Mengasuh Bos Tengil

Mengasuh Bos Tengil
MBT 32


__ADS_3

happy reading 🥰


" ekhem" tunggu dulu , ini pak bos kah ? " kamu makin berani ya Jen "


" maaf pak bos bukan maksud saya, saya kira tadi yg nelfon temen saya " wah gawat pak bos marah " kalau boleh tau pak bos ada perlu apa ya nelfon jenie?"


" kamu itu ke sini bukan liburan , kita ada meeting sekarang "


" baik pak bos " sambungan telepon sudah putus aku segera ke kamar mandi untuk ganti baju . setelah selesai dengan pakaian, aku pun langsung menuju keluar tidak lupa dengan tasku " astaga "


" kenapa kamu sekaget itu lihat saya ?"


" pak bos sih tiba tiba muncul disini ,ya saya kaget " ku usap dadaku , untung aku gak punya penyakit jantung


" memangnya saya hantu , lagipula kan saya sudah nelfon kamu tadi "


" tapi pak bos tidak bilang kalau mau jemput saya di kamar "


" memangnya kamu tau kalau tidak saya jemput "

__ADS_1


" kan ada Viktor pak yg bisa jemput "


" jadi kalau viktor yg ada di sini kamu gak kaget " nadanya agak beda


" i-iya pak " pak bos hanya berdecak tapi kemudian dia berkomentar tentang pakaian ku yg sebelumnya sudah aku pakai


" kenapa pakai baju kayak gini?"


" pak bos kan tau ..." tapi belum selesai pak bos memotong kalimat ku


" di sini jauh dari kota x dan gak akan ada keluarga tunangan kamu itu ,cepat ganti dengan baju yg aku belikan kemaren "


" yg satunya jenie" aku pun segera masuk "kamu gak nyuruh saya masuk dulu" aku lalu berbalik lagi menghadap si bos


" memangnya kalau saya gak suruh masuk pak bos gak akan masuk ?"


" ya tetep masuk , kamu tega nyuruh saya berdiri di luar sini "


" nah itu " aku pun berlalu berjalan menuju sofa di mana ku letak kan paper bag tadi malam , gak guna juga berdebat Ama pak bos " aduh " ku mendongak ,saat aku menabrak tubuh kerasnya

__ADS_1


" pak bos ngapain ngikutin saya?"


" siapa yg ngikutin kamu ?"


" terus kenapa pak bos di belakang saya kalau gak ngikutin ?"


" ngapain kamu berhenti disini, bukannya ganti baju" pak bos mendekatkan wajahnya ke wajahku


" jenie ngambil ini " ku menunduk agar tidak terjadi hal yg tidak di inginkan, kalau gak pasti sudah ku cepok tu pak bos . hihihi


pak bos pun berjalan melewati ku dan duduk di sofa , aku langsung berjalan ke kamar mandi untuk ganti baju.


" wah bajunya cantik " tak butuh waktu lama ku tanggalkan yg lama dan ku ganti yg baru , sebuah dress selutut dengan tali di belakangnya. dress berwarna krem " rambutnya gue gerai aja ya " setelah selesai aku pun keluar dari kamar mandi , berjalan menuju meja untuk mengambil tas ku


" lama banget , ganti baju doang " eh ! pak bos kog bicaranya gitu ya ?? mata kami pun bertemu saat aku menunduk untuk mengambil tas ku dan saat itu pak bos meletakkan handphone nya . pak bos menatap ku


" ayo kita berangkat pak bos " aku takut dia makin marah nanti , barusan aja dia ngomel kayak gitu


" ekhem, iya " pak bos pun bangun dan berjalan melewati ku , aku mengikutinya dari belakang . pak bos tidak membawa viktor kali ini ,mungkin karena sudah ada aku sebagai sekertaris nya .jadi pak bos menyetir mobilnya sendiri , terasa canggung saat kita hanya berdua di dalam mobil . meskipun sudah terbiasa berdua di dalam ruangan kantor , tapi kalau sedekat ini mah ....

__ADS_1


🥰


__ADS_2