
happy reading 🥶
hari berikutnya aku berangkat seperti biasa dan melakukan tugasku di tempat biasanya juga dan bosku datang di jam berikutnya yaitu jam delapan dengan permintaan yg tidak biasanya, dan disinilah aku sekarang di tempat kursus khusus untuk masakan Jepang karena katanya itu makanan favoritnya. apa hubungannya denganku coba kursus ama makanan favoritnya padahal beli kan bisa kalau hanya buat makan siang gak usah di suruh ikut kursus segala .
1 jam sebelumnya
aku tadi sampai sebelum jam tujuh dan aku langsung melakukan tugasku yaitu menyalin gak tau apa tapi itu tentang perusahaan .satu jam berlalu bosku pun datang .
" selamat pagi bos " sapaku sambil berdiri .
" pagi " katanya dan aku pun kembali duduk dan kembali melakukan pekerjaan ku.
" hey Jen "
" iya bos " aku menghentikan ketikanku dan mendongak melihat ke arahnya .
" mana sarapanku " aduh aku lupa seperti biasa si bos akan sarapan di sini
" maaf bos saya lupa " kataku sambil membungkuk.
" gimana sih kamu Jen udah lama kerja di sini masih belum tau kebiasaan saya " bukan gak tau bos tapi aku lupa tapi itu hanya mampu aku ucapkan dalam hati.
" maaf " ucapku lagi ,aduh gimana ini gimana kalau aku dipecat
" ck , ya sudah lah " aku pun bernafas lega meskipun terdengar nada kesal dari bos tapi tak apa lah yg penting aku masih aman " kamu sekarang buatkan aku sushi buat sarapanku ,cepat "
" baik pak bos " aku menunduk dan akan keluar dari ruangan tapi tunggu ! sepertinya ada yg aneh dari perintah si bos , apa katanya tadi buatkan sushi buat sarapannya aku kan GK tau caranya . aku pun berbalik kembali menghadap si bos dan dia pun sudah kembali ke laptopnya " Hem bos " dia tidak bergeming apa dia gak dengar " pak bos " panggilku lantang .
" volume mu dak bisa dikecilin " katanya menatapku , aku pun nyengir lagian dia gak bisa lihat
__ADS_1
" maaf bos "
" ada apa ?"
" mmmm pak bos nyuruh saya buat sushi tadi ?" tanyaku ragu ragu.
"emangnya ada orang lain lagi di ruangan ini selain kamu "
" bu-bukan bos bukan gitu ,mag-magsud saya apa gak pesan saja kenapa harus buat "
" kamu siapa berani merintah merintah saya memangnya kamu itu istri saya ? "nadanya sedikit tinggi
" Bu-bukan bos " aduh salah lagi kan
" kalau gitu kenapa kamu ngatur ngatur saya mau pesan apa mau nyuruh kamu buat ya terserah saya dong ,kan di sini saya bosnya dan kamu itu saya Gaji "
" ya sudah sana keluar ,saya sudah lapar sudah jam setengah sembilan ini "
" tap-pi bos saya tidak tau cara buat sushi " kataku ragu ragu takut dia ngamuk karena sudah dari tadi dia menahan sesuatu , seperti nya hehehe
" Viktor cepat ke ruanganku sekarang " datanglah Viktor si sekertaris, Viktor itu juga sekertaris nya loh kan biasa bos besar
" selamat pagi tuan " sapanya sambil membungkuk ke arahnya " selamat pagi nyonya " sapanya menghadap ku
" eh " aku melambaikan tanganku tanda tidak setuju " aku bukan nyonya tapi masih nona sekertaris Viktor " kataku padanya aku kan masih belum menikah kan sudah batal kemaren .bukannya menjawab dia malah melihat kearah pak bos dan Pak bos pun hanya mengangguk apa apaan itu tapi setelahnya dia pun menjawab
" baik nona " terserah mereka lah
" Viktor Carikan jenie tempat kursus untuk masakan Jepang yg bagus dan dia harus bisa membuat hasilnya sebelum makan siang " katanya dengan garang ,
__ADS_1
" baik tuan " seperti asisten yg baik dia
" mari nona jenie "
" permisi tuan " aku menunduk dan berpamitan padanya
" kenapa tuan " suara nya menggelegar
" hah " aku mendongak melihat kearahnya sekertaris Viktor juga berhenti berjalan
" kenapa tidak pak bos lagi "
krik krik krik
" kenapa kamu tidak manggil pak bos lagi " oooo jadi itu maksudnya tak kirain apaan aku tertawa dalam hati karena baru mengerti
" biar sama kayak sekertaris Viktor tuan" jawab ku
" gak usah ikut ikutan kamu Jen dia itu sekertaris yg sudah berpengalaman jadi cocok kalau kamu gak cocok " apa apaan jawabannya itu
" baik pak bos "
" nah gitu , sekarang cepat pergi "
" kami permisi tuan " dia hanya berdehem sebagai jawaban dari Viktor ,kami berdua pun keluar dari sana
" kamu kenapa sekertaris Viktor ?" tanyaku penasaran karena sejak tadi dia mesem mesem , pasti sedang kasmaran dia hahaha
" tidak apa-apa nona " jawabnya tanpa melunturkan senyuman nya , cailah aku hanya tersenyum sambil mengangkat kedua bahuku kami pun menaiki lift menuju lantai bawah aku di suruh menunggu di lobi oleh Viktor dan kami pun menaiki mobil yg disupiri oleh Viktor sendiri .apa disini gak ada orang lain lagi masak yg jadi sopir Viktor si sekertaris .
__ADS_1