Mengasuh Bos Tengil

Mengasuh Bos Tengil
MBT 37


__ADS_3

happy reading 😘


aku menutup pintu kamar mandi dengan kasar ,takut tiba-tiba pak bos memarahi ku karena berteriak tadi kepada nya . di dalam kamar mandi ku tatap pantulan wajahku di depan cermin


" masak iya dada ku kecil ?" ku pegang dada ku dari balik baju ku, ku coba mengukur memakai tangan ku " besar kog " karena saat ku genggam dengan tangan ku lebih besar tangan ku gak muat gitu , apa tanganku yg terlalu kecil ? " ugh " ku melenguh saat ku tekan dadaku " kenapa terasa ngilu ya? " aku sering begini mungkin tidur asal asalan ,


setelah mengukur dada ku ,aku segera melepaskan pakaian yg melekat di tubuh ku dan sekarang polos lah aku dengan celana pendek milik pak bos yg masih melekat " duh " ku tutup wajah ku dengan kedua telapak tangan ku melihat pantulan separuh badan ku di cermin malu, malu sekali saat ku ingat pak bos yg mengganti pakaian ku yg tadi siang meskipun aku tidak dalam keadaan sadar" berarti dia melihat semuanya Dong " duh malu banget sumpah , wajah ku sampai memerah sekarang gara gara memikirkan itu , terus bagaimana dengan pak bos ya tadi ? ya gak mungkin lah dia tergoda ngomongnya aja kayak gitu . tapi dadaku masih dag Dig dug " tarik nafas lewat hidung buang lewat mulut " ku lakukan itu biar aku lebih tenang


setelah lebih tenang aku mulai membuka kain yg terakhir melekat di tubuh ku lalu segera menyalakan shower dan menyelesaikan ritual mandi ku sekitar 20 menit aku sudah selesai dengan ritual mandi ku . ku memakai handuk kimono untuk keluar dari kamar mandi , tapi sebelum itu aku mengintip pak bos apa dia masih di kamar apa tidak " kayaknya dia sudah pergi deh , tapi kemana ? ngapain gue pusing Ama urusan pak bos bukannya pusingin diri sendiri mau pakek apa nanti soalnya kan baju nya gak ada " setelah memastikan ak bos gak ada aku pun keluar

__ADS_1


" eh apa ini ?" ku temukan paper bag di atas kasur , gak bingung siapa yg punya pasti pak bos


' pakai baju ini dan segera turun ke ke lantai dua ' bunyi tulisan di atas sebuah dress yg pak bos berikan


dress selutut berwarna pink tanpa lengan dengan bunga di perutnya " lucu " aku tersenyum dan segera membawa nya ke kamar mandi tapi sebelum itu aku mengeringkan rambut ku dulu


ternyata di lantai dua ini adalah restoran dan pak bos ada di kursi panjang di dekat pintu masuk makanya aku tidak perlu repot mencari. apa mau makan lagi ? pikir ku ,soalnya kan sebelum mandi tadi aku sudah makan " apa pak bos belum makan ya makanya nyuruh aku ke sini buat nemenin dia soalnya kan dia nemenin aku tadi " gumam ku sendiri


" selamat siang pak bos " sapa ku saat tiba di kursi tempat pak bos duduk

__ADS_1


" mana berkas buat meeting ?"


" ada di kamar " belum selesai aku bicara pak bos menyela ku


" kenapa gak di bawa memangnya kita mau Leha Leha di sini " yak ampun dia marah


" gak usah marah mungkin dia lupa " kata seseorang di sebelahku dan berada di depan pak bos aku pun segera menoleh ke bawah karena sekarang posisi nya aku masih berdiri dan sialnya aku gak tau kalau pak bos gak sendirian


" maaf" aku hanya bisa menunduk sambil minta maaf karena pak bos sudah dengan. Klian nya sekarang " bodoh Jeje bodoh " kurutuki kebodohan ku dalam hati saat menyadari kebodohan ku

__ADS_1


__ADS_2