat menentang Belanda. Ia pernah dipenjara selama 1 minggu lebih oleh tentara Jepang lantaran ia berhasil membunuh ratusan pasukan Jepang sendirian. Saat ini ia memiliki misi untuk menghancurkan Jepang dari dalam agar Jepang menarik pasukannya dari Hindia-Belanda.


______________________________.


Name : Makato Oki


Age : 23 Years


Profession : Military Army,Deputy Director of the Ritchi Group Company


History : Anak dari seorang direktur perusahaan terkenal dari grup Ratchiga. Ia menduduki posisi sebagai wakil direktur/wakil ayahnya. Saat ini,ia bergabung menjadi tentara karena ia bosan mengurus berkas berkas yang harus ditandatangani setiap harinya. Ia tau resikonya menjadi tentara,terlebih lagi di masa Perang Dunia ini. Namun,ia tetap bersikeras untuk menjadi tentara sambil mencari sahabat yang selalu setia kepadanya.


_______________________________.


Name : Mitsuko Sakura


Age : 21 Years


Profession : Military Army,Ratchiga Group Company Secretary


History : Wanita cantik asal Hiroshima ini adalah saudara dari Oki,dan anak bungsu dari Sano,sang pemimpin perusahaan grup Ratchiga. Tidak hanya cantik dan imut,ia juga merupakan salah satu anak paling cerdas Jepang. Karena kecerdasannya itu,ayahnya mengangkat ia sebagai sekretaris utama dalm perysahaannya. Ia digambarkan sebagai sosok yang periang,ceria,suka berkawan dan kekanak kanakan. Saat ini,ia mengikuti kakak nya menjadi tentara lantaran ia tak ingin kakak nya itu sampai kenapa napa.


_____________________________.


"Oh...Jadi umurmu masih 15 tahun. Kok tinggi banget ya,gagah pula. Kaya penuda yang sudah berumur 30 tahun"


"KETUAAN DONG!!!" Sahut Dayan kaget


"Hihihi...Bercanda...Jangan masukin ke hati. Oh ya omong omong aku boleh ya gabung ama kalian. Lihat tuh disana,ada kok cewek yang berbaris di tengah tengah para cowok. Ya,boleh ya,plisss....!!!" Rengek Mitsuko


*Duh,ni anak kekanak kanakan banget ya. Ck,mau bagaimana lagi* Yaudah deh,boleh" Ucap Dayan menyetujui


"Wah benarkah? Hore....... (melompat kegirangan). Ayo ayo,kak,Dayan. Ayo kita berbaris di sana"


"Ah....Baiklah...." Sahut mereka serentak


Mereka pun berbaris di lapangan. Tiba tiba ada seorang senior yang datang menghampiri mereka.


"Hei,kalian bertiga" Sapa Senior


"Oh ya,ada apa senior?" Tanya Dayan


"Ini,kalian tak membawa senjata jadi aku memberikan ini pada kalian,ambillah. Ini juga tugasku untuk membagikan barang kepada para prajurit yang ikut berperang" Ujarnya sambil memberikan senapan Arisaka tipe 38



"APA?!!! IKUT BERPERANG!!!" Teriak Mereka Syok


Semua pandanganpun mengarah pada mereka. Mereka pun merasa gugup karena hal itu,tak terkecuali senior tadi.


"Iya,eh...hehehe. Apakah kalian belum melihat mading? Disana dituliskan bahwa 3/4 pasukan kita akan dikirim ke lepas pantai Tajirhama untuk membantu mempertahankan Kamp angkatan laut disana" Jelas senior


"Mempertahankan dari apa?" Tanya Oki


"Dari serangan Amerika. Saat ini Amerika mulai melakukan Invasi. Sudahlah, lebih baik kalian bersiap siap. Tas,rompi,dan perlengkapan perang lainnya sudah disediakan disana (menunjuk kearah tumpukan tas). Kalian tinggal ambil saja. Oke lah,saya harus membagikan senjata ini kepada para prajurit yang belum mendapat senjata. Saya undur diri ya,sampai bertemu lagi,bye..."


"Ya,sampai bertemu kembali" ujar mereka pelan


Senior itupun beranjak dari situ. 5 menit kemudian,salah seorang panglima mulai naik ke atas mimbar yang terletak di tengah tengah lapangan (kaya upacara senin pagi gituloh). Panglima itupun mulai berpidato.


"BAIKLAH PARA PRAJURIT KAISAR YANG PEMBERANI. KALIAN SEMUA PASTI SUDAH TAU TENTANG MISI YANG AKAN DIJALANKAN HARI INI. BAGI YANG BELUM TAU SAYA ULANGI KEMBALI. HARI INI,PAGI INI,PULUHAN RIBU TENTARA AMERIKA MULAI MELAKUKAN INVASI KE LEPAS PANTAI TAJIRHAMA. MEREKA MEMINTA BANTUAN KE KANTOR MILITER PUSAT. JENDRAL ANAMI MEMERINTAHKAN KITA UNTUK IKUT ANDIL DALAM PERANG INI DALAM UPAYA MEMPERTAHANKAN KAMP ANGKATAN LAUT JEPANG ITU. APAPUN YANG TERJADI,KAMI HARAP, AGAR KALIAN SEMUA BERTEMPUR DENGAN GAGAH BERANI. TAK KENAL MUNDUR DAN TAK PANTANG MENYERAH. INGATLAH,INI MERUPAKAN KESEMPATAN KALIAN UNTUK BERJUANG DAN MATI SEBAGAI PRAJURIT KAISAR YANG TERHORMAT. KALIAN SEMUA AKAN MENDAPAT KEHORMATAN YANG AKAN SELALU DIKENANG OLEH GENERASI GENERASI BARU KITA. SEMUANYA,APA KALIAN SIAP UNTUK BERKORBAN?!!!"


"YA PAK!!!" teriak mereka serentak


"LEBIH KERAS!!!"


"YA PAK!!!" teriak mereka lagi


"BAGUS,INGATLAH UNTUK TERUS BERJUANG DEMI NAMA BAIK BANGSA DAN NEGARA. KALIAN ADALAH GENERASI MUDA YANG AKAN MENJADI CALON PEMIMPIN DI MASA DEPAN. DI MASA YANG AKAN DATANG,ANAK ANAK DAN CUCU CUCU KITA AKAN TERUS BERBANGGA AKAN PERJUANGAN YANG KITA LALUI SAAT INI. KALIAN ADALAH TENTARA TENTARA KAISAR YANG PEMBERANI,DISEGANI MUSUH,DIHORMATI KAWAN,DAN DITAKUTI DUNIA. SEMUANYA...!!! TENNÕ HEIKA,BANZAI!!!"


BANZAI....!!!


BANZAI....!!!


BANZAI....!!!


"BANZAI....!!!!"


BANZAI!!! BANZAI!!! BANZAI!!!


"BANZAI....!!!!"


BANZAI!!! BANZAI!!! BANZAI!!!


Semua prajurit pun bubar. Mereka mengambil semua perlengkapan perang yang telah disiapkan sebelumnya. Tak terkecuali Dayan,Oki dan Mitsuko. Mereka sepakat akan berangkat bersama dan berjuang bersama. Perang yang sebenarnya,baru saja dimulai.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2