Mengasuh Bos Tengil

Mengasuh Bos Tengil
MBT 29


__ADS_3

happy reading


kami sekarang berada di landasan pesawat,perlu waktu setengah jam untuk sampai disini


" mau ngapain ke sini ya ? apa mau jemput klien dulu " pikirku


" kita akan segera berangkat tuan " suara Viktor dari kursi depan ,dan mobil pun memasuki landasan itu menuju ke sebuah jet pribadi.


" apa maksudnya tadi " kita akan segera berangkat " memangnya mau kemana ?" pikiran ku menerawang ke mana mana


" silahkan nona "


" eh , kapan kamu turun ? dan dimana pak bos " pertanyaan ku lontarkan saat Viktor tiba-tiba membuka pintu dan menyuruh ku untuk keluar , pak bos yg berada di sampingku pun ternyata sudah ada di luar


" apa kamu masih tidak mau turun jenie " suara bariton pak bos menakutkan


" maaf pak bos " aku pun langsung keluar dan lari menuju ke sebelah pak bos . kami pun berjalan masuk ke jet diikuti oleh Viktor di belakang .


" wah " aku kagum dengar jet ini karena baru kali ini aku menaiki jet pribadi , biarlah pak bos menilai aku katrok atau gimana yg penting aku happy

__ADS_1


" apa kamu tidak mau masuk " aku hanya nyengir , aku pun masuk dan duduk di kursi yg berhadapan dengan pak bos


saat jet sudah terbang pak bos memejamkan mata ,


" apa dia takut ketinggian ,terus kenapa dia duduk di dekat jendela " pikirku, aku pun memegang tangan pak bos dan mengusapnya. benar saja tangannya dingin pasti dia ketakutan


" udah gak papa , ada jenie di sini " kataku saat pak bos membuka matanya dan melihat ke arah ku dia pun menggenggam tanganku . mungkin ini berhasil buktinya dia tenang dan nafasnya teratur sekarang


" pak bos pasti sudah tertidur " aku pun menarik tanganku tapi tidak bisa di lepas huft sudah lah . aku pun pindah duduk di samping pak bos dan ikut tidur di sampingnya


entah sudah jam berapa aku pun terbangun , rasanya sudah lama aku tidak tidur nyenyak begini tapi kog!


" eh " aku pun duduk tegap , ternyata aku tidur di bahu pak bos " aku gak ileran kan " ku usap mulut ku


" kamu kenapa duduk disini ?" apa ni orang amesia,siapa tadi yg gak lepasin tangan ku dan jadi duduk pindah ke sampingnya . aku memicingkan mataku


" maaf pak bos " aku pun bangun duduk di depan nya lagi ,gak mau emosi takut ngereog


" kenapa minta maaf dan pindah lagi ?"

__ADS_1


" saya ... bukannya sudah sampai pak bos ?" tanyaku karena tidak menemukan alasan


" sudah sejam yg lalu " jawabnya setelah melihat jam yg melingkar di tangan nya


" bohong " aku tidak akan percaya ucapannya, kenapa gak bangunin aku kalau udah nyampe dari tadi coba


" aku bukannya gak tega bangunin kamu ,tapi kamu nya yg di bangunin dari tadi tapi gak bangun bangun dasar kebo" um nih mulut pak bos gak di sekolah in apa ya ngatain aku kebo .


" huft sabar sabar jenie anak baik "


" kenapa ?"


" tidak apa-apa pak bos "


" kalau begitu ayo kita turun , kamu udah Puas kan tidurnya"


" iya pak bos " pak bos ku yg Aneh bin ajaib . kami pun keluar dari jet dan sudah di sambut oleh beberapa orang berbaju hitam


" selamat datang di kota y tuan Keenan " kata salah satu dari mereka sambil membungkuk ke arah pak bos . tapi pak bos dengan sombong nya melewati mereka dan berjalan di depan

__ADS_1


maaf reader 🥰


__ADS_2