
happy reading
" kenapa lama banget sih nyampek nya gue rasanya sesek nih " batin ku
" apa AC nya kurang dingin " suara bariton pak bos mengagetkanku dan bau maskulin nya makin menyeruak
" ah tidak pak bos " ku kipas kipas kan tanganku ,mungkin ini bukan dari AC nya tapi ini dari pak bos ini
" sebentar lagi kita sampai kog " tak lama pun mobil sudah memasuki gerbang sebuah bangunan " tunggu , biar aku yg buka " pak bos menghentikan tanganku yg hendak membuka pintu mobil . lalu dia membuka pintu mobil untuk ku
" terimakasih pak bos " dia hanya mengangguk, kita sudah seperti pasangan atau ini hanya perasaan ku saja . dan pak bos makin membuat aku salah paham dia menggandeng tanganku.
" mampus gue " batinku ,kami pun masuk ternyata ini adalah restoran private dan sudah ada viktor di sana
" selamat datang tuan " Viktor menyambut kami berdua ,di sampingnya ada Miranda dan dua orang asing sepertinya mereka juga pasangan , bukan pasangan seperti aku dan pak bos ya ! tapi pasangan seperti Miranda dan Viktor ini . kami pun di persilahkan untuk duduk
__ADS_1
entah apa yg mereka bicarakan,mereka berbicara bahasa asing dan aku tidak mengerti itu . aku hanya ikut tersenyum saat mereka tersenyum padaku bukan aku melihat mereka , aku hanya menunduk melihat minumanku tapi pak bos mengkode diri ku dengan memegang tangan ku , tapi mulai dari tadi aku deg degan Mulu rasanya juga panas banget lagi . aku bertingkah seperti biasanya takutnya dikira Gimana gimana lagi
acara makan makan pun berlalu , kemudian para pelayan membereskan meja . tapi tak habis pikir meja tadi yg kita pakai juga di bawa oleh beberapa pelayan sedangkan kami berpindah duduk di sebuah sofa
" kapan di sini ada sofa ? sepertinya tadi tidak ada " pikirku
dindingnya pun juga berubah , ruangan ini sekarang sudah berubah menjadi tempat karaoke. sepertinya
tempat duduk pun menjadi sofa panjang dan ada meja juga bukan meja bundar yg tadi buat makan .
" kamu duduk disini aku akan ngobrol dengan teman ku " katanya dan dia pun duduk di sebelah kanan tempat duduk Viktor dan teman yg satunya.
" jadi itu teman pak bos , berarti Viktor juga temen pak bos dong "
" iya , mereka bertiga berteman sudah dari kecil " kata Miranda duduk di sebelah ku
__ADS_1
"oooh " jawabku sambil manggut-manggut
" Hay aku Miranda" kata Miranda mengulurkan tangannya kepada ku
" kamu apaan sih kita kan sudah kenal ngapain kenalan lagi " aku heran Ama nih anak , padahal kita sudah ketemu beberapa kali saat les masak tapi dia udah lupa aja Ama aku .
" masa sih " tanyanya , sepertinya dia benar benar tidak ingat Ama aku
" aku jenie " kataku sambil mengedipkan kedua mataku " Jenita " Kata ku lagi , tapi sepertinya dia masih gak ingat Ama aku . yak ampun
" aku Jeje mir , anak buahnya pak bos " ku tunjuk pak bos yg duduk di sofa sebelah dengan kedua jempol ku " yg sekertaris Viktor bawa ke kamu buat les masak itu ,kan udah beberapa kali kita ketemu masak udah lupa sih Ama aku " kataku memonyongkan bibir ku
" yak ampun " Miranda menutup mulut nya dengan kedua tangannya
ini untuk mu
__ADS_1