Mengasuh Bos Tengil

Mengasuh Bos Tengil
MBT 39


__ADS_3

happy reading


sekarang aku sudah berada di kamar hotel, bersandar di pintu kamar


" yak ampun apa yg gue pikirkan " ku pegang kedua pipiku sambil geleng-geleng ,rasa rasanya aku tambah baper sekarang " gue lebih baik mandi dulu biar gak stres " aku pun berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri , di kamar mandi ku buka pakaian yg melekat di tubuh ku


" aneh aneh aja masak gigitan semut bilang tanda kepemilikan" ku pegang bercak merah yg ada di leherku hingga dadaku " yak ampun gue bisa gila ini " ku geleng kn kepala karena mikirin apa yg di ucapkan Miranda tadi " ya gak mungkin lah , ngarep " dan langsung saja ku lepaskan sisa pakaian yg masih ada di tubuh ku dan langsung membersihkan diri


selesai mandi aku segera mengenakan baju tidurku dan bersiap untuk tidur , mau kemana lagi kalau gak tidur aku kan gak tau daerah sini meskipun ini masih belum terlalu malam . aku pun berjalan ke arah ranjang ku tapi kemudian handphone ku berdering


" paling si Bimo nih " aku pun berjalan ke arah sofa yg tadi aku letakkan tas di atas sana " eh kog ..." aku pun mengangkat panggilan di handphone ku " hal.."


" kamu kemana aja kog lama ngangkat nya ?" katanya , gini nih udah buru buru tadi angkat telepon nya masih aja di semprot


" saya tadi lagi mandi pak bos "


" kog lama ?"


" ya biasa lah bos namanya juga perempuan " jawab ku jengah gini nih

__ADS_1


" cepat ke kamar saya sekarang "


Tut Tut Tut


" astajim , belum juga protes " aku pun segera keluar dari kamar dengan berlari menuju ke kamar pak bos yg ada di sebelah ku , takutnya dia tambah marah lagi kalau aku lama


***************tok tok tok***************


tok tok tok


" mungkin pak bos gak denger ya " aku pun mencoba mengetuk pintu pak bos lagi


tok tok tok


tok tok tok


tok tok tok


" aduh ada apa sih kamu ni Jen ?" kata pak bos dengan nada kesal setelah membuka pintu tapi aku tidak peduli untuk sekarang, aku pun berjalan kearah pak bos dan mengecek keadaannya untuk memastikan dia tidak apa-apa "CK, apa yg kamu lakukan jenie " kata pak bos suaranya seperti menahan sesuatu

__ADS_1


" saya mau mastiin pak bos baik baik saja" kataku sambil mendongak melihat ke arah nya


" i'am fine , apa saya kelihatan Sakin Jen ? lihat baik baik" aku mengedipkan mata untuk beberapa kali dan kulihat pak bos dari atas ke bawah


" eh , maaf " aku pun menutup mataku sambil menunduk


" maaf untuk apa ?" katanya berjalan ke arahku bau sampo dan sabunnya menjalan ke indra penciumanku makanya aku tau dia mendekat meskipun aku tutup mata


" sa-saya sudah ga-ganggu pak -pak bos " jawab ku terbata Masih berjalan menjauhinya


" terus ?"


" sa-saya su-sudah pe-pegang pegang pak bos " sampailah aku di tembok dan pak bos sepertinya sudah menjauh , aku pun membuka mataku " eh , maaf " aku terkejut karena dia masih ada di depanku


" huh , kamu pasti senang kan sudah ***** ***** saya tadi " katanya


,hello mana ada kayak gitu ,tadi mana tau aku kalau pak bos dak pakek baju hanya pakek handuk itu aku khawatir tau kalau aku niat ***** ***** pasti sudah ke mana mana , eh!


" tidak pak bos " sungguh kataku dalam hati

__ADS_1


"alasan" katanya lagi , iiiiih mana ada kayak gitu


happy reading gaes😘


__ADS_2