
happy reading 😘
" memangnya saya ngijinin kamu?"
" tidak pak bos "
" kalau begitu sini " aku berjalan ke arahnya " duduk " aku pun duduk " siapa yang nyuruh kamu duduk di situ" aku pun langsung menggeleng dan berdiri, tapi aku harus duduk di mana hanya ada sofa panjang di sini dan duduk pun tak boleh .masa iya aku duduk di lantai
" pak bos "
" kenapa?" dia menatap ke arah ku
" saya duduk di mana ? masa iya di meja " ada nada bercanda di suara ku .
" terserah " pak bos mengangkat kedua bahunya. hais ini nih masa iya, bisa bisa aku langsung di tendang nanti pasti pak bos mau mecat aku tapi masih cari cara buat alesan . oke fine kita mulai siapa yg berhasil
" eh mau ngapain kamu ?" tanya pak bos ketika aku mulai berjongkok , cerita nya aku tu mau duduk di lantai gitu .udah gak ada cara soalnya .
__ADS_1
" mau duduk pak bos " aku kembali berdiri.
" duduk di sini " katanya menepuk sebelah nya
" tadi gak boleh " heran nih orang satu anehnya minta ampun .
" memangnya kamu minta izin sama saya ?" enggak sih
" memangnya kalau saya minta izin sama pak bos bakal di izinin ?"
" pak bos saya boleh duduk di sini ?" aku menunjuk ke arah sofa sebelahnya.
" duduk saja siapa yg ngelarang kamu duduk " katanya acuh dan kembali memakan sushi nya. tukan apa aku bilang tadi . aku menarik nafas dalam-dalam biar sadar siapa yg aku hadapi sekarang dan duduk di sebelahnya aku menatap ke arah nya saat dia menodongkan sushi ke depan ku . aku hanya diam dan mengedipkan ngedip kan kedua mataku .
" kamu belum makan siang kan " aku mengangguk karena memang aku belum makan siang " kalau begitu buka cadarnya " eh ! aku pun menutup dengan kedua tangan ku di depan cadar .
" gak boleh pak bos kita itu bukan muhrim " bisa gawat kalau dia adalah keluarga dari mantan tunanganku .
__ADS_1
" CK . kamu gak pengap apa gitu terus " ya pengap sih tapi gimana aku harus terbiasa .
" saya sudah terbiasa pak bos "
" gak usah bersandiwara lagi kamu je " eh !
" saya tau kamu itu tidak hijrah , dan saya punya foto kamu empat hari yg lalu sebelum kamu begini jadi berhenti berpura-pura " aduh gimana ini " dan saya juga tau apa alasannya kamu jadi begini " pasti Bimo ini yg bilang " tanpa dia bilang pun saya pasti tau je " dia seperti cenayang bisa tau apa yg aku pikirkan " aku bukan cenayang jadi berhenti berpura-pura dan buka cadarnya tangan saya pegal ini " aku menyerah dan aku pun membuka cadarku dia pasti bukan saudara dari mantan tunanganku karena dia sudah memperlihatkan foto padaku .
" aaakh " dia tertegun melihat ku pasti karena aku menirukan suara anak kecil . dia pun menyuapkan aku dan menyuap kan ke mulutnya sendiri . biarin aja dia nyuapin aku kapan lagi bisa di suapin Ama pak bos ya kan . lagian aku juga tidak tau cara pakai sumpit ,baru kali ini aku makan makanan sehat tau
makan siang kami tanpa suara hanya suara jarum jam di ruangan yg berdentum .sushi di kotak bekal pun habis dia pun minum air putih dan mengambil tisu untuk membersihkan mulutnya . kalau aku sih sudah minum banyak kali karena setiap makan sushi pasti minum .
" bereskan " setelah mengatakan itu dia pun kembali ke kursi kebesarannya .
" baik pak bos " aku pun membereskan meja dan kembali ke kursiku dan melanjutkan pekerjaanku yg lain .
jangan lupa komen ya reader 🥰
__ADS_1