
happy reading 🥰
" apa nyaman makan begitu ?" suara itu mengejut kan ku ,aku mendongak ke arah bos yg ada di depan sana agak jauh dari tempatku segera aku menurunkan tangan dan menjawab pertanyaan darinya ,untung belum aku gigit
" ya nyaman pak kan sudah biasa " jawabku padanya meski baru kali ini aku makan pakai cara kayak gini tapi kan harus meyakinkan bahwa aku sudah pro .ya bukan pro sih tapi harus meyakinkan biar gak curiga aja dia . aku masih diam belum makan kembali takut masih di ajak bicara .
" kenapa gak makan ?" pakek nanya segala lagi nih pak bos kan aku nunggu kau biar gak repot aku nya.
" iya pak " aku pun menjawab sekenanya dan memutar tubuh jadi memunggunginya lalu segera memakan lagi makananku.
" ke ..."
dert dert dert
syukurlah ada yg nelfon pasti dia mau ganggu acara makan ku lagi , batinku
" hallo "
" ......."
" kapan ?"
"......."
__ADS_1
"baiklah " hemat banget ngomong nya .
" jeni "
" iya pak ?" aku berbalik dan menatapnya .untung sudah selesai makan kalau tidak... ststst
" sudah makan kamu bereskan ruangan ini lalu segera pulang , aku akan keluar " dia kemudian menutup laptop nya .
" baik pak " lalu bos pun keluar dari ruangan .
" apa gue OG " kemudian aku membereskan meja meja dan juga tak buku sebelah meja bos banyak sekali buku di sana ,kemudian aku mengambil ransel di sofa dan memakainya kemudian aku keluar dari ruangan bos berjalan menuju lift
Ting
" heh kamu siapa ?" aku mendongak ketika ada orang yg bicara di depanku karena sejak tadi aku bermain ponsel Sadang ngechat Ama Bimo.
" embak ngomong Ama aku ?" tanyaku Ama tu orang sambil menunjuk diriku sendiri .
" ya Ama kamu " katanya sewot
" aku jenie bak " jawabku sambil mengulurkan tangan ku padanya .tapi tak ada tanda
" kamu apanya qeenan ?"
__ADS_1
" emmm " aku mengingat ingat siapa qeenan apa aku kenal apa tidak tapi rasanya aku tidak punya teman atau kenalan yg namanya qeenan .
" malah bengong lagi kalau ditanya itu di jawab bukan malah sok bisu " yak ampun nih cewek untung cantik kalau tidak habis dia .
" maaf bak aku gak kenal " jawabku jujur tapi tu cewek seperti gak percaya dan melihatku dari atas sampai bawah ,
haahaha liat aja terus wonk cuman kain semua ,monolog ku dalam hati.
" biasa aja " diapun berbalik dan berjalan menjauh dariku
" yak ampun " tanganku yg mulai tadi terulur aku turunkan dan aku pijit pijit udah kebas bos di kacangin. aku pun berjalan keluar dari lobi dan sudah ada Bimo di sana dengan mobil kesayangan nya .
" kenapa lu Jen " tanya nya ketika aku membuka pintu depan mungkin dia kepo karena liat aku memijit tangan.
" gak usah nanyak " jawabku malas sambil duduk disampingnya dan membuka penutup wajahku .
" kenapa tu muka ?" tanya nya lagi dan mobil pun keluar dari area kantor .
" hais " aku melotot ke arahnya karena banyak nanyak ,aku kan lagi kesel " kepo " Ku sandar kan punggungku di jok mobil lelah rasanya ini hari pertamaku kerja loh . ku pandang keramaian dari jendela mobil.
biasanya kalo aku ada masalah aku akan menelfon Gibran mantan tunanganku , meskipun ada si Bimo aku gak pernah cerita Ama dia , bukannya gak pernah tapi curhat Ama dia tentang si Gibran aja gitu . kalok sekarang aku harus ngomong apa ?Ama siapa ? Jeje kangen !
maaf lama up nya lagi sakit soalnya pas lama banget sakitnya 😤
__ADS_1